
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...🍃 Happy reading and keep health 🍃...
Sebuah helikopter telah siap mengudara dengan 4 mobil sport hitam dengan masing-masing terisi dua orang.
"Hahaha...baru kali ini aku merasa bagaimana menjadi pencuri elit!" Maxim berucap dimana suara tawanya bisa terdengar di masing-masing earpeace yang terpasang di telinga para saudaranya.
"Hahahaha..benar! ada ya pencuri yang beraksi dengan memakai helikopter?!!" Raino menimpali dengan suara tawa yang sukses membuat telinga para inti berdengung!.
Maxim yang duduk di samping ayah Rexion itu menatap Raino kesal.
Bugh...bugh...bugh...
Tertawa ya tertawa saja,mengapa harus memukulnya!.
"Sakit bodoh!! kau fikir tubuhku samsak?!!" Maxim menyembur sembari melayangkan tinjunya kearah pipi Raino,pria itu bergerak reflek menangkap kepalan tangan Maxim dengan tawa yang masih tersisa.
"Aduh sakit perutku tertawa membayangkan reaksi si tua itu jika kita berhasil membawa kabur tiga brangkas uangnya!" Diego disisi lain menimpali,dokter bedah itu duduk disisi Gion yang sibuk memasang sabuk pengaman.
"Hahaha...ku yakin pasti mati jantungan dia! by the way...kontainer sudah siap belum?" Ryu berucap begitu memasuki mobil dimana duduk raider disamping memegang kendali kemudi.
"Kau tanya pada siapa? urusan kontainer itu kerjaan si arshen! dia yang akan bawa benda itu dengan Xain!" Gion menjawab dengan suara malasnya.
"Gila pasti kontainer itu memenuhi jalan!" Maxim kembali tertawa,sungguh receh humor pria berdarah korea Inggris ini.
"Okey diam semua...big bro sudah bergerak!"Xain mengintrupsi percakapan random para saudaranya.
Diatas mereka, helikopter berwarna hitam segelap malam itu mulai mengudara dengan Rayga sebagai pilot langsung dan Alarik dikursi co-pilot memberi arahan,dengan laptopnya sudah mulai bereaksi memanipulasi jalan yang akan dilalui Zantos,ayah babtis dari Zergan.
Tentu saja,pria itu tak pernah menikah karena begitu kejam dan buruknya prilakunya.
Tidak ada satupun wanita yang tahan bersama dengan pria itu hingga dirinya melewati masa terbaik membangun pernikahan.
Maka dari itu,Zantos mengangkat Zergan.
Anak dari salah satu orang kepercayaannya.
Namun,Zantos telah menyayangi Zergan layaknya ayah kandung namun dengan caranya sendiri.
Tentu saja dengan membangun karakter Zergan sama seperti dirinya,mesin pembunuh berdarah dingin!.
Sayangnya, bagaimanapun sempurna Zergan dibentuk sebagai pembunuh.
Tetap saja,Zeus mampu mendominasi!.
Akhirnya, mesin-mesin mobil sport itu dihidupkan melaju mengikuti kemana arah helikopter bergerak.
.........
Mobil-mobil Pajero hitam itu membelah jalan dengan dua buah mobil box yang diikuti belasan motor trail dan beberapa mobil Jeep.
Alphard hitam melaju dibelakang.
"Ingat jangan sampai kalian lengah! kita akan memasuki kawasan jalan ibu kota sebelum tiba di dermaga untuk menuju pulau Honshu! jaga baik-baik uangku!" Zantos memberi instruksi tajam dari earpeace yang terhubung di masing-masing earpeace anak buahnya.
"Hei perhatikan jalan kalian!!"
"Kalian kira ini jalan nenek moyang kalian?!!"
"Dasar perusuh!!"
"Hei kalian menyerempet body mobilku!"
__ADS_1
"HOI..patuhi tata tertib lalu lintas!"
Anak-anak buah Zantos seakan tuli oleh caci maki para pengendara lain begitu mereka menyerobot jalur dan melaju dengan kecepatan tinggi di area padat kendaraan lalu lintas.
Hingga ...
Wushhhh....
Sebuah Ferrari hitam menyerobot jalur mobil Jeep yang mengawal salah satu dari dua mobil box pengangkut uang Zantos.
"HEI DIMANA KAU MELAJU SIALAN?!! MENYINGKIR!!!!!" seorang pengawal mengeluarkan kepalanya dari jendela dan berteriak pada mobil Ferrari yang dengan santai justru kini ber zig-zag menghalangi pandangan tiga mobil Jeep yang melaju dibelakang itu.
Diego terkekeh saat Gion justru meraih sebuah bungkus permen karet dan mulai membuka dan menikmati isinya tak perduli kini bamper mobil mereka mulai tertabrak dari belakang!.
"Hoi bodoh..bisa hancur mobilku jika kau tidak menghindar!" Diego meraih permen karet yang disodorkan Gion,namun mulut pria itu justru sibuk memaki.
Gion mendengus malas dan kini gantian menabrak bamper mobil box yang berisi salah satu brangkas milik Zantos.
"Orang ini gila! seseorang hentikan dia!!" Pengemudi mobil box meraung lewat walkie talkie yang segera di balas oleh para penjaga yang mengawalnya.
Dorrrr...
Ckittt.......!!!
Gion bermanuver,segera mobil Ryu masuk dan dengan cepat memotong jalur.
Gion mundur.
Para pengendara trail segera bereaksi saat empat mobil sport entah datang dari mana tiba-tiba menyerbu dan memotong formasi mereka.
Membidik dan menembak tidak mungkin saat kini mereka melaju di jalanan ibu kota.
Ada polisi lalu lintas disana dan akan merepotkan jika polisi ikut campur dan semua usaha mereka memindahkan uang-uang ini akan sia-sia!.
"Mobil 1..mobil 2 !! percepat laju kendaraan, kalian akan dijaga dari belakang jangan melambat!!'
Suara amarah Zantos terdengar memekakan telingan.
Dorr.....!
Brakhhh....
Raider tak mengambil pusing,pria itu segera menyapu tiga dari 10 trail yang berusaha menghentikan mobil Gion.
Ketiga trail itu ditabrak dari belakang dengan sebuah mobil dengan satu kali putaran bermanuver.
Para pengendara mobil Jeep terbelalak.
Segera...
Zantos dan para anak buahnya menyadari.
Mereka,sudah ditarget!.
Benkkkkkk...
Duarr...
Sebuah mobil Jeep meledak begitu tiba disebuah tikungan.
Ryuga tertawa saat Diego justru bermain keras dengan melempar bom rakitan berdaya ledak rendah.
Cukup menghancurkan satu buah mobil.
Dan yah,trail yang mengikuti sungguh tak beruntung akibat terkena daya ledak dan berakhir tumbang.
Kacau....
__ADS_1
"Semua jangan hiraukan mobil-mobil itu! fokus keluar dari jalan kota dan amankan jalur mobil 1 dan 2!!"
"PARA PENGENDARA TRAIL.. APA GUNANYA SENJATA KALIAN?! TEMBAK SAJA BILA MELIHAT PENGANGGU LENYAPKAN SAJA!! SIALAN...."
Suara amukan Zantos terdengar kembali.
Segera mereka mendekati perempatan,lampu merah segera tiba dan entah datang dari mana.
Sebuah kontainer besar,besarnya bahkan bisa digunakan untuk membawa satu buah mobil didalamnya!.
Arshenio menyipitkan matanya berbahaya,Xain sudah siap dengan mobil box serupa didalam box belakang kontainer.
Benggkk..
Alas bawah box kontainer terbuka,mobil yang didalamnya dikendalikan Xain turun,semua tindakan itu tertutupi oleh body kontainer yang melaju tenang.
"Xain mundur,box 1 akan kami giring dalam waktu 5 detik! hanya itu waktu kita sebelum lampu merah berganti!"
Alarik memberi instruksi melalui udara.
Segera, mobil Ferarri Gion juga Lamborghini Raino mengapit mobil box pertama ditengah padatnya kendaraan yang menunggu lampu berganti.
pengemudi mobil box itu panik,ingin menghubungi rekanya namun sinyal tiba-tiba terputus.
Dan sebuah mobil box yang hampir serupa memaksanya melaju menaiki tangga mobil kontainer begitu mobil box pertama masuk,kontainer tertutup dan segera.
Suara tembakan terdengar sayup dari dalam.
Segera,brankas dipindahkan kedalam mobil yang dibawa Xain,dan Xain segera tancap gas begitu melihat lampu berganti.
Mobil box pertama kembali di turunkan seakan tak terjadi apapun.
Sang pengemudi segera membuka mata, mengerjap kala rasa pening tiba-tiba mendera tapi ia tak bisa mengingat apapun yang terjadi.
Sementara itu..
Segera sebuah tali pengait turun dari dek bawa helikopter,box atas mobil Xain terbuka dan brankas berisi uang itu terangkat naik keatas heli, tepat disebuah gang kecil diantara apartemen-apartemen tak jauh dari area jalan besar.
"DAEBAK!! FIRST MONEY!!" Seru Maxim heboh begitu melihat brangkas pertama berhasil naik.
"Satu lagi dan kita bisa menjadi perampok elit yang berhasil !"Raino berucap heboh.
"Jangan banyak bacot! cepat mobil ini sudah hampir hancur tergesek sana-sini!"Gion berucap frustasi.
"Jangan pakai bahasa ibu moyangmu disini Gion!"Ryu membalas sinis.
"Hei..kuberi tahu mama Daisy mampus kau!"Arshen membalas geli.
"Apa itu bacot?" Xain bertanya polos.
Hening.....
"Kau lupa ? kitakan sering pakai bahasa itu saat di Indonesia? Xain...." Seru Raider tak percaya.
"Lupa..." Xain menjawab santai.
"Banyak omong itu....ya bacot!" Jelas Diego dengan tawa geli-nya.
"Drama! cepat berkerja..." Suara Rayga terdengar tak bersahabat.
Sementara itu..
Zantos menatap curiga pada mobil box yang melaju pergi sebelum lampu bergerak hijau.
Tapi itu bukan urusannya, selama mobil uangnya masih dibawah pengawasannya.
Yah,sayangnya pria baya ini tak menyadari lebih dari 1 miliar dollar uangnya telah lenyap!.
__ADS_1
.....TBC.....
Sikit yo😋😋