
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan coment ya...
...🍹 Happy reading 🍹...
Rayga mengusap wajah cantik istrinya yang nampak tertidur damai bersandar padanya, sembari menunggu pesawat yang mereka tumpangi mendarat di bandara internasional Jogjakarta.
Tak mengindahkan tatapan para penumpang pesawat yang menatapnya penuh binar kagum,para wanita itu bahkan rela sesekali berdiri dari kursi mereka hanya untuk menoleh kebelakang.
Inilah yang Rayga benci jika menaiki alat transportasi umum,terlalu banyak mata yang memandang dirinya bak daging segar siap santap!.
Beruntung sebelum menaiki pesawat tadi,Rayga sempat menutupi wajah cantik istrinya dengan topi dan masker.Jika tidak bagaimana para penumpang pesawat pria akan menatap istrinya nanti?.
Menatap arloji hitam bertabur safir dipergelangan tangannya.
Sebentar lagi.
"Punya jet bahkan pesawat pribadi tapi sayang sekali tidak terpakai....untung sayang istri...." Rayga bergumam rendah,wajahnya semakin datar dengan manik berkilat dingin pada setiap wanita yang sibuk mengambil potret dirinya!.
"KYAAAAAA... pria itu sangat tampan! apa dia seorang model?!"
"Tidak tau tapi ekspresi wajahnya sangat menakutkan!!"
"Siapa perduli yang penting dia tampan!"
"Coba lihat wanita yang tertidur dan bersandar pada si tampan itu! aku iri sekali...."
"Pasti wajahnya sangat jelek sampai tertutup begitu!"
"Yah...sayang sekali pria tampan itu harus duduk bersama wanita yang jelek!"
"AKHHH...rahimku hangat hanya melihat postur tubuhnya!!"
"Hahaha...pasti banyak roti sobeknya!!!"
"Sayang sekali pacarku tidak punya body sebagus dia...."
Rayga menghela nafas berat,ingin sekali dia merobek mulut berisik para wanita itu.
"Enghhh... hubby...." Asline bergumam dengan perlahan mulai bergerak merasa terusik atas dengungan para betina yang kini menatap suaminya,sayangnya asline yang masih setengah sadar tidak menyadari itu.
Pesona seorang Wiguna memang luar biasa!.
"Sttttt...kita akan landing sebentar lagi amour...sekarang ayo bangun dan minum dulu air hangat ini..." Rayga berucap lembut sembari meraih tisue basah dan mengusap wajah cantik istrinya setelah ia dengan senyum sarkas menatap para wanita yang berani mengatai istrinya jelek!.
Jelek apa? kalau yang model istrinya jelek lalu devinisi cantik itu seperti apa?.
Inilah mulut para wanita,dimanapun mereka berada!.
Para wanita itu seketika terdiam patah hati saat melihat wajah cantik wanita yang mereka katai jelek itu sebelumnya.
Melihat wajah tampan itu tersenyum dingin,para wanita itu akhirnya duduk dengan tenang sembari menutupi wajah mereka malu.
Berbeda dengan para pria yang duduk disekitar kursi pasangan Wiguna itu.
Manik mereka tak berkedip sembari mengusap dada sabar.
__ADS_1
Yang cantik memang tak mungkin sendiri!.
"Kenapa? wajahnya jelek begitu?" Asline menarik kedua pipi tirus suaminya dengan cubitan lembut.
Rayga menghela nafas,menatap wajah cantik dengan manik indah berkilau cerah .
Rayga meraih telapak tangan yang lebih kecil dari miliknya itu.
Cup......
"KYAAAAAA...aku baper......!!"
"Potek hati eneng bang!!!!"
"Yah baru mau kenalan sudah dihempas saja...nasib..nasib.."
Asline mengeryit,memutar arah pandangan pada sekitar kursinya dan suaminya.
"Kenapa dengan para wanita ini?!" asline menggeleng miris.
Asline menyandarkan tubuhnya pada dada bidang suaminya sembari menatap kaca pesawat.
Awan putih menabur diantara birunya langit yang mulai terhias sunset.
"Aku suka naik pesawat...rasanya semua masalahku tertinggal saat benda ini naik menembus awan....hubby......terima kasih atas perjalanan ini..." Asline berucap sembari mendongak dan membiarkan bibir hangat suaminya mendarat lembut di keningnya .
Mengacuhkan suara hati yang retak disekitar mereka, asline tertawa geli.
Yah,dampak sosial punya suami berwajah dewa!.
"Keliling dunia itu menghabiskan uang hubby...banyak hal yang bisa kita lakukan jika kita memiliki uang lebih.... jalan-jalan dan berfoya-foya itu bukan kebutuhan! itu bisa dilakukan sesekali saat kita terlalu jenuh pada kesibukan....lebih baik lakukan hal yang bermanfaat seperti memberi sumbangan atau membangun yayasan..." Rayga tersenyum penuh puja,inilah istrinya bukan wanita tamak yang haus harta!.
"Kamu bisa lakukan apapun dengan uangku dear...milikku adalah milikmu!!" Asline tertawa geli saat suaminya mulai menggosok hidung mereka,tertawa atas tingkah manis itu dan keduanya akhirnya duduk tegak saat seruan pemberitahuan yang mengatakan pesawat bersiap landing terdengar.
"Akhirnya....." Asline berseru riang.
Semua penumpang mulai bergerak saat pergerakan pesawat terhenti.
Rayga meraih telapak tangan istrinya dan merematnya lembut namun sedikit kuat.
"Biarkan orang lain keluar dulu..jangan buru-buru aku tak ingin tubuh kecilmu tersenggol!" Rayga berucap jenaka sembari mulai memakaikan lagi topi dan masker istrinya.
Sementara dirinya mulai memasang kembali kaca mata hitamnya dan menghidupkan ponsel.
Memastikan jemputan mereka stand by hingga tak ada adegan menunggu yang membuat istrinya lelah.
"Kita akan menginap dimana?" Asline bertanya saat mereka telah menuruni tangga pesawat.
"Bungalow nenek...." Rayga tersenyum penuh arti.
Yah, Rafendra dulu saat masih muda sempat membangun sebuah bungalow besar untuk Anggi di salah satu tempat di Jogja.
Begitu keluar dari pesawat sebuah mobil Alphard putih sudah menunggu.
"Big bos!! senang melihatmu lagi...." Seorang laki-laki bergerak mendekat cepat dengan heboh,wajah pribumi asli dengan garis wajah tegas namun sorot mata jenaka.
__ADS_1
Rayga menarik senyum tipis dan mengangguk.
"Apa kabar Erwin?" Rayga berucap sembari menepuk bahu salah satu sahabat masa senior high school nya dulu di Indonesia.
...( Masih ingat Erwin? anak laki-laki yang dikeluarkan Rayga remaja dari kantor polisi? baca di chapter awal-awal yang reader setia pasti ingat! )...
Erwin tak kuasa mengembangkan senyum lebarnya,mimpi apa bos yang dulu terkenal bak kulkas berjalan itu mau membalas salam basa-basi?.
Jangankan salam,balas senyum saja sudah mustahil!.
"Baik bos...semua anggota Dark Eagle sudah sukses semua sekarang...yah meski kami sudah tersebar setelah kita semua lulus...." Erwin berucap sembari tersenyum begitu lebar,asline bahkan bergidik.
Apa tidak takut bibir itu sobek?.
"Hm..bagus...." Erwin tak tersinggung atas reaksi balasan bos geng SMA-nya dulu itu.
Manik Erwin teralih pada sosok yang tertutup masker dan topi .
Mulutnya dengan tak elit mengangga lebar.
Sejak kapan bos anti perempuan ini begitu dekat bahkan tak jijik merangkul seorang wanita?.
"Dia istriku...." Ucap Rayga begitu melihat tatapan selidik Erwin.
Kembali mata itu terbelalak tak percaya.
"Berita besar....jika para anggota mantan Dark Eagle tau mantan bos mereka akhirnya normal..bisa syukuran tujuh hari ini bos..." Erwin menyeru sembari tersenyum lebar menatap asline takjub.
Memang,tak ada mantan anggota geng remaja Rayga yang tau soal pernikahannya.
Sang kakek dan sang ayah hanya menyebar undangan pada relasi bisnis juga keluarga besar mereka.
Undangan tersebar di seluruh Eropa,namun tak sampai kawasan Asia.
"Woah...berarti anda bu bos saya...salam kenal Mrs..?" Erwin menggaruk kepalanya kikuk.
Sadar bahkan belum memperkenalkan diri.
"Saya Erwin Lesmana..anggota big boss masa remaja dalam geng motornya... Saya punya restoran bintang lima yang tersebar dibeberapa titik Jogyakarta dan senang bertemu anda...." Erwin mengulurkan tangannya namun sebelum tangan lembut itu membalas.
Plak...
"Don't touch..." Rayga tersenyum penuh ancaman,Erwin terbelalak horor.
"Ya elah bos... posesive juga kira-kira kali bos ..saya juga sudah punya istri..." Erwin berucap frustasi,sakit sekali tepisan maut tangan besi itu!.
"Cepat jalan...bawa ke alamat ini,aku tidak menghubungimu untuk cari kesempatan melirik istriku..." Rayga menatap Erwin dengan tatapan tajam mengintimidasi.
Erwin tertawa nanar,sikap arogan dan tirani ini tidak hilang ternyata!.
"Baiklah bos dan Bu bos..silahkan naik saya akan menjadi tour guide anda selama disini....welcome to Jogjakarta... welcome to Indonesia!"
Asline tersenyum riang saat melihat koper-koper besar miliknya dan sang suami telah dibawa oleh pria-pria dengan setelan kemeja santai.
...TBC...
Maaf ya sedikit dulu El lagi gak enak badan .
__ADS_1
..........