
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...🍃 Happy reading and keep health 🍃...
Sinar hangat mentari pagi,taman yang penuh dengan aneka macam bunga yang mekar sempurna.
Wangi para bunga itu,ditambah satu sosok yang berdiri sembari menyiramkan air pada sekumpulan tanaman elok itu terlihat lebih menawan.
Garis sosoknya bak sosok Dewi yang diturunkan secara tak sengaja dari langit.
" Bos....."
Bahkan panggilan itu tak membuatnya sadar.
"Sudah dipetik bunga aster di taman kiri?"
"Sudah nyonya...bahkan maid yang bertugas merangkai sudah selesai..kini bunga-bunga itu telah mengisi setiap vas yang ada di mansion.."
"Bagus sekali....nah,jangan lupa buat rangkaian campuran bunga lavender..asline sangat suka dengan bunga itu"
" Tentu nyonya ketiga!"
Tanpa sadar,bibir yang selalu mengulas seringai picik itu .Kini terulas senyum dalam.
Wanita cantik yang bahkan hanya memakai koas santai berwarna hitam dengak rok lipat berwarna merah maron.
Terlihat sederhana di usianya yang telah matang!.
Namun kecantikan itu mampu menbuat jiwa yang selama ini hanya mencintai kekuasaan juga harta terketuk.
"Bos!"
"APA?!" Zantos menjawab panggilan ansol,pria yang menjadi kepercayaan-nya itu kaget.
"Bos mengapa kau melamun?! sebaiknya kita segera pergi dari sini!" Ansol berucap mengingatkan.
Hingga...
"Hahaha..kau ingat wajah wanita itu line? hah..berani dia merebut gelang incaranku? kena mental kan?!" Raels tertawa nista,menggoyang sekotak berisi set gelang satu jenis ditangannya.
Wajahnya berbinar.
Asline,sosok yang berjalan disisi istri raider itu tertawa.
Bahkan suara tawa baby Z terdengar mengalun merdu atas perbincangan kedua ibunya.
"Lah...itukan bukan karena dia takut padamu rubah betina!! itu karena kau menyebut nama suamimu!" Aira disisi lain menjawab lelah mental akan perubahan sifat sahabatnya itu.
Raels mendelik,wanita cantik dengan rambut panjang terikat tinggi itu menampar lengan Aira sengit.
"Rubah betina? kau sendiri apa?! jangan salahkan aku.. lagipula punya suami superior itu harus di manfaatkan dengan baik! lagian my husband sendiri yang suruh kalau ada apa-apa sebut saja namanya!" jawab Raels melenggang pergi dengan santai.
"Sudahlah bicara pada si picik ini tak akan ada habisnya! kasihan raider .." Victoria disisi lain tertawa jenaka.
Wajah Raels berubah masam.
__ADS_1
Kenapa para saudarinya ini sangat suka menistakan dirinya?!
Hingga,langkah kaki ke empat wanita cantik itu terhenti saat menyadari tiga pasang kaki berbalut sepatu kulit pria berdiri didepan langkah mereka hendak bergerak.
"Maaf..kalian menghalangi jalan..." Asline berucap sembari tersenyum formal.
Ansol dan Greg saling melirik,menatap wajah-wajah para wanita cantik itu terpaku.
Di istana monster Wiguna ini,ternyata ada sekumpulan bidadari? sungguh tidak dapat dipercaya!.
Melihat wajah bodoh ketiga pria ini,terutama satu orang yang sibuk menatap kearah taman.
Victoria mengeryit,mengikuti arah pandang hingga.
"Mami...." Gumamnya samar.
Ekspresi istri dari Raino itu menjadi datar,tak ada lagi senyum jenaka yang tadi terulas.
"Siapa kalian?! taukah bahwa tidak sopan memandangi istri orang lain begitu dalam?! " Victoria menarik tubuh Raels juga asline kebelakang tubuhnya.
Tentu saja Aira segera menarik stroler berisi triplet .
Zantos yang merasa tersindir segera menolehkan wajahnya pada sosok wanita muda yang terlihat memiliki wajah yang sangat tak bersahabat!.
"Maaf atas kelancaran kami nona k-"
"Saya tidak perduli...tapi jika kalian sudah tak ada kepentingan disini..silahkan pergi, pintu keluar di sebelah sana!" Victoria berucap sarkas.
Zantos tertawa renyah atas sikap kurang ajar wanita yang mungkin seusia putranya,jika Zergan masih hidup tentu saja.
"Nona..tidak taukah anda..menjadi wanita harus bersikap anggun dan terhormat..sangat penting menjaga sikap terutama jika kalian adalah wanita dari keluarga ternama!" Zantos berucap main-main.
"I don't care! go away...." Suara Victoria terdengar sarkas.
"Mulutmu san-"
"Ada apa ini?"
Segera,semua menoleh kearah belakang tubuh ke empat wanita cantik itu.
"PAPI....HIKS...TAMU INI MENINDAS KAMI!!"
Asline dan Raels segera menggeleng geli,Aira terkekeh samar dan ketiga pria itu.
Zantos dan kedua bawahannya terbelalak atas betapa cepat wanita itu berganti wajah!.
Victoria fersi Kayra! drama Queen.
Rion berjalan mendekat,mengelus pucuk kepala menantunya geli.
Victoria sudah seperti sosok putrinya sendiri,jadi selama istri Raino itu sedikit mengeluh,maka Rion tak segan memberi hadiah pada siapapun yang membuat para menantunya tak senang!.
"Ria..kamu kenapa? kasih tau mami?!' Kayra yang mendengar jeritan Victoria segera mendekat dan melihat menantunya itu tengah menangis drama pada suaminya.
Kayra menatap kembali tamu saudara iparnya itu.
" Anda semua belum pergi? masih ada urusan lain?" Kayra berucap dengan senyum formalitas .
"Haha..ya..kami akan pergi...n-"
__ADS_1
Tawa Zantos terhenti kala melihat sosok cantik yang berhasil menarik perhatiannya itu mendekat kearah Rion.
Saudara Arkansas itu tengah mengecup kening wanita itu dan sang wanita yang tengah meraih telapak tangan Rion dan segera,tas kerja Rion pindah pada tangan wanita cantik itu.
"Apa dia istri Arion? luar biasa...kejutan ini sangat menarik! jika ku tahu istri mantan second comand BE ini secantik ini ...mengapa bukan aku saja yang bertemu duluan dengan nya?!"
Batin Zantos menatap wajah bahagia pasangan paruh baya itu,terasa panas tapi tak tau dimana letak sumbernya!.
"Papi sudah pulang? ingat pesanan mami tidak?" Kayra berucap dengan senyum manis.
Rion tertawa gemas.
Jika istrinya dalam mode manja dan manis begini,apa saja akan rela ia berikan!.
Yah,lain cerita jika kayra dalam mode singa betina! salah sedikit habis sudah.
Paling parah juga dirinya akan berbaring di infus selama seminggu!.
"Ini...mami ini dari dulu tidak pernah berubah. Wanita itu biasanya pesan perhiasan, pakaian,tas atau sepatu ber-merek! ini mami pesan Desert Eagle mana harus terbuat dari emas murni lagi ..untung uang papi banyak jadi tidak masalah...coba mami dapat suami miss queen? mami..mami..." Rion menggeleng miris.
Kayra acuh dan menatap pistol yang seluruhnya terbalut emas itu kagum.
Asline tertawa renyah melihat betapa harmonis pasangan ini.
Wanita itu segera berlalu bersama Aira juga Raels yang bosan menjadi penonton tak berbayar disini.
"Well...masih ada urusan?" Rion mengenal betul sosok Zantos.
Pria yang dahulu kala,saat masa mereka masihkah pria berdarah muda!.
Selalu berusaha menyamai Arkansas,namun tetap saja.Hall of death tak akan pernah bisa menguasai underground Eropa!.
Selama Blood Eagle berdiri, organisasi lain tak mampu menembus pasar dunia bawah Britania raya saat niat mereka ingin menguasai segala aspek kehidupan.
Zantos tersenyum jenaka,namun kedua tangannya terkepal erat panas.
"Karena papi sudah bawa keinginan mami..mami akan masak buat makan siang papi! senang kan?.." Kayra menatap wajah tampan Rion berbinar.
Tak tau saja,kini hati Rion sudah bergidik membayangkan masakan beracun hasil eksperimen istirnya itu!.
Yah,kayra dan dapur adalah musuh sejati!
Tentu saja,jika ada asline atau mendiang Anggi dulu akan lain ceritanya.
Tapi jika kayra sendiri memasak,tak perlu racun untuk membunuh musuh!.
"Papi melamun ih?! senang tidak?!" Kayra berseru kesal.
Pasangan itu melupakan tamu yang akhirnya digiring pergi oleh Imanuel.
Tentu saja Zantos melangkah sendiri tak terima atas tontonan manis itu.
"Hahaha..tapi.. papi sudah makan mi! ya..ya..sudah makan sama Ryuiji tadi di markas!" Jawab Rion berbohong sudah.
Lebih baik berbohong dari pada ujungnya kayra akan menangis saat dirinya akhirnya masuk rumah sakit akibat masalah pencernaan!.
.....TBC.....
__ADS_1
Yuks vote 😋