
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...🍃 Happy reading and keep health 🍃...
"Nah bunda sudah beri pijatan lotion untuk kulit perutmu sayang...." Sakura melepas sarung tangan silicon ditelapak tanganya.
Asline mengangguk senang dan puas.
Klinik kecantikan sekaligus salon dan spa milik sakura kini diisi oleh para menantu Wiguna diarea vip lantai atas,sakura turun tangan sendiri memberi pelayanan perawatan ekstra bagi para saudarinya.
"Sepertinya sudah waktunya anak-anak kembali dari pelatihan Daddy..." Victoria menatap jam tangan,duduk ditengah seorang pekerja salon yang tengah mewarnai rambutnya.
Sayangnya,ibu muda ini tak tau bahwa anak-anak bukan ada di tempat pelatihan.
Namun menyusup ke Residen Zeus!.
"Biarkan saja ria...aku ingin istirahat dulu mengurus anak-anak nakal itu! sungguh disini sangat nyaman..." Raels berucap dengan mata tertutup,wanita cantik itu tengah menikmati perawatan lulur dan scrup.
"Benar Ria...mami beri tahunya...makin hari anak-anak kalian itu semakin nakal! mami sampai pusing....kemarin saja karena dendam kepada Daddy kalian...Rexion dan Raindres hampir membuat Imanuel muntah darah begitu kesalnya butler muda itu! bersyukur Dyazel sudah pensiun dan beristirahat bersama kakek dan nenek kalian di Swiss..jika masih disini,mami yakin kakek kalian, Rafendra akan darah tinggi!."
Kayra berucap dramatis,menarik nafas dalam-dalam dan memijit pelipisnya sakit kepala dirinya.
"Kenapa bisa begitu mi?" Asline segera tertarik.
Padahal,menurutnya anak-anak tampan itu sangat manis.Penurut juga sangat imut!.
Yah,sayangnya asline tidak tau saja wajah dua sisi iblis kecil itu dihadapan keluarganya yang lain dan dirinya itu berbeda!.
Jika dihadapan asline, anak-anak itu akan bertingkah bak anak puppy yang manis dan penurut tidak banyak tingkah juga sangat imut!.
Tetapi...
Hanya Arkansas dan seluruh keluarga besar mereka yang tau betapa agresif dan nakalnya para balita tampan itu.
Kayra menarik nafas.
Victoria sudah mengusap wajahnya frustasi.
"Daddy kemarin memberi pelatihan renang line...Karena mereka terus ribut dan tidak mau kerja sama menangkap ular piton yang Daddy lepas di area danau... akhirnya Daddy menghukum mereka menambah hari hukuman tidak boleh menemuimu,yang awalnya sebulan oleh rayga jadi bertambah dua bulan oleh Daddy Arkansas! mengamuk lah itu anak dua! Mereka memotong semua kubis ditaman yang siap panen..lalu menuangkan ikan arwana diaquarium milik Daddy dan ikan koi milik rion kedanau! Imanuel panik kau tau ikan-ikan itu setara dengan tiga vila di Indonesia?! kami akhirnya memaksa para penjaga menyelam danau demi menangkap ikan-ikan itu kembali..sayangnya sia-sia dan Daddy maupun rion marah besar! sungguh, anak-anak itu sangat nakal!! "
"Terus-terus?!!" Dengan semangat membara,jiwa gibah Jihan berkoar.
"Ya itu....Daddy membuat anak-anak itu menangis semalaman karena harus dikurung bersama laxross...hahaha...kau tau....Rexion bahkan mengompol karena begitu takut! hahaha..aku masih geli mengingat wajahnya yang pias dan senyum iblis Daddy!" Raels tertawa nista, asline menggeleng takjub.
"Sudahlah...kita santai saja dulu disini...mami mau perawatan rambut..mau warnai sedikit...mami selalu kesal saat papi kalian itu selalu menyinggung uban! huh...seperti dia selalu muda saja!" Kayra memdengus jika mengingat kelakuan tak peka suaminya.
Victoria dan Raels sepakat mewarnai rambut mengikuti kayra namun beda warna saja.
Asline juga Aira dan acella memilih pijat dan lulur.
Jihan dan Naomi meminta perawatan kuku dan wajah.
"Sera...kau akan lulus tahun ini...sudah siap jika anak mami lamar?" Kayra berceletuk tiba-tiba.
"Benar...Cha juga! mama ingat Brixton dulu berjanji akan menikahi Cha bersamaan dengan Arsen yang menikahi Sera bukan? kenapa kalian tenang-tenang saja?" Amber ikut menimpali.
Sera yang tengah menikmati creambath segera menginterupsi pekerja yang mengurusnya berhenti sejenak.
"Mami tau..ada perang di Negara U? Kak Arshenio sudah mendapat tugas militer disana...kembali jika keadaan sedikit stabil. Sera hanya bisa berdoa kak Arshenio bisa kembali dengan sehat dulu..untuk pernikahan Sera hanya akan meminta sederhana saja tanpa pesta besar jika memungkinkan" Sera berucap dengan senyum sendu.
"Benar...dunia sekarang terjadi konflik dimana-mana! Jihan ingat pasukan Arshenio itu adalah pasukan elit yang dibentuk oleh sejumlah negara-negara yang menginginkan perdamaian! Arsen sekarang sudah naik bintang...Mayor Jendral ...bukan jendral muda lagi....dia punya andil besar dengan urusan militernya...kita hanya bisa menunggu dan berdoa untuknya!" Jihan mengusap bahu Sera dengan senyum penenang.
"Dia bukan hanya jendral besar..dia dikenal sebagai dewa perang! anak Daddy Arkansas benar-benar tidak ada yang waras..." Acella berucap horor.
"Hahaha..sudahlah urusan pria kita wanita tidak perlu ribut...sebagai istri cukup mendukung dan beri ketenangan saat mereka pulang...istri adalah surga dunia suami mereka..jadi buatlah diri kita menjadi tujuan mereka pulang hingga segala masalah dan beban diluar akan sirna begitu mereka membuka pintu! ingat ya para menantu bunda... laki-laki sehebat apapun,mereka butuh sosok wanita lembut dan pengertian dibaliknya! "
Para wanita muda itu mengangguk patuh dan Samantha mengulas senyum puas.
Kayra mengangguk dan melirik amber dengan senyum dalam.
"Mantha...sudah dua tahun ya... bagaimana dengan Margaretha?"
Hening ....
__ADS_1
Samantha menatap kayra getir, Victoria diam seribu bahasa.
"Bunda....bunda buat apa sedih untuk wanita jahat itu?! kami ini putrimu juga kan? lupakan seseorang yang tidak pernah menghargai bunda..bahkan ayah Silverpun tidak dipandangnya! apa lagi yang harus bunda sesali....?" Aira berucap sarkas.
Samantha menunduk nanar.
Sampai kini dia berharap Margaretha akan berubah,menerima dirinya sebagai ibu dan mau sedikit menjadi putri yang patuh terhadap suaminya.
Tapi Margaretha sudah melangkah terlalu jauh.
Jika mengingat bagaimana wanita muda itu menyebabkan silver ,suaminya jatuh dari tangga.
Samantha benar-benar ingin mengutuk Margaretha sampai mati!.
...........
Peluh membasahi seluruh tubuh kecilnya,telapak tangannya mulai memerah dan wajah imut itupun ikut memerah dengan mata berkaca-kaca.
" Harus kuat!! ini demi bisa bertemu mommy line! Hiks...tapi air matanya jatuh sendiri.....ke..kenapa iblis itu tanam pohon tinggi sekali?! tahan Rexion...anak laki-laki jangan lembek! hiks...tapi air matanya jatuh terus bagaimana? HUAAAA.....sabar Rexion yang tampan dan imut! nanti kalau sudah ketemu mommy,pasti dicium dan dipeluk! habis itu bisa lihat perut mommy..hihihi pasti adik perempuan ada didalam sana...ayo Rexion semangat!!" Rexion,anak laki-laki yang terkenal hiperaktif itu sudah meracau dengan air mata dendam ditengah pohon yang masih ia panjati.
Pohon ini sangat tinggi!
Dan bocah kecil itu salah perhitungan!.
Mendapati sebuah cabang pohon yang terlihat cukup kuat.
Rexion duduk disana menarik nafas.
"Masih dua meter lagi?" Rexion menengadah,mengukur kembali tinggi pohon yang tersisa.
"Woah...ternyata ini pohon mangga! istirahat sekaligus makan mangga pasti enak!" Rexion terkikik senang.
Meraih sebuah pisau lipat milik ayahnya, Raino.
Tentu saja setelah proses curi mencuri!.
"Hmmmmm....!!! enak nya...." Rexion mengunyah daging buah mangga itu dengan manik terpejam erat.
Mangga yang dagingnya tebal,buahnya manis dan juga harum!.
Sementara itu...
Menatap kera kecil itu dengan senyum miring.
Dan Raino yang sibuk merapal doa atas senyum rayga pada putranya!.
Sungguh,ini baru anak pertamanya dan mungkin akan menjadi satu-satunya setelah ultimatum Victoria yang berucap jera memiliki anak lagi!.
Terutama anak senakal Rexion!.
Sudahlah....
Tukshhh..
Satu biji mangga jatuh dengan mulus tepat dikepala demon! .
Serigala hitam itu mengerang tajam.
"Rex-"
Tukhh..
Duarr....
Raino melompat ngeri.
Kulit mangga itu jatuh tepat di atas kepala Zeus!.
Matilah....!
"Nyam...nyam..nyam...kalau saja ada plastik..aku akan curi semua mangga ini dan buatkan jus mangga segar untuk mommy dan mami..hihihi...iblis tiran itu pasti akan diacuhkan mommy dan mommy pasti akan semakin sayang padaku! Rexion...kau jenius!"
Rexion berucap dengan bangga.
Hingga...
"Get down here.."
__ADS_1
Deg..
Senyum Rexion luntur,tubuhnya kaku dan tanganya yang mengupas kulit mangga kedua terhenti saat sebuah suara rendah bak bisikan iblis mengalun.
Dengan keberanian sebesar biji jagung yang tersisa.
Rexion menunduk kebawah.
Duarr...
Grrrrrr....
Geraman Demon terdengar disertai Seringai kejam pemiliknya!.
Rexion tersentak,buah mangga ditangan jatuh dan tepat mengenai wajah raino.
"REXION ANAK LAKI-LAKI KURANG AJAR!!" Amuk Raino kala sari buah yang terasa lengket itu mengotori wajahnya!.
Rexion tak mendengar sang ayah saat mata bulatnya sudah membola begitu bertemu dengan manik tajam mengintimidasi sang Zeus.
"Matilah kamu Rexion..sudah tertangkap...habislah...." batin Rexion bergidik.
Anak laki-laki itu segera mencubit pahanya keras.
"Action mulai!!"
" HUAAAA MOMMY...MOMMY TOLONG!!" Rexion menjerit sekuat tenaga,raino menutup telinganya kaget.
Ini putranya mengapa jadi dramatis seperti ini?!.
Belum juga diapa-apain?!.
Rayga merotasi bola matanya jengah.
"Rexion....you hear me? get down here..."
Glek...
Dengan tubuh gemetar,Rexion terpaksa turun karena tak mendapati kemunculan ibu cantik ya !.
Mendekat dengan senyum paksa dan air mata deras.
Wajah yang sangat mengiba!.
"Masuk!"
Rayga berbalik setelah memberi ultimatum.
Rexion menatap punggung dingin itu dan juga wajah ayah kandungnya,Raino.
"Hiks..papi...tolonglah putramu ini...jika papi menolongku dari Zeus ini..aku janji tidak akan mencuri senjata api papi atau mami lagi..hiks...papi...jangan biarkan Zeus itu atau aku akan habis..hiks..papi...srooottt..."
Raino bergidik jijik.
Mengapa dia punya anak laki-laki seperti ini?!.
Rexion memainkan ingusnya keluar masuk,raino mendengus jijik sembari bersidekap dada.
Grepp.....!
"AKHHHHH.. papi sakit...sakit!!" Rexion menjerit kaget saat telinganya disambar ganas oleh jemari kokoh sang ayah.
"Kau nakal....rasakan saja akibatnya! papi tidak mau tau!" Raino tersenyum mengejek.
Rexion mendelik,wajah dramanya hilang berganti tatapan permusuhan!.
Grrrrrr...
Rex segera panik saat demon sudah mengeram menunjukkan taringnya.
Berlari terbirit-birit masuk ke dalam Residen,yah.
Raino menggeleng gemas dan miris sendiri.
"Boy...dunia ini kejam...musuh kita begitu banyak meski tak terlihat mata..kami hanya bisa membentuk kalian agar menjadi tangguh di masa depan..masa depan saat kami tak ada..kalian bisa menjaga diri..menjaga ibu dan seluruh keluarga! melindungi satu sama lain....kami keras bukan karena tidak menyayangi,namun kita laki-laki memang harus keras dalam mendidik! papi harap...jika masa depan kalian memiliki adik perempuan,setidaknya tanpa kami kalian mampu berdiri kokoh!" Batin Raino tersenyum melihat punggung kecil putranya.
Hukuman ya hukuman!.
__ADS_1
Setidaknya dia bersama saudaranya yang lain!.
.....TBC.....