Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
Come and get it


__ADS_3

...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...



...Vote,like dan komentar ya...


...☘️...


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


...AND...


...Keep smile...


...☘️...


Wajah tampan itu terlihat begitu mempesona dibawah lampu lantai dua club yang kini menyala terang,tidak ada lampu disko yang berkelip lagi.Lampu utama telah dinyalakan dengan sebuah meja besar ditengah ruang dan dua kursi saling berhadapan.


Dua kubu.....


Kini akan memainkan permainan keberuntungan.


Bak kisah Mahabarata,sebuah perjudian akan dilakukan dua kubu besar.


Disebut sebagai sebuah permainan,namun siapa yang tau akal licik dari kedua sisi?.


Zantos menyeringai,begitu dirinya duduk sempurna disalah satu sisi.


Xain mendekat kala Rayga sudah menempati tempat duduknya.


Meja poker itu telah diisi lengkap oleh dua orang pemainnya.


"Big bro...jangan bawa kegilaanmu disini... Zantos! pria ini dikenal sebagai raja judi di kasino Rusia sana! Sudah banyak orang-orang yang semula kaya raya dibuat bangkrut olehnya..


kau kira dari mana semua hartanya itu? dia memperoleh selain dengan menyediakan jasa assassin,dia juga seorang penjudi ulung! "


Terdengar suara xain mengalun cemas.


Sudut bibir Rayga naik,senyum acuh terbit kala melihat petugas club mulai datang dengan alat untuk memulai.


"Raja judi? maka sudah tiba waktunya dia untuk turun tahta...bukan hanya membayar kekalahannya, kesombongannya akan kuratakan hari ini juga..lihat saja..." Rayga berucap acuh tak acuh,xain menatap sosok saudaranya itu rumit.


Berharap saja keberuntungan Zeus ini akan baik! Yah,sebaik bagaimana tangan dan otak brilian itu bekerja di dunia bisnis!.


"Bos..ini adalah kesempatan bagus untuk mempermalukan mereka...bos bisa menjebak dan membuat harga diri mereka turun..satu demi satu! " Greg berbisik culas.


"Ada tiga jenis perjudian... koin poker.... kartu..dan terakhir dadu! masing-masing dari kalian punya modal awal sebesar 20 juta US Dollar dan saat uang habis..kalian bisa menggunakan metode meminjam dari debitur! apapun yang sudah disepakati saat awal permainan dimulai...maka tidak ada jalan menolak atau mundur! Mr Zentos...senang melihat anda lagi disini...dan tuan muda Alzeus...selamat datang di dunia baru perjudian!"


Semua pihak mengangguk mengerti.

__ADS_1


Terlihat jelas,apa yang dikatakan xain nampaknya benar!.


Rupanya,Zantos sudah menjadi ikon dari perjudian itu sendiri!.


Arshenio mengigit bibirnya,apa keputusan untuk menerima tantangan ini benar?!.


Bukan ia takut mati! tapi...


Bagaimana jika pria tua licik ini menargetkan keluarga mereka..


Tidak!.


Menatap Rayga yang tampak tenang, arshenio memantapkan hati.


Jika sampai Zeus ini kalah.


"Jika sampai kalah...akan ku bom habis tempat ini!" Arshenio bergumam rendah.


Maxim bergidik mendengar gumaman saudara bungsunya ini.


"Seseorang yang tidak tau mengukur baju dibadan sendiri...sudah berani menerima tantangan ku? bagus sekali...bukan hanya hartaku akan kembali...tapi kalian akan kujadikan lelucon seluruh Eropa! hahahaha..." Zantos tertawa dengan kesombongan luar biasa.


"Tutup mulut bau neraka-mu itu pak tua! belum juga mulai tapi lagakmu sudah sampai nirwana...." Maxim berucap jijik.


Zantos mendengus acuh.


"Dengar tuan muda Houston! jika Zeus ini kalah,kau yang pertama akan mendapat hasilnya! hahahaha....bukan begitu bos?" ansol berucap pongkah.


Benar,pria Hindi ini masih begitu dendam atas betapa kurang ajarnya sosok CEO Houston intertaiment ini!.


"Hm...dan jika big bro kami menang...aku yang akan menentukan hadiah pertama kalian!" Balas maxim sengit.


"Mari sebutkan taruhan!" Pelayan club segera berucap menengahi situasi.


"Taruhan....tentu saja ! bagaimana tuan muda Wiguna...get it?" Rayga menatap dalam diam dan mengangguk singkat.


"Siapapun yang kalah...berlutut dan lap sepatu sang pemenang dengan pakaiannya! ronde pertama...dadu!" Zantos tersenyum culas.


Lebih baik mati saja!


"Calm down....." Rayga berucap rendah,manik pria berjuluk Zeus itu berkilat meski bibirnya terus menampilkan garis lurus.


"Bedebah tua bangka! beraninya kau meminta harga yang lebih dari nyawamu sendiri! " raungan Raino terdengar,ucapan Rayga bahkan tak mampu membuatnya tenang.


"Naikan taruhan! 50 juta US Dollar sekali ronde!"


Hening....


Semua orang terdiam dengan mata terbelalak!.


Semua pengunjung club ini adalah para Borjuis kaya raya.


Namun,50 juta US Dollar untuk sekali ronde adalah cari mati!.


Siapa yang tau kemana angin segar berhembus?.


Zeus ini terlalu ceroboh!.


Semua orang tenggelam dalam fikiran mereka atas ucapan sang pewaris clan Wiguna itu.


Wajah Zantos berubah mengerikan,50 juta US Dollar sama saja dengan uang hasil organisasinya selama 3 bulan dengan kasus A.


Zeus itu bahkan sudah mencuri setengah hartanya! apa dia ingin membuatnya kehabisan uang sebelum memulai?!.


"Baik! mulai sekarang!" Ucap Zantos .


Bandar memperlihatkan sebuah wadah tertutup,dadu dimasukan kedalam ya.


Segera.


Tangan sang bandar bergerak lincah.

__ADS_1


Dua buah dadu bergerak saling bertentangan,terdengar saling beradu didalam kotak kecil itu.


Manik Rayga menatap lurus dan lamat pada kotak berisi dadu itu.


"Ketukan terlalu cepat...bandar memutar pergelangan tangan....1...6....3....2...."


Rayga menghitung setiap ketukan yang terdengar dari dalam kotak.


Awalan dimulai dengan kocokan cepat,wadah dilempar ke udara dan ditangkap baik sebelum benda itu mendarat di atas meja dengan posisi terbalik.


Semua mata terarah pada kotak dadu.


Keheningan yang mencekik.


Jika kalah, seseorang harus berlutut dan mengusap sepatu pihak yang menang!.


Ini adalah tamparan keras bagi para pewaris!.


"Silahkan pasang taruhan kalian!" Bandar berucap dengan senyum jenaka.


" Silahkan..tuan muda Wiguna anda mengambil keputusan pertama...." Zantos menyerigai.


Terlihat begitu yakin atas pilihannya nanti belakangan.


" Baik...."


..........


Raels meletakkan secangkir teh camomile diatas meja didepan Victoria dan asline duduk.


Mansion Wiguna terasa lenggang.


"Sudah pukul 10...harusnya mereka sudah kembali..." Victoria berucap jengkel.


Para saudarinya menelpon,menanyakan apakah ada lembur di kantor pusat.


Dan pada akhirnya,ketiga menantu Wiguna itu menyadari.


Suami mereka belum kembali!.


Asline yang menunggu Rayga begitupun raels dan Victoria yang menunggu suami mereka masing-masing.


"Tidak biasanya mereka pulang larut begitu tanpa kabar....ria coba telpon suamimu dulu.." Raels berucap dengan wajah tertekan.


Bukan bagaimana,raider sudah ia telpon sebelumnya.Namun pria itu tak menjawab telponnya.


Victoria meraih ponselnya.


"Sial.....lowbat!" Raels menghela nafas atas jawaban Victoria.


"Mungkin ada urusan genting..." Ucap asline setelah meneguk teh miliknya.


"Bagaimana genting urusan mereka..mereka pasti mengirim pesan line...atau.. jangan-jangan mereka main lagi sama wanita lain diluar?! awas saja!!!" Victoria menebak dan akhirnya emosi sendiri!.


Asline menghela nafas.


"Tidak akan ria! Raino apalagi suami kita itu bukan tipe pria tidak setia! mereka para putra Wiguna! tidak ada istilah main gila setelah menikah,yakinkan itu dan jangan buat dirimu sakit sendiri akibat berfikiran negatif!" Ucap asline tegas.


Tanpa tau,dilantai dua.dua orang anak laki-laki sibuk mencuri dengar.


"Rain..papi,papa sama Daddy kemana ya? apa kita menyelinap saja ya untuk cari mereka? aku tidak rela ya mami sampai menangis nanti karena papi tidak pulang! yah..meski terkadang mami sangat menjengkelkan....tapi mami tetap ibuku! aku tak ingin karena papi,mami jadi cemas dan akhirnya menangis!" Ujar Rexion sembari menatap wajah murung Victoria dari lantai dua.


"Kau lupa bagaimana kakek Arkansas sudah membuat mansion ini bak penjara akibat insiden kita kemarin? jangankan kita..lalat saja begitu masuk tak akan bisa keluar lagi dari sini!" Raindres berucap jengah.


Akhirnya,kedua anak batita itu tenggelam dalam fikiran mereka tak mampu berbuat banyak mengingat tubuh kecil mereka!.


Kapan mereka dewasa?!.


Menjadi anak-anak sangat menyulitkan langkah!.


...TBC...

__ADS_1


__ADS_2