Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
Ending of Queen ambition


__ADS_3

...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...


...Vote,like dan komen...


...🍃 Happy reading 🍃...



..........


...Dengan perlahan siang berganti,aku hidup seperti ini...


...Tak bisa lakukan apapun...


...Hanya kenangan yang tertinggal...


...Jika saja waktu bisa di putar kembali...


...Alangkah baiknya...


...Penyesalan...


...Aku tak bisa meminta maafmu...


...Sehari...


...Hanya sehari saja...


...Bisakah aku kembali?...


...Kini waktu tak bisa merubahnya...


...Keluarga...


...Meski hari ini akan menjadi terakhir...


...Berderai air mata...


...Maaf...


Sinar bulan,hal yang selalu menjadi pemandangan dibalik tatapan mata yang telah kehilangan sinarnya.


Ambisi....


Keangkuhannya..


Juga,cintanya!.


Semua sirna terganti oleh tatapan kosong dibalik wajah yang kini terlihat mengerikan penuh bekas luka sayatan yang telah berubah menjadi luka basah yang menjijikan dan terhias nanah!.


Kecantikan yang wanita itu begitu banggakan telah hilang,tersapu badai ambisi!.


"Harusnya aku tidak percaya ucapanmu...kau bilang,kau bisa membuatku menjatuhkan Saniya dan membuatku menjadi bagian dari keluarkan kaya itu.... tapi apa? hahaha..jangankan Saniya berhasil kujatuhkan,kini akulah yang menjadi terpidana mati!" Hana,wanita yang bisa dianggap sebagai saudara tiri beda ibu dengan Saniya,istri dari Xain itu berucap lirih


Tenaganya habis akibat terus menerima siksaan kejam dari para pria asing yang bahkan tidak ia kenal.


Cambukan...


Sayatan....


Bahkan menjadi tikus percobaan racun yang entah apa?!.


Semua dirinya terima hari demi hari.


Satu minggu!.

__ADS_1


Telah satu minggu lamanya dirinya tak mampu lagi melihat dunia luar,hanya bisa melihat cahaya matahari maupun sinar rembulan dari sebuah lubang angin diatas atap tempatnya berpijak.


Margaretha diam,wajahnya tak lagi menampilkan glamor seorang model papan atas.


Maniknya kosong menatap bulan yang terlihat dari sebuah lubang angin.


"Aku sudah berakhir Hana....apapun yang kau katakan tak mengubah apapun! ambisi ku kalah oleh cinta mereka...semua telah pergi... keluarga..teman..cinta..kasih sayang,aku tak punya itu! haha..hiks.... sepertinya memang benar kata mereka,aku anak tidak tau diri juga egois!"


Air mata mengalir dari manik yang terlihat redup itu.


Sakitnya luka diwajahnya yang terkena air mata tak membuatnya mampu lagi meringis,apa lagi berteriak histeris seperti beberapa waktu lalu.


Hara terdiam,wanita dengan satu tangan telah buntung itu tak mampu berkata.


Hanya karena menunjuk nyonya besar Arion juga Saniya,saudari tirinya .


Satu tanganya dipotong!.


Dan pria itu...


Wajahnya yang layaknya malaikat membuatnya sadar.


Itukah wujud dari malaikat maut? menunggu hingga waktunya habis sebelum mengakhiri siksaanya?!.


"Aku telah meninggalkan satu-satunya orang yang benar-benar menyayangi diriku.. meninggalkan satu-satunya orang yang mau menerimaku dengan sabar... Hana..apakah masih ada waktu bagiku untuk menyesali semuanya? masihkan aku bisa meminta maaf pada...." Margaretha mengigit bibirnya getir.


Bibir yang telah kering dengan luka sobek di kedua ujung bibir.


"Ayahku....." Margaretha menangis dengan pedih,mengingat pria baya itu.


Ayah yang selalu bersabar atas setiap tingkahnya saat dirinya masih remaja hingga dewasa ini.


Hingga, kesabaran itu habis dan berganti punggung dingin.


Meringis dan tertawa miris sebelum kembali menatap Margaretha .


"Hanya ada lubang tak berdasar untukmu...aku sudah 5 tahun menjadi seorang publik figur..sama sepertimu aku juga seorang model...tapi aku juga seorang aktris,tipe tatapan seperti apa yang tidak pernah aku lihat? terlambat Margaretha,kau tidak punya jalan pulang lagi...sama seperti diriku..aku saja yang memiliki sedikit konflik dengan mereka sudah mendapat perlakuan seperti ini... huft...lalu bagaimana dengan dirimu yang sudah berkonflik bertahun-tahun? " Hana menutup mata kelelahan,butuh banyak tenaga untuk bisa berbicara dengan luka yang begitu banyak mendominasi tubuhnya.


Margaretha menangis dengan teredam,tanpa sadar seseorang menatap dirinya dari layar monitor dengan wajah sendu.


"Pak....."


Silver mengangkat satu telapak tangannya,dan anggota delta yang bertugas mengawasi ruang monitor terdiam.


Paham ,sakit seperti apa yang memiliki luka namun tak ada darah yang menetes!.


Silver berbalik pergi.


Pria muda itu,menatap punggung kesepian mantan kepala tim delta itu.


Pria yang dulunya begitu gagah berdiri dibawah Zeus langsung,kini terlihat begitu kesepian juga lemah.


"Menjadi ayah bukan hal mudah..lebih mudah membunuh musuh dan merakit senjata daripada mendidik anak! jadi takut menikah.."


Pria muda itu bermonolog,menatap layar monitor lagi dengan wajah nanar.


.........


Sementara itu...


"Papi! papi berpakaian serba hitam seperti ini benar mau mencuri?"


Hening......


Uhuk.....!

__ADS_1


Kayra tersedak susu hangat yang tengah ia teguk, Victoria yang masih duduk dikursi roda sementara demi memulihkan diri hampir terjungkal karena menabrak tepi meja.


Dan Raino,pria yang berjalan keluar dari lift dengan segala outfit hitamya sukses terbelalak ngeri.


Ini anak mulutnya tidak ada filternya sama sekali!


"Rex! kamu itu kalau bicara ya fikir dulu! papi-mu ini kaya..mencuri buat apa?! yah..palingan juga papi mencuri ya mencuri hati mami kamu..." Ucao Raino berujung ajang gombalan receh pada istrinya.


Victoria tertawa tak berdaya.


Rexion kecil hanya mampu melambaikan tangan tak setuju.


"Rex dengar tadi ya papi! papi sama para ayah lainya mau mencuri-kan malam ini? " Rexion kekeh dan Raino segera bergidik melihat picingan mata para ibu juga para istri!.


Sedang para saudaranya yang baru keluar dari lift satu persatu tentu saja.


Mereka menatap Raino dengan senyum ancaman.


Memang benar! mereka akan mencuri malam ini,tapi ya jangan sampai para istri juga ibu mereka tau juga!.


Dan sialnya,kera kecil bermulut bocor ini benar-benar bencana!.


"Kalian mau mencuri apa hubby? harta begini banyak kalian masih mau jadi pencuri?!! sejak kapan Daddy Triplet jadi pencuri?! hubby....jangan kasih makan keluarga kita dengan uang haram! mencuri itu dosa...."Asline berucap sembari menatap para inti be itu dengan wajah horor,terutama suaminya yang sudah dipenuhi tatapan tak terima!.


"Tidak dear! mana ada aku mencuri... astaga! asal saja kera kecil ini bicara jangan percaya!" Elak Rayga jengkel.


Enak saja kaya begini disebut pencuri! yang benar saja?!.


"Lantas,kalian semua berpakaian serba hitam begini mau kemana? mau melayat? sudah malam juga bukanya tidur ini malah cosplay jadi manusia freak..!" Victoria berucap mengejek.


"Sudahlah, ibu-ibu diam saja!"


Hening...


Maxim menggaruk tengkuknya kala merasa hawa dingin mencekam.


Memangnya apa salahnya?


Para inti dengan hati-hati mundur bersiap cari aman.


"MAXIMUS LEE HOUSTON!! SIAPA YANG KAU SEBUT IBU-IBU?!!!"


Nah,benar bukan?


Istri mereka meraung kompak, wajah-wajah cantik itu memerah bengis.


Maxim terbelalak horor,menatap kebelakang.


Kosong!.


Dimana para saudaranya?!.


Sial,mereka meninggalkan dirinya sendiri!.


"He..hehehe..istriku dan para iparku tersayang...a..aku ada urusan PERGI DULU BYE!!" Maxim berlari dengan kecepatan angin,bisa habis jika para rubah cantik ini mencabik dirinya!.


Siapa coba wanita di dunia ini jika masih memiliki wajah yang begitu muda,rela dipanggil ibu-ibu? yah,meski pada kenyataannya memang mereka telah berubah status menjadi ibu!.


Kedengarannya...


Tua!.


.....TBC.....


Maaf sekali ya guys....El gak bisa panjang dulu soal sibuk sama pesanan 🙏

__ADS_1


__ADS_2