
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan coment ya...
...🍹...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...and keep health...
...🍹...
Waktu telah bergulir,arah angin telah berganti dan kini awal musim semi telah tiba.
Asline dan Raels,kedua perempuan berparas cantik itu menjadi yang terakhir dalam sesi mencoba gaun pengantin,yah.
Asline terpaksa menemani raels saat yang lain memilih kembali pulang saat langit mulai gelap.
Jika saja masa pingit ini sudah berakhir, asline tak perlu menunggu raels karena akan ada raider yang dengan senang hati akan menjemput calon istri pria itu.
"Aduh..maaf ya line....kamu jadi harus pulang malam begini sama aku! aku tak enak sama saudara Rayga...." Raels mengerang frustasi.
Asline tersenyum pengertian,wanita cantik itu menepuk lengan raels geli.
"Seperti dengan siapa saja kamu,raels? tidak apa aku harus menunggu kamu..andai Victoria tidak terkena kram perut karena gugup,Aira yang hamil tua dan kamu tau bukan alasan yang lain? jadi hanya aku yang memungkinkan menunggu giliranmu mencoba gaun pengantinmu! tidak masalah!" Asline berucap jenaka,memasuki mobil diikuti raels disisi kemudi.
Selama masa pingitan,para gadis itu memang dilarang berinteraksi dengan para pria.
Untuk keluar,Anggi memberi kelonggaran selama itu berada di sekitar tempat yang berhubungan dengan pernikahan.
Yah,contohnya mengunjungi butik untuk memastikan kesiapan gaun pengantin.
Tapi siapa yang tau mencoba gaun akan memakan waktu selama ini? tidak heran juga saat mempelai wanita nanti lebih dari satu.
Asline mengernyit saat mobil yang coba ia hidupkan nampak tak mau bergerak.
"Ada apa line? bukankah Audi ini baik-baik saja saat kamu bawa kebutik pagi tadi? masa sekarang seperti ini? mobil mahal mogok? lucu sekali....." Asline menggeleng tak tau,dia tidak mengerti soal mesin mobil,aneh juga saat mobil yang suaminya baru saja berikan sebagai hadiah pergi honey moon nanti bisa rusak mesin begini?.
"Kita pakai taksi saja ya line...ini sudah mau lewat jam 8 malam...coba saja bunda Samantha belum pulang kita bisa menumpang padanya!" Asline mengangguk.
Benar,giliran raels tadi kebetulan Samantha harus pulang karena asisten rumah tangga menelpon bahwa suaminya terjatuh dari tangga!.
Samantha dengan panik dan bergegas pergi meninggalkan urusan gaun pada asisten pribadinya yang bekerja di butiknya.
Para gadis itu ingin ikut menjenguk,namun Samantha menolak agar rencana jadwal proses pernikahan ini tidak terkendala.
Jadi,dengan terpaksa para gadis itu menyetujui dengan berat hati.
"Ya sudah aku telpon layanan taksi dulu.." Raels meraih ponselnya, asline masih tetap memutar kunci mobil mana tau mobil ini bisa bergerak kembali.
Hingga...
"Raels...itu ada taksi! kita pakai yang itu saja.. kebetulan penumpang nya sudah turun! aku sudah hubungan Rayga seseorang akan datang mengambil mobil ini dan kita bisa kembali dulu!" asline keluar dari mobil dan menghentikan taksi yang tepat melewati butik.
Tak lama,setelah menyebutkan lokasi bungalow raels dan asline menaiki taksi.
Tentu saja asline akan mengantar raels dulu kembali ke bungalow tampat Anggi meminta tinggal para calon cucu menantunya.
10 menit berlalu.....
"Line kamu perhatikan jalan ini tidak seperti jalan menuju bungalow nenek!" Raels yang menyadari keanehan jalur pulang itu segera berbisik pada asline yang tengah sibuk membalas pesan dari suaminya.
Asline mengangkat wajahnya dari ponsel,memperhatikan jalur lewat kaca taksi yang tertutup rapat.
"Pak...mengapa kita melalui jalan ini? jalan south street Maria bukan lewat sini....apa anda membaca peta jalur dengan benar?" Asline bertanya dengan senyum sopan.
Sopir taksi itu tidak menjawab,wajahnya tertutup topi dan masker.
"Khem... jalan sedikit licin dan ada sedikit perbaikan prihal musim dingin kemarin,jadi saya mengambil alternatif lain setelah melewati jalur ini kita akan sampai meski sedikit memakan waktu..." Sosok pengemudi taksi itu berucap dengan tenang,namun nada suaranya terdengar aneh.
Asline tersentak saat raels meremat lenganya.
"Line...tidak ada satupun berbaikan ditiga jalur terdekat south street Maria! aku sering jalan bersama raider sebelum pinggit nenek,dia berbohong!"
Asline mengangguk atas bisikan raels.
Deggg...
__ADS_1
Manik asline bertemu dengan manik asing lewat pantulan spion dalam.
Supir taksi itu tersentak dan maniknya meliar berusaha menghindari tatapan dingin Asline.
Klik....klik....
Asline menarik tuas pintu,sana pintu mobil itu terkunci.
Bruzzzhhhhh
Manik grey itu bergetar saat suara aneh mulai terdengar.
"RAELS...TUTUP HIDUNGMU!!" Asline menyeru saat dari balik AC mobil,luar sekumpulan asap putih tebal.
Gas bius?!....
Asline meraih masker menutupi hidung dan mulutnya,melihat gelegat pengemudi itu yang berniat melompat keluar dari taksi yang melaju.
Asline meraih leher pengemudi dari belakang dan mobil itu oleng seketika.
"JAL*NG LEPASKAN AKU!!"
Pekik pengemudi itu geram,mobil mendekati area tepi danau kota.
Asline tak bergeming,wanita cantik itu membelit leher pengemudi itu dengan raels yang maju hendak mengambil alih kemudi.
Berpacu dengan waktu saat gas bius itu semakin tebal memenuhi isi dalam mobil.
"LINE.... MOBIL INI REM-NYA BLONG! " pekik Raels yang duduk bersisian dengan sang pengemudi dalam kondisi berantakan.
"Buka pintunya!" Asline menekan dengan bengis,mobil ini berjalan otomatis saat kunci telah tersimpan oleh sang supir.
Jika ada kunci asline bisa melompat keluar bersama raels sebelum mobil ini menabrak kendaraan lain,menabrak pembatas jalan dan terperosok kedalam danau dibawah tebing!.
Supir itu diam, asline mengernyit dalam hingga.
"LINE.... SUPIR INI MATI!" Raels memekik saat melihat busa putih keluar dari mulut pengemudi itu.
"Hancurkan kaca! cepat raels..." Asline merasakan pening mulai menghantam kesadaran,raels melompat kesisi samping kemudi dan asline mulai mengatur nafasnya dibagian belakang kaca taksi ini sangat tebal,seperti dibuat khusus hingga bahkan usaha apapun tak membuat kaca itu retak sedikitpun.
"Bagaimana ini.....hubby aku harus apa?!" Asline membatin,batuk mulai menyerang dan dengan maju memutar stir saat raels sudah jatuh tak sadarkan diri.
Taksi itu hampir menabrak sebuah mini Van yang melaju dari arah berlawanan.
..........
BRAKHHH....
Rayga berdiri dengan wajah terdistorsi, perasaan pria itu tak enak .
pesan terakhir istrinya sudah hampir lewat satu jam yang lalu,namun sampai sekarang taksi itu belum juga sampai?.
Rayga mulai membuka sistem pendeteksi dari ponselnya yang terhubung langsung dengan kamera mini di kalung istrinya.
Deggg...!
Rayga tanpa sadar,tubuhnya bergerak cepat dengan sendirinya.
Meraih kunci motor sport tercepat yang ia punya.
Menekan tombol penghubung di jam tangan miliknya.
"Raider your girlfriend in danger...watch me and follow be fast we don't have a many times!"
Rayga meraih helm full face di lemari kaca sebelum pintu keluar.
"Jika istriku terluka...kalian mati!"
Motor sport itu melaju diatas batas normal,tak lama.
Sebuah motor lain menyusul dari belakang,Rayga melirik dari spion dan tau itu raider.
"What is goung on?!"
"Don't speak to much..just follow be a fast!"
Rayga berucap rendah dibalik earpeace yang terpasang di bagian telinga helm modifikasi miliknya,raider diam dan tak lama kepulan asap melayang dari gesekan kuat ban dan aspal.
.........
Rayga dan Raider,kedua bersaudara itu melaju begitu cepat,jalanan seketika menjadi lenggang saat alarik bekerja cepat memanipulasi sistem pengatur lalu lintas.
Beberapa kilometer,terlihat sebuah taksi berwarna kuning yang melaju tak stabil.
"Big bro...taksi itu telah disabotase! kecepatannya melewati 150-200/km! kunci dan kaca mobil telah didesain anti pecah ,kalian tidak akan bisa menghentikan laju mobil itu dengan cara sederhana seperti memecahkan kaca dari dalam! mobil mendekati tikungan tajam melewati pembatasan dan taksi itu akan jatuh kebawah dimana ada danau dengan kedalaman yang sangat dalam! aku sudah bersihkan jalan,kalian hanya punya batas jalur sampai 100 km sebelum taksi itu jatuh!"
Rayga mengeram saat suara panik alarik terdengar.
Benkkkk!
Asline disisi lain sudah hampir kehilangan kesadarannya hingga sebuah peluru menghantam kaca spion luar taksi .
Wanita itu berbalik,maniknya bergetar hebat saat melihat dua motor sport yang melaju kencang kearahnya.
Manik pengendara pertama bertemu dengan manik matanya.
Mata tajam itu...?!
Itu suaminya...!
__ADS_1
Asline menangis lega.
Tak lama mobil diapit dua motor sport itu di kiri dan kanan.
Rayga dan raider dengan satu tangan memegang kendali motor,dan satu lagi membidik kunci pintu mobil.
"Dear...bertahan aku akan membawamu keluar!"
Asline mengangguk saat gerak bibir Rayga terbaca olehnya saat pria itu membuka helm miliknya dan melepas benda itu,helm itu jatuh ketanah.
Dor.......
Satu tembakan.
Dor........
Krek.......
Kunci rusak dengan dua bidikan.
Raider disisi lain menatap raels yang sudah tak sadarkan diri.
Kedua pria itu menatap melalui pintu mobil yang sudah terbuka paksa.
Tentu saja setelah tubuh tak bernyawa supir itu dilempar keluar ditengah mobil yang tengah melaju kencang.
"LINE....KAMU GESER RAELS AKU AKAN MASUK!" raider berteriak,saat angin malam membaurkan suaranya.
Asline mengangguk dengan gerak cepat,raels ditarik mundur setelah kursi diturunkan.
Raider melompat masuk disusul Rayga yang menduduki kemudi, raider menunduk.
Membongkar kab bawah mesin mobil dengan alat yang dirinya bawa melalui instruksi Ryuga dari earpeace.
"Untuk mencegah hal fatal dari mobil blong..tetap jaga posisi stir kendali...jangan menabrak,kita hanya bisa membawa mobil ini terus hingga bahan bakar habis! " Ryuga memberi instruksi,diantara para inti dirinya yang paling mengerti mesin dan cara kerjanya.
"Cari kabel rem ,sambung dengan perekat khusus dan pastikan Rayga menjaga kemudi!"
"Mereka benar-benar membuat rencana untuk membunuh wanita kita! bahkan kabelnya sudah hilang bukan putus lagi!" Raider berucap setelah berusaha mencari kabel rem yang putus tepat setelah kab bawah dibuka.
Setelah mobil terbuka sisi kiri dan kanan,gas perlahan memudar dan asline sedikit merasakan kelegaan.
Suaminya ada disini,dia tak perlu takut lagi!.
"Damn it! sebuah truck melaju dari arah depan! aku sudah memberi kode perbaikan jalan supir itu buta!" Alarik terdengar panik.
Rayga mencengkram stir,menatap raider yang sudah mundur meraih tubuh raels.
Melindungi calon istrinya,meski mati biarkan mati bersama!.
Rayga menatap sosok asline yang tersenyum teduh,wanita cantik itu mengusap wajahnya yang dingin nan tegang.
"You can do it! you are my hero...no one can't destroy when we are together...hubby...i'm believe!"
Senyum teduh Rayga terbit tulus.
Menatap raider yang mengantuk tegas.
"Hantam pembatas begitu mobil jatuh kedanau,tapi sebelum itu....Raider kau bawa asline dan raels melompat keluar sebelum mobil jatuh! aku akan tangani sisanya!" Rayga berucap memberi tahu rencananya,raider terdiam mematung.
Asline menggeleng cepat,meremat bahu suaminya dari belakang.
"Tidak! Raider kamu bersama raels keluar dari mobil ini,aku akan bersama Rayga! tidak perlu berpikir lagi raider! CEPAT...."Asline menyeru,gadis itu merangkak berusaha duduk disamping suaminya.
Rayga terdiam maniknya menajam.
Bankkkk...
Pintu samping disisi raider dihantam tendangan keras pria itu.
Rayga melirik raider yang menatapnya nanar,mengangguk samar sembari menjaga kemudi tetap pada jalur.
Wushhhh.....
Brukhhhhh..
Raider berguling diaspal dengan raels dipelukan pria itu,meringis kala kulit tubuhnya terasa koyak saat pakaian tebal yang ia kenakan sobek.
Disisi Rayga.
"Dear...duduk merapat saat mobil ini jatuh aku akan langsung memelukmu! jangan takut meski aku mati aku tidak akan membiarkan dirimu terluka!" Rayga berucap tegas,pria itu meraih telapak tangan hangat istrinya.
Asline tersenyum dan mengangguk dengan tegas.
Apa pun yang terjadi,dia dan suaminya tak akan terpisahkan!.
BRAKHHH....
Taksi itu meluncur jatuh dari sisi jalan,terus melawan gravitasi dan .
Byurrrrr.....!
..........
Dan....
Para inti yang berkumpul di ruang monitor, berkeringat dingin .
Jalur sudah bersih namun masih begitu banyak tikungan dan turunan tajam ditambah itu adalah jalur tebing dengan jalan licin sisa salju yang mencair.
Apakah Zeus,big brother mereka akan berhasil setelah taksi itu jatuh?!.
__ADS_1
......TBC......
Komen yang panjang ya guys....no spam next..kalau boleh 😘