
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...🍃 Happy reading and keep health 🍃...
Asline menikmati kala sinar pagi menyinari wajahnya,wanita cantik dengan dress rumahan selutut berwarna coklat madu itu duduk ditaman Mansion bersama tiga bayinya untuk berjemur.
Sebuah meja bulat dengan alas terlapis bulu beruang salju dan bantal-bantal empuk disekelilingnya.
Menjadi tempat tiga baby A berbaring menikmati sinar matahari pagi setelah kenyang minum susu dan bermain bersama para kakek juga kakak-kakaknya.
"Bwa.."Asline tersenyum gemas melihat putri kecilnya yang frustasi menepuk wajah kaku kakak sulungnya,dan wajah lucu putra keduanya yang sibuk mendaratkan tangan gemuknya diatas dada Archer.
Bayi tampan ini benar-benar pendiam,tak suka menangis dan selalu menampilkan wajah bak seluruh dunia berhutang satu juta dollar padanya!.
Archer,bayi tampan ini sungguh membuat para ibu frustasi.
Dibanding itu, Arezian kecil lebih banyak berekspresi.
Dia suka menangis jika terlambat diberi susu,kentut sebagai balasan saat ada salah satu kakaknya yang menganggu tidurnya dan terkadang mengomel dengan bahasa yang tidak dipahami saat adiknya,Zia lebih di monopoli oleh orang lain.
Bayi tampan itu merasa terabaikan.
Asline terkadang tak tau ingin tertawa atau menangis kala melihat kelakuan ketiga bayinya.
Archer,bayi ini seperti Rayga versi sempurna!.
Tidak suka tertawa,menangis apalagi berceloteh layaknya bayi pada umumnya.
GREPH...
"Eh?!!" Asline tersentak dari lamunan sambil menatap ketiga bayinya.
Pelukan hangat melingkar dari belakang tubuhnya disertai bau anyir darah .
"HUBBY?!! ASTAGA KENAPA INI??!" Asline meraung kaget.
Bagaimana tidak?.
Suaminya tersenyum begitu manis disaat tubuhnya penuh darah dan pakaiannya yang terlihat tersayat sana-sini!.
Masalahnya adalah,ini darah siapa?!.
"Tenang dear..aku baik! ini hanya darah tikus jalanan yang aku bantai semalam..." Pria tampan itu menjawab santai.
Rayga yang semula baru kembali dari membantu Raino,tiba di mansion.
Berencana membersihkan diri demi bertemu istirnya juga bayi-bayinya!.
Namun,siapa sangka dirinya justru melihat istrinya duduk melamun di taman depan mansion utama dengan tiga bayinya yang sibuk sendiri.
Zia kecil yang menepuk wajah kaku Archer.
Dan Arez yang sibuk menganggu Zia dengan menganggu kembali kakak sulung mereka.
Melihat kenakalan kedua bayinya terhadap kakak sulung mereka,sudut bibir rayga berkedut.
Terutama kala melihat wajah bak patung es putra sulungnya!.
Masih bayi saja sudah minim ekspresi!.
Bagaimana jika bayi ini menjelma menjadi seorang pemuda?.
Rayga menggeleng horor.
Sudah pasti,berapa banyak hati gadis-gadis muda yang akan patah oleh sikap putranya ini nanti!.
Sungguh,rayga benar-benar tak sadar diri!.
Like father like son, right?!.
"Mandi dulu jangan asal peluk! " Kesal Asline atas kelakuan ajaib suaminya.
Rayga terkekeh,menatap tubuhnya dengan wajah tanpa daya.
Sial, darah-darah ini adalah petaka!.
Tidak bisa memeluk istrinya,dan tidak bisa mencium anak-anaknya!.
"Ya..ya..aku mandi sekarang... tapi..masa tidak ada kecupan rindu? siapa coba yang katanya menungguku sampai pukul 3 pagi? sekarang aku datang,jangankan cium...di peluk saja tidak mau..." Ucap Rayga dramatis.
__ADS_1
Asline merotasi bola matanya malas,mencubit pinggang suaminya dengan senyum mengancam.
"Mandi......" Desis wanita cantik itu gemas.
Rayga meringis,menarik lembut telapak tangan yang sudah nakal mengunci kulit pinggangnya.
Cuphhh!!!!
"HUBBY!!!"
Rayga berlari memasuki mansion setelah berhasil mencium pipi gembul putrinya dan Asline hanya bisa mengelus dada sabar.
Punya suami es kutub yang berubah jadi budak cinta istri dan anak ya begini!.
Out of character!.
.........
"Anak-anak berhenti lari-larian!!" Raels memijit pelipisnya frustasi.
Beginilah jika anak-anak nakal ini disatukan!.
"Raindres berhenti memeluk mommy line! mommy kalian itu mau mandi!"
Rain menatap ibunya yang begitu cerewet dan garang frustasi.
"Mommy...lihat mama! aku yakin..mama memang tidak mencintai rain! mama tidak mengizinkanku dan para saudaraku dekat dengan mommy dan adik kecil Zia! rain yakin..mama akan berpura-pura tidak kenal rain jika kita bertemu dijalan dan bahkan mungkin bersama papa..mereka pasti berkata menyesal memiliki anak nakal sepertiku..."
Air mata imajiner mengalir dari wajah melas dramatis Rain.
Raels melotot geram,anak ini!!.
"ANAK NAKAL!! OMONG KOSONG APA?!!"
Rain dan para saudaranya meringis atas raungan Raels,ibu mereka satu ini benar-benar singa betina!.
"Kapan mama bigitu hah?! " Raels berusaha menarik telinga putra tunggalnya itu.
"Kerja bagus Rain..kau berhasil membuat ibumu kesal!" batin Raider miris.
Kenapa putranya sangat nakal?!.
Bukan putranya saja sebenarnya,namun semua putra saudaranya pun sama nakalnya!
Anak dengan rompi sudah kotor penuh lumpur akibat baru saja adu skil tarung boxing dengan Rex atas perintah Arkansas itu meringis.
Anak laki-laki itu meringkuk dibalik punggung asline dramatis sembari menatap ibunya,Raels dengan melas.
"Mommy lihat...mama sudah akan melakukan kdrt padaku! mommy... kasihanikah anak malang yang tidak disayang oleh ibu dan ayahnya i- AAAAAA...MONSTER DATANG!!"
Drama rain pupus oleh kedatangan rayga yang sudah mengangkat tubuh anak itu dengan mengapit ketiaknya dari belakang!.
Para kera lainya segera mundur ketakutan atas kedatangan ayah mereka satu ini.
Jika dengan ayah lain mereka dengan berani mengangkat dagu sombong,maka dengan Zeus.
Jangankan mengangkat dagu,menatap saja bak melihat iblis pemakan anak-anak!.
Horor....
"RAINDRES LEANDER WIGUNA..."
"Ampun Daddy!!!" Akhirnya anak itu menangis histeris saat melihat demon dan laxross yang muncul dari balik tubuh besar ayahnya itu.
Rayga tertawa setan.
Melempar raindres kearah para peliharaannya, dengan wajah pias para kera nakal itu yang sudah menangisi saudara malang mereka.
Sial....
Tidak ada yang memberi tahu mereka bahwa monster zeus ini sudah kembali!.
Tidak ada lagi kesempatan bermanja pada asline, ibu mereka dan menculik Zia kecil untuk bermain bersama!.
.........
Dorrrr......
Pria malang itu tewas seketika.
Dan pria yang menembak mati anak buahnya itu berdiri dengan ekspresi bengis diwajahnya.
"SIALAN!! CEPAT BERESKAN TEMPAT INI KITA PERGI!!"
__ADS_1
Pria dengan topi koboi dan mata tertutup satu itu meraung murka.
"Sialan kau Zeus! beraninya kau membuat serangga mu menempel di tubuh anak buahku!"
Pria bertopi koboi itu berjalan gusar,menatap anak buahnya yang telah menjadi jasad tanpa nyawa,dan sebuah serangga berupa capung dengan tubuh yang terbuat dari silikon hingga kawat dan kabel-kabel kecil terlihat jelas dari tubuhnya yang transparan!.
Dan selama ini,capung besi itu telah hinggap tanpa disadari di tubuh anak buahnya yang bodoh,yang dengan mudahnya membawa serangga mata-mata itu ke area persembunyian mereka!.
"Bos semua barang penting sudah kami pindahkan di mobil box! tersisa memindahkan uang bos kedalam mobil dan kita siap pindah lokasi! "
Pria itu menoleh,menatap anak buahnya yang memberi laporan.
Mengangguk dan dengan cepat berlalu keluar mengawasi pemindahan uang-nya kedalam mobil.
Biar bagaimanapun ia percaya pada kesetiaan anak buahnya,namun ini uang! uang yang sangat banyak.
Dirinya tak mungkin memindahkan uang sebanyak itu sekaligus kedalam rekening bank,perlu agar tak ada satupun musuhnya tau kini dia berada di London untuk membalas dendam!.
Membalas kematian putranya,Zergan.
Dari Rusia dan menetap di London untuk membalas dendam membutuhkan uang yang banyak dan beberapa poin sebagi boneka tali miliknya!.
Menggunakan akun bank,meski dengan identitas lain akan menimbulkan kecurigaan terutama dalam hal menarik dan menyimpan uang sekali waktu dalam jumlah besar!.
Dan para Wiguna itu tidaklah bodoh ,hanya butuh sedikit kecerobohan dan dirinya yakin.
Dengan usia kala ini,bukan hal mudah berurusan dengan para putra Wiguna beserta clan pengikut mereka!.
Maka dari itu,dirinya hanya mampu bergerak diam dan hati-hati!.
Namun ,anak buahnya yang bodoh berhasil membuka sedikit celah dengan kembali bersama hewan pengintai buatan Zeus itu!.
Sial,sungguh sial!.
Segera,uang dalam jumlah banyak memenuhi setengah mobil,ditutupi dengan uang palsu dibagian depan dan uang asli tersimpan apik di bagian belakang.
"Bos...Dante menelpon anda..."
Pria itu melihat ponsel yang disodorkan asistennya.
"Apa yang akan kau lakukan? Margaretha sudah tertangkap bahkan setelah rencana darimu?! apa yang akan kita lakukan setelah dia buka mulut?"
Pria itu mencibir atas raungan Dante.
"Kau tau mengapa aku bisa selamat sampai umur setua ini di dunia para pembunuh? tidak ada saksi mata yang hidup setelah bekerja denganku...."
Pria itu menyeringai dingin,menyalakan cerutu dan mulai menikmati asap putih yang berhembus dari mulutnya.
"Apa maksudmu?!!!" Dante,terdengar suara pria itu meninggi penuh kemarahan dan tak terima.
Pria baya itu tertawa jenaka.
"Jika Lucifer yang sudah didalam tanah itu bekerja..dia akan bekerja dengan cara memainkan musuhnya bak predator yang menjadikan mangsanya sebagai lelucon! Lalu...Hades yang sudah jadi pria karatan yang tergila-gila dan bodoh pada cucunya! Pria itu suka membunuh perlahan namun kasar! Dan terakhir... Zeus! anak muda itu....baru anak kemarin sore saja sudah berani membunuh putraku! bahkan mereka sudah dengan kurang ajar menghancurkan Bisnisku di tanah kekuasaan aku sendiri,Rusia! dia adalah pembunuh yang bermain terlalu brutal! aku tidak seperti mereka...." Pria baya itu menghisap cerutu di tenaganya,menghembuskan asap dengan senyum bengis.
"Aku suka bekerja menggunakan racun! baik kawan maupun lawan..bagiku diriku adalah prioritas dari yang lain! kalian ingat teh yang disuguhkan anak buahku saat pertama kalian mendapat undangan ku?! didalam teh itu ada sebuah racun yang akan membuat kalian menjadi bonekaku yang setia! jika kalian mengucapkan namaku saat tertangkap..maka... your die!"
Bip...
Pria itu menutup sambungan dan melempar ponselnya pada asisten yang menangkap benda itu dengan gesit.
"Pulau Honshu...kita akan menetap disana sebagai pengusaha yang sedang berlibur mencari kesenangan "
"BAIK BOS!!"
Puas atas tanggapan anak buahnya,pria baya itu menaiki mobil Pajero hitam dan mengawasi mobil yang membawa uangnya dari belakang.
Tentu saja,setiap 30 menit perjalanan yang didalam safety box itu akan berpindah mobil demi mengelabui cctv jalan raya.
..........
Alarik menyeringai,layar monitor di laptopnya menampilkan garis bergelombang dengan suara percakapan yang terdengar.
Meski tak sampai 20 menit,namun itu sudah cukup memberinya banyak manfaat.
"Bagus juga Sistem dragon fly ini...meski sudah hancur tertembak..gelombang suara berhasil dia tangkap dan terekam meski terputus-putus... bagaimana menurutmu big bro?"
Alarik menatap rayga yang telah melepas earphone ditelinganya.
"Lacak dan perkecil area sumber resonansi terakhir...kau dengar mereka ingin memindahkan sejumlah besar uang?" Rayga menyeringai,menatap para inti yang saling melempar senyum miring.
"Time to be a thief!!!"
Raungan semangat Maxim terdengar riang.
__ADS_1
.....TBC.....