
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...✒️ Happy reading and keep spirit ✒️...
Sinar mentari pagi bahkan belum menyingsing,namun suasana di mansion utama Wiguna terasa ricuh oleh kelakuan sang nyonya besar.
Kayra,istri dari Rion itu sibuk memerintah para koki untuk membuat segala jenis puding yang terbuat dari campuran buah-buahan segar.
Yah,ini semua hanya untuk menyambut cucu manis kesayangannya.
Tentu saja,balita manis semua orang.Artyzia!.
"Pak jenskin...jangan pakai terlalu banyak gula....." Kayra menginterupsi kepala koki,pria bertumbuh tambun itu mengeryit kala merasa sudah pas menakar bahan untuk puding-puding buatanya.
"Tapi nyonya mengapa begitu?....saya rasa takaran bahan sudah pas sekali..." Jenskin,pria baya dengan wajah ramah itu menjawab sang nyonya .
Kayra menggeleng dan tak lama senyuman diwajahnya semakin lebar.
"TENTU SAJA TAK PERLU MEMAKAI BANYAK GULA,BONEKA MANISKU ITU BAHKAN SUDAH LEBIH MANIS DARI GULA! KYAAA...SEMUANYA BANGUN BONEKA CANTIK KITA SEMUA AKAN SEGERA TIBA!!"
Kayra memekik dengan hebohnya,para pekerja dapur dan para koki sudah terpekik kaget,belum lagi saat melihat nyonya besar mereka itu sudah berlari keluar dari dapur dengan senyum lebar.
Benar-benar tak ingat usia!.
Sepeninggalan Kayra,para pekerja dapur segera berkumpul heboh.
"Yang dimaksud nyonya apa?"
"Iya..boneka apa itu? kenapa rasanya suasana menjadi seram saat nyonya tersenyum begitu lebar?!"
"Apa ada yang akan mati lagi?"
"Hus! bicaramu hati-hati!"
"Apa salahnya? memang benar bukan,setiap kali menyebut boneka..pasti salah satu tuan muda akan membunuh orang!"
"Ihhh spooky..."
"Sudah kembali bekerja sebelum tuan butler Imanuel menegur kita!"
Yah,begitulah serambi fajar pertama hari ini.
Semua penghuni mansion bangun dengan wajah penuh kekesalan.
Ayolah!.
Sesungguhnya ini masih pukul 4 pagi!.
"Mi! kalau bangunkan orang itu kira-kira! No baru tidur jam 2 pagi karena pekerjaan menumpuk, ini malah mami bangunkan pukul 4...mami gila ?" Raino dengan masih memeluk guling keluar dari dalam lift dan langsung menuangkan lahar panas kepada ibunya yang justru terlihat masa bodoh.
"Mulutmu mau mami jahit? kalau mami kata bangun ya bangun! mau kau tidur jam berapa memang mami perduli? sekarang pergi dan kalian semua mandi dan bersiap menyambut boneka mami!" Titah Kayra mutlak.
__ADS_1
Semua orang.
Suami, putra bahkan para menantunya menatap wajah sumringah itu frustasi.
Ada-ada saja kelakuan ibu suri ini!.
"Mami...buat apa mami suruh kami semua mandi pukul 4? masih waktunya tidur ini,mi....nanti saja jam 7 k-"
"Tidak! balik kamar kalian dan mandi sana!" Raider bungkam begitu ucapan ibunya turun.
Terlihat sekali betapa keras kepala ibunya ini.
Rion? pria baya itu sudah tepar lagi diatas sofa.
Tidur dengan damai.
Hingga...
"PAPI......BANGUN TIDAK? JAGA-JAGA MAMI PASTIKAN PAPI TIDAK BISA MASUK KAMAR SELAMA 1 MINGGU...COBALAH!"
Segera,Rion berdiri dengan posisi siap.
Matanya yang mengantuk segera terbuka lebar dengan ekspresi linglung.
"Astaga mi.....papi masih mengantuk,tau?! papi baru selesai revisi berkas tender Wiguna coorporation satu jam yang lalu...mi, kasihanilah suamimu ini.." melas Rion sembari memeluk lengan istirnya penuh harap .
"Papi.....benar mau lanjut tidur? kalian semua juga?" Kayra bertanya penuh arti pada kedua putra juga menantunya.
Rion dan Raino mengangguk paling semangat.
"Fine....tapi...jangan coba-coba mendekati boneka mami nanti... bagaimana?" Kayra berucap dengan senyum manis.
Rion juga kedua putranya ,juga Victoria yang tentu saja masih dalam keadaan mengantuk berat,segera mengangguk tanpa berfikir.
Sementara,raels dan asline yang tengah duduk dengan mata cukup segar itu saling memandang .
Keduanya tak mengangguk,hanya melihat saja.
"Baiklah..sekarang silahkan lanjutkan tidur kalian " Ucap Kayra santai.
Wanita baya itu bersorak kegirangan didalam hati.
Akhirnya,saingan dalam cinta cucu manisnya berkurang tanpa banyak usaha!.
Betapa pintar bukan?.
Melihat suami juga putra dan menantunya sudah memasuki lift,bersiap melanjutkan mimpi mereka tanpa tau penyesalan apa yang akan mereka dapatnya!.
Kayra menatap raels juga asline.
"Raels...kamu tidak lanjut tidur seperti suamimu itu? mami tidak apa sendiri disini!" Kayra menatap raels dengan wajah penuh senyum lamat.
Raels mengeryit,mengapa seperti ini adalah pengusiran secara halus? aneh sekali.
"Hahahaha..tidak apa mi.. sepertinya raels akan naik sebentar lagi..mau buat teh dulu" Ucap raels beralasan.
__ADS_1
Kayra memicing.
"Nanti mami suruh maid antar ke kamar kamu..sekarang naik sana!" Raels geli kala mendengar nada bicara memaksa ibu mertuanya itu,tadi kekeh memaksa semua orang turun dan bersiap.
Sekarang?....
Raels benar-benar speechless atas kelakuan sosok ibu suri ini.
Begitu raels memasuki lift pada akhirnya,tinggallah asline dan Kayra.
"Mami....licik sekali ya..." Asline terkekeh geli,Kayra menutup wajahnya malu sendiri .
"Come on line...mami sudah rindu berat sama baby! dan kamu tau sendiri...di mansion ini,ada berapa saingan mami? dari yang level teri sampai kelas kakap! mami itu harus pintar cari akal buat maju selangkah!" Kayra berucap penuh rencana licik.
Asline menggeleng tak berdaya.Dan akhirnya memutuskan beranjak naik.
Suaminya sudah mengirim pesan.
Rayga akan tiba membawa baby mereka pulang pukul 7 pagi nanti.Namun,entah itu benar atau tidak?.
Ini masihlah jam 4,tentu saja masih ada beberapa jam lagi.
Namun waktu terus berjalan...
Kayra yang ditinggal sendiri akhirnya kalah oleh rasa kantuk yang datang menyerang.
Pukul 5 wanita baya itu kalah oleh kantuknya.
Dan, sementara semua orang telah terlelap kembali,satu sosok bermantel hitam dengan satu sosok mungil yang begitu nyenyak didalam dekapan.
Mulai memasuki pekarangan mansion .
..........
Sementara itu....
Morning,pukul 08.00
Manik bulat itu perlahan terbuka,bulu matanya yang lentik panjang melengkung berkedip lucu.
Hal pertama yang terlihat begitu manik bak boneka itu terbuka adalah langit-langit kamar yang terasa berbeda.
"Ni Z dimana? tadi malam kan z bobo kamal cendili..."
Suara lucu nan cadelnya terdengar,bukan langit kamar bernuansa langit biru nan penuh awan putih.
Ini.....
"Napa jadi selam?! ciapa yang pindah z kecini? huh...awas caja,kalau Z tau nanti akan z kacih tau Dy cupaya olang itu di dol cama Daddy!"
"Tapi...kalau Daddy dol olang,olang-nya nanti mati,kalau mati nanti dia mengadu pada Tuhan...nanti Tuhan malah dan ndak cayang lagi cama z kalena cudah buat olang di dol cama Daddy...aduh z pucing cekali....ta mommy..kita jadi manucia ndak boleh jahat, Tuhan nanti ndak cayang..kalau ndak cayang nanti Tuhan buat Daddy ndak bica kelja lagi...kalau Daddy ndak kelja nanti ndak ada uang buat belikan z cama mommy baju balu! tlus z ndak bica lagi maam enak! huh...cucah cakali cih! aduh pala z mutel-mutel....!"
Gadis kecil nan manis itu sibuk dengan celotehannya sendiri,tak menyadari satu sosok yang menatapnya geli sembari menahan tawa.
__ADS_1
.....TBC.....