
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya πΉ...
...Vote,like dan komen...
Maaf ya El up sedikit..El banyak kerjaan soalnya jadi harap jangan marahπ
...π...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...π...
Taman sebuah playgrup.
Suasana sepi dimana suara khas anak-anak yang ceria juga riang nampak sayup terdengar dari jarak tak jauh.
Sementara itu...
Dibawah sebuah pohon mangga yang cukup besar.
"Sttttt...jangan ribut nanti kita ketahuan pak botak!" Shino membekap mulut Rexion yang hendak meracau.
"Tapi kalian serius mau bolos kelas? nanti ketahuan kakek Kansas kita bisa digantung!" Gyolix bergidik.
9 anak laki-laki tampan itu nampak berkumpul sembari menampilkan wajah suram.
"Dengar aku bicara apa?! mommy cantik akan melahirkan dan para pria jahat itu justru mengirim kita ke taman kanak-kanak?! serius? kita disatukan dengan bocah-bocah ingusan dan cengeng itu?! huekkkk...harga diriku sebagi putra Wiguna clan Lumiro generasi keempat hancur! iblis -iblis itu sangat licik... tapi kita tak boleh mundur... bagaimanapun caranya kita harus bisa pergi ke rumah sakit Healthy Hospital!" Altair berucap dengan wajah geram.
Wajah imut itu sungguh tak sesuai dengan lemak bayi di kedua pipinya!.
Definisi anak ajaib!.
Manik ke delapan anak laki-laki itu membola horor.
"KAU YANG BENAR AL?! SIAPA YANG MEMBERI TAHUMU MOMMY KITA AKAN MELAHIRKAN? BUKANKAH MASIH 1 BULAN LAGI?!" Rexion dengan pekikan tertahan mengguncang bahu altair.
__ADS_1
Anak laki-laki berkaca mata itu merotasi bola matanya jengah.
Menepis kedua tangan Rex dari bahunya.
Altair memberi kode agar semua saudaranya mendekat.
"Aku tak sengaja dengar saat mama bicara dengan papa satu hari yang lalu! kalian tau?! Zeus jahat itu dan para pengikutnya memaksa para ibu kita tutup mulut soal kelahiran adik kita! " Altair berbisik geram.
Kembali, manik-manik bulat nan lucu itu membola horor.
"Dasar iblis jahat! mereka menghalangi seorang kakak yang ingin melihat adiknya? tapi mengapa kamu baru memberi tahu kita semua setelah hampir dua hari?" Delion putra kedua acella dan Dixon itu memicing tajam pada wajah kalem Altair.
"Aku harus pastikan dulu semua benar baru kuberi tahu kalian! kalau kuberi tahu dari awal..siapa yang menjamin kalian tidak akan merusuh dan memberontak pada orang dewasa dan akhirnya bukanya di kirim ke taman kanak-kanak,kita justru akan dikirim jauh ke rumah kakek buyut lingga di Jepang! kalian mau?" Altair dengan sabar menjelaskan pada saudara-saudara bodohnya ini.
"Hahaha..kau ternyata pintar ya Al...!" Shino terkekeh dengan wajah polosnya.
Altair mendelik,bocah dengan IQ Hampir mendekati 180 itu hanya bisa menghela nafas sabar.
"Lalu apa rencananya?" Derino kini bersuara.
"Ya Al..kau kan otak segala kejahatan kita..." Danzuar ikut menimpali dengan senyum jenaka.
"Bukan hanya kejahatan..dia otak segala kriminal!" Maiden terkekeh geli sembari membalik topi ala rapper diatas kepalanya.
"Sudah... sudah! bicara lagi percaya tidak altair akan membongkar segala aibmu didepan semua orang dewasa!" Raindres menengahi saat melihat senyum culas dari altair.
"Aib apa? aku tak punya aib ya....!" Danzuar berucap ponggah.
"Ya Rain..kami itu masih polos..." Maiden berucap sembari tersenyum polos.
Altair menatap wajah-wajah itu.
Sok polos!....
"Rexion...kau yang merusak prototipe alat keamanan baru di ruang kerja kakek Kansas!"
Rexion mendelik horor.
"Kembar D...kalian yang sudah mengacaukan kencan papa Xain tapi mengelak dan menyalahkan paman kecil shura!"
Derion dan Dilion meringis kikuk.
"Danzuar...siapa yang hampir membakar dapur hanya karena ingin menyeduh secangkir teh untuk Mama Deli? ahh...yang juga merusak blender mami Jessy?"
Danzuar mencibir ganas, apa-apaan seperti hidup tak ada privasi saat bersama mata iblis putra papa Alarik ini?!.
"Shino...siapa yang tak sengaja merusak dojjo papa Ryu?" Shino melongo kaget,bocah bermata sipit itu menatap Alarik ngeri.
"Dan Gyolix...si polos iblis..siapa yang sudah tak sengaja meracuni kembar panda mommy karena cemburu?"
Gyolix,putra dokter Gion itu berdecak sinis.
Dia harus tetap menjadi anak polos didepan para ibunya dan dunia! tapi mata iblis ini benar-benar bisa menembus rahasia apapun!.
"Dan terakhir...siapa yang suka mengkoleksi foto perempuan cantik dengan bik*ni?"
Maiden terbelalak,bocah tampan berwajah oriental itu mundur dengan ekspresi bak melihat hantu!.
Duarr ...!
__ADS_1
Seketika para putra kecil clan Wiguna ini menatap altair penuh dendam.
"Apa? aku benar...kan?" Altair menyeringai licik.
Sungguh,siapa yang disalahkan saat kemampuan hebat sang ayah turun padanya diusia dini? Altair dalam copi sempurna Alarik juga axel,sang kakek!.
Si jenius muda!.
"Kau memasang cctv pada kami?! dimana kau letakkan dasar mata empat!!!!" Raung Rex dengan geraman setuju Maiden.
"Apa marah-marah?! mataku bisa dimana saja salah sendiri kalian itu ceroboh! dan.. bodoh!!"
"HEI KAU MATA EMPAT!!" Ruang para bocah itu terkecuali Raindres!.
Yah,putra Raider itu terlalu malas berbuat ulah jika tak ada yang mengotori otaknya!.
Altair mengendik bahu acuh,lalu meraih tab mini miliknya dari dalam tas.
"Lihat ini aku tak tau mengapa? tapi mommy dibawa ke rumah sakit dua hari yang lalu ..coba perhatikan tingkah ibu kita dirumah! mereka terlihat mencurigakan..bahkan sejak itu mommy belum kembali dari rumah sakit....aku curiga.. bagaimana jika mommy tidak baik-baik saja?" Altair berucap dengan wajah sendu.
Para batita tampan berusia 3 tahun itu saling menatap satu sama lain,kecemasan datang bak angin tornado.
"Lantas bagaimana Al?! kita tak mungkin bisa kesana begitu saja! jika terlihat pasti Daddy akan mengirim kita pulang!" Raindres berucap panik.
"Tenang.. aku sudah susun rencana!"
..........
Kepanikan terus terlibat disebuah bangsal di lorong vip khusus clan Wiguna.
Kayra tak menyangka kelahiran cucu pertama Arkansas akan menjadi begitu sulit!.
"Pembukaan pertama baru terjadi saat seharian merasakan sakit perut luar biasa! sungguh ini menakutkan!" Victoria berucap getir.
"Rayga duduklah son! dengan kau terus mondar-mandir seperti itu tak akan mengurangi sakit istrimu!" Arkansas berucap frustasi.
"I can't dad...." rayga menjawab gelisah .
Sudah dua hari sejak istrinya merasakan sakit perut luar biasa,hingga kini hanya kontraksi dan bayi-bayi mereka belum juga lahir!.
"Sabar...kita hanya bisa menunggu dokter Amanda memberi kabar!" Rion menepuk pundak lemah rayga.
"Ini kelahiran prematur..waktunya lebih cepat satu bulan dari yang diperkirakan para dokter, terjadi kontraksi hebat akibat posisi salah satu bayi bermasalah...papi hanya memberi tahu dari analisis papi sebagai dokter... asline harus berjuang lebih keras untuk ketiga anak kalian... Rayga...papi bukan menakutimu...hanya saja harus siap pada konsekuensi apapun!" Gabriel berucap dengan tegas.
Pria baya yang duduk di sisi kanan Arkansas itu tak bisa membantu banyak saat kandungan bukan spesialis dirinya maupun putranya,Gion!.
"Begitu sulitnya,papi?" Jihan bertanya dengan ngeri.
"Benar...asline bukan hanya mengandung 1 atau 2,tapi tiga! bukan hal mudah apalagi ini kelahiran pertama bagi asline! cukup luar biasa dia bisa menjaga dirinya tanpa banyak kendala saat kehamilan 7 bulan belakang! 8 bulan...kurasa ada satu diantara tiga bayi itu yang akan terlahir prematur...maaf big bro...aku hanya berucap dengan analisis ku..." Gion berucap dengan suara dipenuhi kecemasan.
Rayga terdiam,mendengar ucapan ayah juga saudaranya yang berprofesi sebagai dokter.
Bukan hal mudah namun apa yang menjadi takdir hanya bisa dijalani.
.....TBC.....
Flashback besok ya awal mula...π
..........
__ADS_1