Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
Amarah sang Zeus


__ADS_3

...Vote,like dan komentar ya ❣️...



.........🌹..........


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


.........🌹..........


...# Flashback on #...


Para pria maupun wanita disana menahan nafas menatap penuh kekaguman pada sosok yang entah bagaimana memiliki aura seorang bintang alami.


Gadis cantik itu terbaring di tengah lapangan indoor dan berpose,terlihat begitu alami dan berani!.


Cekrekkkk.....


Bidikan demi bidikan tertangkap sempurna.


Pemula?


Omong kosong apa itu?!


Bahkan pose alami yang dilakukan oleh Asline benar-benar sempurna dan berani.


Yah,meski pakaiannya memang tidak benar-benar terbuka.Namun lekukan tubuh sempurna dari sosok Asline sendiri sudah cukup menjadi daya tarik kuat dari gadis berdarah rusia itu.


Cekrekkkk....



"Great!! amazing....satu gambar lagi dan kita break!"


Sang fotografer berdecak kagum,hatinya benar-benar dipenuhi kepuasan atas bidikan gambar yang ia ambil.


Hanya sekali take dan semua terlihat sempurna!.


"Alright!! mari ambil Vidio cover promosi untuk peragaan nanti,Nona Archana.Tolong cepat ya ini sudah hampir malam!!" Ucap sang fotografer profesional.


Kini Samantha dengan cepat bekerja bersama acella,Archana sendiri pergi bersama asisten Samantha mengambil gaun terakhir.


20 menit berlalu......


Asline dengan sedikit lelah telah selesai bersiap,entah rasa lelahnya seakan terbayar dari tatapan puas dan bahagia semua orang terutama gadis remaja manis yang membawa dirinya ke studio ini.


Archana melihat sesi pembuatan Vidio dengan manik berbinar.


Video anda telah dibagikan.....


Menatap ponselnya dengan senyum penuh binar.


Yah,Archana telah membagi laman Vidio promosi mereka diakun pemasaran resmi W'pramore.


Dalam vidio Asline dituntut menjadi layaknya gadis dari pedesaan yang berlari riang di padang bunga.


Cantik....


Polos....


energik....



"Archa memang jenius hihi" Gadis remaja itu menatap ponsel berisi closeup dari gambar Asline.


Yah,meski pakaiannya cukup terbuka di bagian perut,apa boleh dikata.Acella memang sangat mainstream dalam berkarya.


Dan tanpa siapapun sadari di tempat lainya, tengah duduk seorang pria muda dengan aura bengis penuh kemarahan.


Mulanya, Rayganta yang baru saja selesai rapat bulanan dengan para petinggi perusahaan tiba-tiba mendapati notifikasi terus menerus dari nomor khusus keluarganya.


Pria tampan itu mengakhiri rapat dan dengan cukup penasaran membuka grup keluarga besar mereka.


Dan apa yang ia lihat sungguh menimbulkan badai hebat didalam hatinya.


Senyum lembut pada awalnya,lalu berganti raut penuh amarah saat foto terakhir berisi Vidio tertangkap oleh manik tajamnya.


Apa ini?.


Manik tajam itu berkilat kala darahnya seakan mendidih.


Bahkan Alarik yang berjalan keluar dari ruang rapat mengigil ketakutan sendiri.


Ada-apa lagi dengan tempramen tiran ini?.


Alarik bersiap sendiri dengan memberi instruksi pada Raino kala mungkin nanti akan ada mayat yang harus mereka bereskan,lagi!.


"Beraninya kau kucing kecil?!! beraninya kau mengumbar tubuh hak milikku itu pada orang lain?!! tunggu....tunggu saja hukumanmu,My pussy cat!!" Wajah tampan dengan senyum dingin itu kini benar-benar terlihat mengerikan.


...# back off #...


Asline yang baru saja beristirahat akibat hampir seharian penuh memakai hills tinggi yang benar-benar tak cocok baginya.


Gadis itu memijit betisnya kala seorang pria yang memakai almamater tim krew mendekat dengan sebotol air mineral dingin yang terulur dihadapanya.


"Kerja bagus nona !! anda sangat luar biasa" Pria muda itu dengan wajah memerah menatap wajah cantik Asline dengan tatapan binarnya.


Hingga....


Tanpa diduga.....


Lapangan indoor yang semula ramai kini mendadak hening.


"Ka-"

__ADS_1


Samantha tiba-tiba menutup mulut Archana begitu melihat wajah gelap Rayga.


"Ada-apa dengan wajah murka itu? astaga putra Liora ini tidak ada angin tidak ada hujan datang-datang membawa aura iblis saja!! sebaiknya kuselamatkan dulu orang-orangku!!" Samantha yang peka situasi segera meraih Acela dan Archana mendekat.


Wanita paruh baya itu mengkode para pekerja untuk mundur diam dan jangan membuat ulah.


Samantha tau pasti bagaimana tempramen keponakannya itu.


Bahkan jikalau tak ada api sekalipun , Rayganta itu akan memicu asap sesuai mood-nya.


Meski Samantha dan kedua putri clan Wiguna itu tak tau pasti penyebab aura hitam itu keluar pekat dari tubuh putra mahkota clan Wiguna itu.


Tapi lebih baik mundur dari pada cari mati!.


Bahkan Archana sendiri akan mengigil kala aura Rayganta telah berubah lebih buruk dari biasanya .


Kali ini,entah mengapa mereka merasa pengendalian diri seorang Rayganta Alzeus telah hancur!.


Asline yang masih asik memijit betisnya yang pegal akibat sesi pemotretan masih tak menyadari sosok iblis tampan yang berjalan mendekat dengan langkah berat-nya.


Bahkan pria yang memberi Asline air sudah diseret entah kemana oleh para anggota BE yang dibawa oleh sang Zeus sendiri.


Keadaan terlalu hening hingga.


Asline mendongak kala merasakan aroma parfum manly yang begitu kuat namun membawa ketenangan.


Aroma dari seorang pria yang terakhir kali meninggalkan kesan begitu mendalam pada pertemuan Akward mereka.


Asline mematung,sepasang sepatu kulit hitam berhenti tepat didepannya.


Gadis itu perlahan mengangkat wajahnya.


Deg........


Asline kembali mematung dengan jantung bergemuruh hebat.


Apa ini?.


Sepasang manik hitam nan tajam menatapnya, lurus begitu dingin namun terlihat jelas badai besar disana.


Asline menengadah dan Rayga menunduk.


"Tu...tuan muda Wiguna? ada...ada apa anda disini? mengapa...mengapa anda menatap saya seperti itu?" Asline tergugup.Memang benar Asline sendiri belum menyadari siapa Archana dan siapa yang dirinya bantu dalam menjadi model mereka.


Grephhh....


Asline tersentak kaget kala lengannya diseret paksa keluar dari lokasi pemotretan.


"Lepaskan aku tuan!! anda ini kenapa ?!!" Asline memberontak kala cengkraman tangan pria tampan itu bagai capit besi yang begitu kuat.


"Diam dan ikut saja!!" Rayga menoleh kebelakang menatap dingin sosok cantik yang dirinya seret paksa.


Bahkan pakaian mode yang Asline kenakan belum gadis itu ganti.


Deg


"Damn!! pakaian ini akan kubakar!!" Nafas Rayganta memburu kala melihat belahan dada Asline yang nampak mengintip dari gaun putihnya.


Asline bahkan berjalan terseok tanpa alas kaki lagi,para pekerja butik maupun pengunjung menatap bengong pemandangan itu.


Mimpi apa mereka bisa melihat langsung sosok fenomenal sang CEO Alzeus!.


Namun ada yang ganjal!.


Siapa gadis yang tengah diseret paksa oleh sang pangeran Wiguna?.


Dan apa hubungan keduanya?.


Bahkan Acela sudah berlari dibelakang gadis itu diikuti wajah pias Samantha.


Jangan bilang!!.....


"KAKAK ITU KENAPA COBA?!! KAK TOLONG JANGAN KASAR SAMA KAK ASLINE!!" Archana bahkan sudah menangis kala melihat tumit Asline yang telihat mulai lecet kala gadis itu mengambil langkah.


Rayga diam tak bergeming.


Ia seakan tuli oleh tangis sang adik dan rintihan kesakitan dari gadis malang yang tengah ia seret.


Cekrekkkk....


Pria itu berhenti kala merasa sebuah flash kamera terdengar.


Pria itu menoleh dan mendapati seorang wanita kaya memotret dirinya tanpa izin.


"Ponselmu" Rayganta dengan suara dingin nan berat mengulurkan tangannya,wanita itu dengan gemetar menyerahkan ponselnya .


Dan...


Apa yang terjadi selanjutnya cukup membuat langkah berlari Archana terhenti dan jantung Asline berdegup kencang penuh ketakutan.


Brakhhhh...


PRANKKKK.....


Ponsel mahal itu dihempas kelantai setelah hancur bahkan pria dengan aura dingin itu menginjak benda naas itu hingga hancur berkeping-keping.


"Siapa yang mengizinkanmu mengambil gambar? kali ini hanya ponsel,lain kali kepalamu akan ku remukkan!!" Manik tajam Rayga semakin gelap.


Wanita itu bahkan jatuh lemas kala alunan suara berat itu begitu mengerikan bak lonceng kematian.


Kembali menyeret tubuh lelah Asline hingga menuju pintu keluar.


"Tu... tunggu!! mau dibawa kemana aku?! dan setidaknya biarkan aku mengganti gaun ini dulu!! BERHENTI!! tolong tanganku sakit..." Asline sudah kehabisan tenaga.


Mental maupun fisiknya terguncang melihat tempramen sesungguhnya dari pria paling misterius di kerajaan Wiguna itu.


Diam.....


"ALARIK!! KUNCI MOBIL,BERIKAN PADAKU!!" Raung Rayganta benar-benar membuat bahkan kaca dinding butik bergetar .


Asline mengigil entah mengapa hati kecilnya merasakan bahaya yang teramat sangat.


Alarik dengan linglung dan takut melempar kunci mobil sport Lamborghini hurucan putih itu dengan sigap.


Acela mengatur nafasnya yang memburu,menatap wajah pias Alarik saudara kembarnya.


Samantha memapah tubuh Archana yang bergetar takut.


"Rik, apakah nona Asline akan mendapat masalah? sebenarnya mengapa brother Rayga terlihat begitu marah?!! tolong seseorang beri aku penjelasan!!" Acella mengerang frustasi.


Alarik dengan wajah penuh sesal mengangkat bahu tidak tau.


Jangan katakan isi fikiranya benar!.


Sang big bos tertarik pada gadis itu ? jika benar,maka habis sudah!.


"Mama Samantha.....hiks...mengapa kak Rayga begitu marah pada kak cantiknya Archa? hiks...kak Asline tidak akan di jahati oleh kak Rayga bukan ma? ma...tolong hubungi Daddy untuk hentikan kakak!! hiks...Archa yang bawa kak Asline kesini dan Archana akan sangat buruk jika sampai kak Asline celaka oleh kak Rayga!! hiks...cepat mama!!" Archana menangis meraung keras,mengguncang lengan ibunya itu dengan putus asa.

__ADS_1


Samantha menggeleng tak berdaya,bahkan jika menelpon Arkansas sekalipun tak akan membatu banyak.


Yah,para pria muda itu hanya bisa menurut oleh mendiang Liora.


Bahkan sampai saat ini,tidak ada satupun dari tetua para keluarga clan Wiguna yang mampu menghentikan kegilaan para pria muda itu.


Terlebih sang Zeus.


Para monster itu benar-benar sudah tak terkendali!.


Bahkan Samantha melirik sosok Alarik sendiripun sedikit takut.


Para pangeran iblis itu gila dengan cara mereka sendiri .


"Archa...sudah tenang sayang,mari berdoa saja semoga kakak kamu tidak lepas kendali diri!!" Samantha mengelus pucuk rambut Archana dan membawa masuk kembali gadis itu kebutik.


........🥀.........


Mobil sport berwarna putih itu bergerak,melaju begitu cepat diatas batas maksimal.


Sangat cepat dan tak mengenal batas!.



Bahkan kendaraan lain segera menyingkir,malang lagi bagi yang tak sempat menyingkir.Karena Zeus muda itu tak segan menabrak siapa saja yang menghalangi jalannya.


Alarik sudah meretas sistem jalur kendaraan,titik koordinat dimana Rayganta melaju sudah kosong begitu pria muda itu melewati pusat ibu kota.


Didalam mobil,Asline bahkan merasakan jiwanya ditarik paksa keluar.


Bernafas terasa berat,keringat dingin mengucur dari kening gadis itu.


Aura didalam mobil benar-benar menindas!.


Asline ingin berteriak kala mobil beberapa kali hampir menabrak kendaraan lain saat belum memasuki jalanan utama kota,beruntung kap depan mobil itu telah dimodifikasi dengan baja.


Asline bergerak gelisah,gaun-nya bahkan sesekali tersingkap kala melewati bagian sedikit tidak rata.


Malu,sungguh malu kala ia tau dengan pasti manik tajam yang terlihat gelap itu sesekali meliriknya.


Rayganya tak bicara,melampiaskan semua kemarahan pada laju mobilnya.


Darahnya mendidih,ditambah lagi melihat model pakaian yang kini digunakan oleh kucing manis itu!.


Jangan fikir karena tak pernah terlihat dekat dengan wanita, lantas ia tak akan tertarik oleh kaum hawa itu? yah.Hanya belum menemukan sosok perempuan yang bisa membuat darah mudanya mendidih.


Dan kini ia telah menemukan sosok itu,diam dan membuat hasrat sebagai pria dominan-nya berkobar!.


"Damn!!!"


Deg....


Asline menoleh takut begitu mendengar umpatan dari pria berwajah tampan penuh amarah itu.


Rayganta menutup mata,kala dibawah sana juniornya terasa mulai tegak tak terkendali!.


Sialan!!...


Rayga memaki,nafasnya memburu kala gunung kembar putih dan lembut itu benar mengintip dari gaun putih yang dikenakan oleh Asline.


"Acella sialan!! akan kubakar semua rancanganmu!!" Rayga membatin dengan sumpah serapahnya.


Berada semakin lama didalam mobil,dengan aroma manis bunga lavender yang terus menggelitik jiwa predatornya.Wangi dari tubuh kucing nakal-nya.


Rayga merasakan siksaan paling mengerikan untuk pertama kali dalam hidupnya.


Asline menegang kala melirik dari ekor matanya,wajah tampan itu semakin gelap dengan manik memerah layaknya sang predator menatap buruannya.


Apa salahnya sehingga mengalami dan terjebak dikeadaan yang begitu mengerikan ini?.


Asline menyatukan kedua tangannya bertumpu diatas paha dan mulai berdoa didalam hati.


Takut.....


Dirinya sangat ketakutan!....


Terlebih lagi,melihat cengkraman pada stir kemudi yang begitu kuat.


Ada-apa dengan raja tiran grup Wiguna itu?.


Ckiiitttt......


"AKHHHH!!!" Asline tanpa bisa dirinya cegah akhirnya berteriak kala mobil tiba-tiba membanting stir dan berhenti disebuah jalan sepi dengan lampu rusak.


Ini sudah hampir pukul 9 malam.


Mobil sport itu akhirnya berhenti dengan meninggalkan jejak ban pekat diatas aspal.


Deg....Deg....Deg....


Jantung Asline terus bergemuruh,merasakan ketakutan yang lebih parah dibandingkan saat para pembunuh Dante mengejar dirinya.


Asline menatap keluar kaca mobil,sepi.


Gelap!....


Dengan sisa keberanian,gadis itu menoleh menatap wajah dingin Rayganta penuh tanya.


"Tu...tuan Alzeus,mengapa anda membawa saya kemari? dan....dan...bisakah anda membawa saya kembali? ji...jika tidak,saya tidak masalah mencari taksi dan kembali seorang diri" Asline berucap dengan terbata-bata.Entah mengapa seakan ada sepasang tangan tak kasat mata mencekik lehernya dan mengubur dalam keberaniannya.


Mengapa ia tak melawan dan melarikan diri saja?.


Entahlah!...


Seakan semua kemampuan pertahanan dirinya terkubur dan asline merasa pria ini,dewa yang begitu dipuja dikalangan wanita dan di agungkan oleh para pengusaha lainya.


Dia...


Terlalu berbahaya!.


Semakin takut kala pria tampan itu bahkan tak bersuara.


Hingga.....


Deggggg....


Rayganta kini benar-benar memutar tubuhnya menghadap sepenuhnya pada Asline yang terpaku.


Asline mengangkat kedua tangannya menutup dada dimana manik gelap pria itu terus terkunci.


"Apa begitu murah kau umbar tubuhmu?!"


Dan seketika,seakan petir menyambar telak sudut terdalam hatinya.


Bukan hanya perkataan kejam tak berperasaan,namun tangan pria itu juga tak tinggal diam bergerak akan menyobek gaun putih yang dirinya pakai.


"TIDAK...!!"

__ADS_1


.......🥀.......


...TBC...


__ADS_2