Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
The son of Zeus


__ADS_3

...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...


...Vote,like dan komen...


...🥀 Happy reading and keep spirit 🥀...



Mobil Audi putih itu berhenti di depan pintu masuk hotel.


Wajah wanita cantik itu terlihat menggelap,suasana hotel milik keluarganya nampak kacau balau.


Asline melewati lobby hotel,para resepsionis menunduk namun asline tak punya waktu sekedar membalas ramah tamah.


Ada begitu banyak mobil ambulance yang keluar masuk mengangkut tamu yang jatuh keracunan.


Teriakan,makian juga kekerasan ada dimana-mana begitu kaki jenjangnya semakin mendekati aula.


" Siapa yang memberi izin untuk hotel seperti ini beroperasi?! makanannya saja beracun! "


"Jangan berani membuka layanan jasa WO jika tidak bisa menjamin keselamatan tamu kalian!"


"Seberapa besar nyali kalian hingga membuat pesta pernikahan putri seorang anggota dewan menjadi bencana?! betapa tidak bermoral! hanya demi keuntungan tinggi kalian bahkan tidak mengawasi bahan dapur kalian?! bedebah!!"


" Sungguh ...pihak kami benar-benar minta maaf untuk ini! kami tidak tau bagaimana bisa ini terjadi! semua sudah lulus standard dari pengawas departemen industri...tolong sabar!"


Asline mengepalkan tangannya begitu erat hingga tak sadar kuku cantiknya menembus kulit!.


Makian itu,betapa kasar dan itu suara Willie sang paman yang berusaha menenangkan kelakuan kasar para tamu.


Disaat suasana mulai memanas.


"Saya akan memberi penjelasan... tanggung jawab dan tolong...jangan anarkis..."


Keributan antara keluarga pihak pengantin dan pihak hotel terhenti.Mata seluruh tamu yang hadir segera terarah pada pintu masuk aula.


Sosok yang begitu mempesona dengan blouse putih tertutup mantel hitam berjalan masuk dengan wajah tenangnya.


Menatap lurus kearah keluarga pihak mempelai.


"Sudah seharusnya kau bertanggung jawab!"


Alis bak pahatan semut hitam yang berbaris rapi itu menukik tajam kala tau benar suara siapa itu.


"KAU JANGAN IKUT CAMPUR LUCINDA!" bukan asline,namun Willie yang menjawab geram.


Tongkat yang menyangga tubuhnya teracung pada lucinda yang berdiri di sisi ibu dari mempelai wanita.


Lucinda melangkah mundur dengan wajah ketakutan,yah.


Pura-pura tepatnya.


"Apa-apaan anda tuan Willie?! apa yang dikatakan oleh lucinda benar! kalian memang harus bertanggung-jawab! " Nyonya Hera,tepatnya sahabat sosialita dari lucinda itu meraung sarkas.


"Lucinda...jika tidak melihat pertemanan kita..aku tidak akan menyelenggarakan pernikahan anak-anak ku disini! kufikir,tuan Dante yang masih menjabat sebagai direktur utama...tapi ternyata...anak muda ini! pantas saja penyelenggaraan semua kacau! Bagaimana kamu dan suamimu bisa membiarkan hotel besar seperti ini diurus oleh anak muda ceroboh dan sombong seperti ini?!" Hera sangat marah,lucinda disisi lain menyerigai licik.


Tidak salah dia memanfaatkan Hera!.


Meski membuat kacau pernikahan anak dari teman sosialita nya itu,memangnya dia perduli? selama asline dan semua orang yang menjadi penyebab matinya grizela menderita,itu semau sepadan!.


" Hei kau...siapapun kamu! berani sekali kau menjalankan sebuah catering besar tanpa tanggung jawab! tidakkah kau tau itu berbahaya?! apakah semua produk katering hotel ini sudah lulus badan pengawas makanan dan obat?! aku akan membuat hotel ini tutup dan kalian dipenjara jika kau tidak bisa memberiku penjelasan!" Hera berjalan sembari berucap begitu kasar menuju asline yang tengah membantu Willie berdiri akibat dorongan suami dari Hera.


"Nona kau cantik...tapi tidak berarti kau bisa sembarangan membuka usaha!" Mempelai wanita berucap dengan wajah berderai air mata.

__ADS_1


Pernikahan yang ia impikan kacau saat satu demi satu tamu tumbang dengan mulut berbusa begitu mulai menyantap hidangan pembuka pesta.


Greph....!


Tangan asline ditarik kasar oleh Dante dari tubuh Willie.


Wanita cantik itu mengeryit tajam kala cengkraman Dante terasa seakan ingin membuat tulang lengannya remuk!.


"AKU BEKERJA KERAS MENGGANTIKAN AYAHMU MEMBESARKAN GRADIAN HOTEL! DARI MOSKOW HINGGA KALIAN MEMINDAHKAN NAMA HOTEL INI DI LONDON! TAPI APA?! KAMU...PAMAN KESAYANGANMU YANG CACAT ITU DAN PUTRAKU YANG TIDAK TAU DIUNTUNG! KALIAN BUKANYA MEMBERI TAMU KENYAMANAN FASILITAS HOTEL...KALIAN MEMBUAT CELAKA! AKU MALU ATAS SEMUA INI! " Dante memaki dengan suara begitu keras.


"MENGAPA KAU BIARKAN DESSERT KOTOR PENUH RACUN INI KELUAR DARI DAPUR?!" Asline benar-benar ingin tertawa melihat kemarahan penuh drama dari Dante.


Orang lain akan melihatnya begitu peduli pada keselamatan para tamu dan nama baik hotel,namun sesungguhnya.


Pria ini ingin menjadikan opini publik sebagai bumerang menghancurkan asline,Willie juga sagara dalam sekali tembak!.


Namun....


Wushhhh...


Brakhhhh...


Semua mata seketika membola shock.


"Hati-hati dengan ucapanmu orang tua! semua makanan yang diproduksi oleh dapur hotel diawasi sendiri oleh ibuku...bahan kwalitas nomor satu! kebersihan...bahkan teknik mengolahnya diawasi langsung oleh master chef dari sekolah kuliner Michelin Prancis! "


Asline terbelalak.


Archer!.


Anak laki-laki dengan wajah tanpa ekspresi itu membawa tubuh ibunya ke balik punggungnya,setelah mendorong dan menjatuhkan tubuh besar Dante.


Benar!..


Bahkan koki dan pekerja dapur didatangkan langsung dari sekolah internasional kuliner dari Prancis!.


Rayga tak tanggung-tanggung dalam menyokong bisnis keluarga istrinya!.


Maka dari itu,kemarahan dibalik mata tajam dari sosok kecil itu benar-benar membuat orang lain bergidik!.


Wajahnya yang tenang tak bisa menutupi badai mengerikan dibalik matanya yang tajam.


Bagaimana dirinya bisa membiarkan kerja keras ayah juga ibunya dijadikan bahan fitnah kotor seperti ini?! Archer berdiri kokoh didepan tubuh ibunya,bak benteng kokoh yang siap menghadang badai apapun!.


Lucinda menatap sosok anak laki-laki yang tidak ia kenali itu tegang,wajah ini?!.


Dirinya seperti melihat sosok Mendiang tuan besar Rafendra namun versi anak-anak!.


"Apakah ini anak asline? wanita ja*ang itu?! tidak mungkin...aku tak pernah mendengar dia hamil apalagi melahirkan anak! tapi wajah ini...ada perpaduan clan Wiguna dan Santanu! bagaimana bisa aku tidak tau?!"


Wanita itu mengigit bibirnya gusar.


" KAU?! DASAR ANAK KURANG AJAR! BERANI KASAR PADA ORANG YANG LEBIH TUA JUGA BICARA OMONG KOSONG!" Dante berdiri di bantu oleh suami Hera juga lucinda.


Archer berdiri,mendongak tanpa rasa takut melihat orang-orang yang menyerang ibu,paman juga kakeknya Willie!.


"Orang tua..kau sebut makanan dapur hotel yang dikelola ibuku kotor dan beracun?! heh...taukah anda? setiap bahan yang digunakan oleh dapur hotel ini dicuci dengan air garam lebih dari sekali? bukan hanya apa yang mereka olah..dapur hotel ibuku bahkan lebih bersih dari hati kotor kalian! make up tebal itu bahkan tak mampu menyembunyikan betapa kotor wanita kalian!" Archer berucap dengan senyum dingin diwajahnya.


Berbicara sebanyak ini benar-benar membuatnya ingin membunuh mereka semua secepat mungkin!.


Namun,ibunya tak boleh melihat sisi tiga gabungan iblis didirinya.


"Anak laki-laki ini benar-benar kurang ajar! kau membela kesalahan ibumu yang jal*ng dan berani menghina kami?" Hera gemetar akibat kemarahannya.

__ADS_1


Hera menerjang dengan kuku-kukunya yang panjang bercat merah menyala!.


"Arc!!!" Asline ingin menarik dan melindungi tubuh putranya, melihat betapa ganas sosok Hera.


Archer berdiri kokoh.


Wushhhh...


Begitu Hera mendekat,sosok kecilnya berputar dan dalam waktu sepersekian detik.


Archer sudah berada di belakang tubuh Hera.


"Aku.tidak.akan.padang.bulu!"


Krakh!!!


AKHHHHH!!!


Tak lama,semua terjadi begitu cepat!.


Begitu suara kecil terlapisi kabut es itu jatuh.


Terdengar suara tulang retak!.


Archer memukul tepat dititik bahaya tulang belakang Hera.


Wanita itu menjerit dan jatuh tertelungkup dengan nafas terhenti seketika.


Hening......


"HERA!!" suami Hera, Sanchez.


Berlari menghampiri istrinya yang sudah merenggang nyawa.


Archer berdiri sembari menginjak punggung Hera yang sudah dipastikan tukang belakangnya telah patah menjadi dua bagian!.


Hingga pukulan kecil itu menghantam jantung dari belakang!.


Didikan sosok Hades benar-benar mengerikan!.


Tak ada yang berani bersuara,anak laki-laki dengan wajah tampan bak malaikat itu sukses membuat semua orang menyadari.


Inikah pepatah yang mengatakan,iblis yang bersembunyi dalam wujud malaikat?!.


Archer menatap lurus kearah Dante,lucinda,Sanches dan semua anggota keluarga pengantin!.


"Kalian menuduh ibuku dan orang-orang hotel mencelakai tamu?! maka...." Seringai dingin itu terbit,archer melangkah tepat ditengah aula yang tegang.


"Kubunuh saja yang berani menghina ibu sekalian...."


Deg...


Lucinda melangkah mundur dengan tubuh gemetar.


"Right.. Daddy!"


Semua tamu mengikuti kearah mata tajam itu terarah.


Cctv yang berkedip biru.


Archer tau,sang ayah.


Dewa Zeus itu pasti tengah tertawa melihat dirinya!.

__ADS_1


.....TBC.....


__ADS_2