
...Hai jumpa lagi 🍂...
.......♣️.......
Disebuah gedung perusahaan industri makanan dan mebel yang menduduki peringkat ke enam sebagai perubahan berbasis pangan di Inggris,sederet mobil sedan hitam dengan beberapa motor dan mobil sport berhenti dengan decitan keras ban kendaraan mereka.
Para staf terhenti dari segala urusan dan menatap kearah pintu masuk lobby dengan ekspresi tercengang!.
Sekumpulan pria dengan wajah tanpa ekspresi berjalan masuk dengan pistol ditangan masing-masing.
Para staf keamanan yang mencoba menghentikan dihempas dan dibunuh dengan sekali tembak.
DORRRRRRRRRRR...
Aaaaaahhhh!!!
Seketika teriakan panik dan ketakutan terdengar.
Para karyawan berlari menepi merapat satu sama lain gemetar dalam ketakutan.
Seluruh gedung lantai satu jatuh dalam kengerian!.
Deretan besar para pria dengan tubuh atletis itu terbelah menjadi dua sisi,dan sebuah mobil lycan hitam akhirnya berhenti.
Para karyawan bergidik,mereka mengenali beberapa pria tampan yang turun dari mobil dan motor sport yang berbeda itu.
Mereka,para tuan muda kaya dari keluarga ternama juga para bilioner pengusaha muda di ibu kota!.
Mengapa para orang besar ini datang dan membawa keributan?! sesuatu yang buruk pasti akan terjadi!.
Para karyawan itu melihat saat,dari pewaris lima keluarga besar kini bahkan berdiri bersisian didepan pintu menunggu pintu mobil lycan itu terbuka bersama para pria yang terlihat seperti sekelompok anggota mafia!.
Apa ini?!.
Tuan muda Houston!..
Tuan muda Luksius!..
Terlebih....
Tuan muda Wiguna!..
Tiga raksasa penguasa London itu bahkan terlihat menampilkan ekspresi ngeri diwajah mereka!.
Deggg...
Dan saat setiap mata ketakutan menatap pintu mobil yang terbuka pada akhirnya.
Satu sosok laki-laki dengan paras luar biasa dan ekspresi wajah mengerikan turun!.
Itu Tuan muda sulung Wiguna! itu adalah dewa Zeus yang agung!...
Semua orang tak bisa berkata-kata oleh kejutan yang luar biasa membawa rasa takut itu.
Pria itu berjalan dengan sosoknya yang tinggi,tegap dengan mata menatap lurus menghunus tajam!.
Dia adalah pemimpin dari lima keluarga besar!.
Mengapa pria yang dianggap keberadaannya sama mulia dengan kehadiran sang raja datang dengan ekspresi murka?!.
"Maaf tuan muda Wiguna? ada..ada apa anda semua kemari dan membawa kerib-"
DORRRRRRRRRRR...
Rayga,sebelum bahkan kepala keamanan gedung perusahaan HR industri itu selesai bicara,sebuah tembakan sudah menembus tempurung kepalanya dengan ekspresi dingin sang pelaku,rayga berlalu dengan menginjak tubuh sekarat itu dengan senyum dingin.
Tidak ada aura manusiawi lagi didalam tubuhnya,hanya ada aura membunuh yang kuat!.
Xain menggerakkan jarinya dan empat orang pria dengan tanpa ekspresi menuang bensin dan membakar tubuh itu tepat ditengah lobby gedung.
Kemarahan....
Hanya ada kemarahan yang para pria berwajah rupawan itu bawa!
AKKHHHHH...
"PANAS....MATIKAN API INI!!" pria malang itu menjerit ditengah puluhan pasang mata yang memandang ngeri.
DORRRRRRRRRRR..
Raino menembak jantung dengan sekali bidik begitu melihat alarik dan rayga berjalan pergi menuju lift langsung ke lantai CEO gedung.
Dilantai khusus petinggi,para karyawan yang masih bekerja tanpa tau apa-apa terdiam begitu melihat sosok yang baru saja keluar dari lift.
Pesona yang dibalut oleh aura iblis!.
...# Back on #...
Dengan puluhan layar yang menampilkan hasil bidikan drone yang tersebar di seluruh jalan ibu kota.
Dan disebuah kursi kebesaran,duduk sosok Zeus yang menatap bak predator ganas.
"Drone 120 dan 135 menemukan titik lokasi mobil buruan kita! tim pemindai sudah selesai mengambil sempel dan lihatlah hasilnya!" Alarik yang memiliki kantung mata panda dikedua matanya berucap dengan nada rendah.
Sialan orang ini membuat mereka bekerja tanpa tidur cukup selama dua hari!.
Beraninya dia menantang Zeus gila ini dan membuat mereka bekerja ekstra!.
Bedebah!...
Alarik dengan gigi bergemeratuk keras menatap profile yang berhasil diidentifikasi.
__ADS_1
Mata para inti menatap profil yang terpampang dilayar besar.
"Tunggu!....." Sela Xain nampak termenung sejenak.
Mata dingin para saudaranya diriya indahkan.
Xain menunjuk profile itu dengan dagunya dengan manik menegas.
"Kalian tau perusahaanku bergerak dalam informasi bukan?" Melirik anggukan samar para saudaranya,Xain kembali berucap dengan keyakinan.
"Dia baru saja diangkat sebagai CEO setelah kecelakaan yang menewaskan kedua orangtuanya,pasang Franklin dan Ana Haris.Tapi....." Xain melirik wajah rayga yang terlihat tak ada ekspresi yang berubah.
"Dia sempat menghilang selama 1 bulan dengan alasan menenangkan diri saat masa berkabung...tapi yang aneh adalah... sebelum menghilang itu pria ini tak ada menampakkan perlu waktu menenangkan diri! dan anehnya dia menghilang entah kemana tidak ada satu orangpun yang tau!" Jelas Xain kembali.
"Jadi maksudmu,dia nampak baik-baik saja setelah pemakaman orang tuanya? dan justru berkata butuh waktu untuk menenangkan diri setelah waktu masa berkabung lewat? memang aneh untuk seorang pria yang terkenal workaholic!" Maxim menyambung paham.
" Perusahaan mebel dan industri makanan miliknya baru saja tanda tangan kontrak dengan Gradian hotel...itu lewat jaiden,lalu mengapa dia melakukan ini pada asline? " Diego menyeru jengkel.
"Satu kesimpulan.....Calvin ini tidak pernah bersinggungan dengan asline selain saat waktu jaiden memperkenalkan mereka sebagai rekan bisnis...dan kini dia menculik asline yang semua orang juga tau mereka tidak saling kenal dekat! intinya....dia pasti bukan Calvin! lalu kemana Calvin Harris yang asli?!" Raino menyeru emosi.
"Mati...."
Hening......
Satu kata saja dari sang Zeus dan semua menunduk hening.
"Mati? " Gion bergumam rendah.
"Zergan,itu pasti dia! kali ini dia pasti terlibat kematian pasangan Harris,membunuh Calvin dan mengkopi wajahnya! sialan....." Geram Raider menatap wajah tenang rayga ngeri.
"Dia memakai identitas Calvin mendekati asline..menjalani hidup pria itu dan akhirnya bertindak setelah berhasil menahan brother Rayga! mereka sudah merencanakan semua dengan matang dalam ketenangan sebulan terkahir kita! pantas saja para serangga tidak bereaksi..." Raino dengan gusar meneguk segaleng cofee kemasan yang ada di pojok ruangan dalam lemari pendingin Extra besar.
"Kita hanya akan tau setelah kita menemuinya...pergi ke HR industri!" Alarik berucap setelah melihat kebangkitan rayga yang berjalan tanpa kata.
Saat semua melangkah menuju pintu keluar,rayga berhenti.
Hampir saja melupakan sekumpulan benalu yang harus dimusnahkan.
Senyum dingin terbit.
"Diego.....urus semua yang sudah merusak pandanganku... malam itu!" Rayga berlalu tanpa perduli tanggapan Diego .
Diego,pria itu mengangguk patuh paham dengan pasti siapa yang harus dirinya bersihkan.
"Bawa tim 1 Delta...bunuh semua!" Raider berucap sembari menepuk bahu Diego yang tersenyum manis.
"With pleasure...." Balas Diego yang melihat kepergian para saudaranya.
...# back off #...
Rayga berjalan dengan langkah berat.
Dooorrr...
Raino menembak senjatanya kearah gagang pintu masuk ruang CEO.
Hening.....
"Tu..tuan...CEO kami sedang dalam perjalanan bisnis..." Seorang wanita yang terlihat memakai kartu identitas sebagai sekretaris berucap gagap.
"Kapan kembali?" Alarik bertanya dengan senyum rendah.
Wanita itu mengigil hebat.
"Tidak...tidak ada konfirmasi..Mr Calvin tidak meninggalkan pe-"
DORRRRRRRRRRR..
Rayga menembak telak jantung wanita itu tanpa belas kasih.
Lantai CEO gempar oleh teriakan-nya, ketakutan semua orang saat tubuh wanita itu tumbang bersimbah darah.
Rayga tidak lagi menjadi pria yang memiliki kesabaran.
Ketenangannya runtuh dan hanya keinginan membunuh yang tersisa.
"Mati...semua orang yang terlibat harus KUBUNUH...amour...aku akan tumbalkan mereka untukmu!" Rayga bergumam dengan senyum manis tak bersalah,alarik dan raino yang mendengar hanya mampu terdiam pasrah dengan ketakutan yang tersembunyi dalam.
Dan tak lama.
Suara tembakan dan teriakan terdengar dari lantai atas terus turun disepanjang lantai gedung.
Rayga membunuh semua yang terlihat oleh mata nya,raino dan alarik yang melihat hanya mampu mengangguk satu sama lain membiarkan saudara mereka yang lain bersama para anggota membereskan lokasi dan menghapus jejak.
"Ledakkan gedung ini setelah kami pergi ..hapus cctv dan bersihkan setiap kamera yang mengarah ke gedung ini!" Titah alarik melalui earpeace yang terhubung di ruang kontrol markas besar BE.
..........
.........
West Britania...
Rumah musim panas Harris famili..
Asline,wanita cantik dengan wajah pucat itu gemetar hebat dan menunjuk wajah pria yang berdiri tak jauh darinya itu dengan ujung jari gemetar penuh kemarahan.
Pria itu tersenyum,merobek topeng silicon yang menutupi seluruh wajahnya.
"KAU!! BASTARD!!!!" Asline meraung begitu melihat wajah asli yang kini terlihat jelas saat kulit palsu itu lepas sepenuhnya.
"Miss me?" Zergan,pria itu tersenyum penuh kemenangan mendekat dan semakin bertambah mabuk oleh wangi tubuh alami wanita cantik itu.
Asline benar-benar membuatnya gila!..
Dibalik aroma lavender,ternyata tubuh alami wanita itu beraroma Jasmine!.
__ADS_1
Asline mundur dengan hati berdarah-darah oleh kemarahan mendadak.
Dengan senang,zergan duduk di kursi yang diduduki asline sebelumnya dan meraih kertas putih berisi tulisan indah wanita itu.
"Puitis sekali.....babe...why you fell like that? apa aku menyakitimu?" Zergan meremat kertas itu dan membuangnya ketempat sampah dipojok meja.
Omong kosong!...
Asline ingin memaki tepat didepan wajah tak tau malu itu! wajah tampan itu tak berarti dengan bagaimana pria itu berprilaku!.
Membawa pergi istri orang lain dengan licik!.
"BASTARD...kenapa kau tidak mati dan pergi ke neraka?!" Asline memaki dengan tatapan tajam menantang ,zergan mengeram rendah.
Wanita cantik dengan mulutnya yang selalu mengeluarkan kata-kata makian padanya!.
Selama ini tak pernah ada yang selamat begitu menghina dirinya,namun asline adalah pengecualian.
Zergan terkekeh rendah.
"Back off!!!" Asline menyeru dingin begitu zergan mendekat dengan senyum manis.
Grephhhh...
"How dare you! lepaskan aku!!!" Raung asline begitu tubuhnya direngkuh dan dipeluk oleh kekuatan bak ingin membuat seluruh tulangnya remuk.
Zergan memeluk dengan erat, memejamkan mata dan menghirup aroma Jasmine tea yang menyerukan dari tubuh asline.
Aroma ini menenangkan amarahnya.
"I'm Zergan...and you are my destiny! lupakan si sialan Alzeus itu! begitu kau sedikit pulih kita akan terbang ke Rusia dan menikah dengan pesta yang meriah!"
Zergan terkekeh geli melihat wajah memerah terlihat murka dan tak terima asline,pria itu mengigit daun telinga asline gemas dan membuat wanita cantik itu meninju perutnya dan sikutan lemah.
Zergan terbahak...
Meski sakit wanita itu tak menyerah melawan!.
Berbeda dengan para boneka mainanya!.
Para wanita yang hanya berwajah cantik tetapi tak berotak!...
Hanya bisa menghangatkan ranjangnya!.
Begitu tubuh mereka terpisah,asline meraih tisue meja dan mengusap telinganya bekas gigitan lembut zergan dan mengusap kasar penuh perasaan jijik.
Zergan tak marah,pria itu menatap setiap reaksi asline penuh minat.
Wanita yang tangguh dan tak mudah di goyahkan!.
"Apa yang kurang dariku? aku sama kayanya dengan pria itu....aku bahkan punya kuasa sama meski bukan di kota ini...aku punya semua yang kamu butuhkan untuk menjadi wanita nomor satu di Moskow! kenapa kau tetap melihat pria itu alih-alih diriku? asline....apa kekuranganku?" Zergan bertanya main-main namun sorot dingin dimatanya membuat asline sadar,pria ini tidak main-main!.
"Pria itu? dia suamiku.....!" Tegas asline memperjelas status rayga pada dirinya.
Zergan terkekeh rendah,kedua tangannya terkepal erat.
Asline tak perduli,mati ya mati saja!.
Jika pria itu marah sekalipun dirinya tak perduli.
"Kau bertanya apa kekuranganmu? Zergan....bercerminlah,beli cermin yang besar dan mulailah introspeksi dirimu!" Asline berucap dengan senyum miring,menantang maut.
Prankkkk!!!....
Zergan membuang vas keramik yang menjadi hiasan meja tepat beberapa meter dari jarak kaki asline menapak.
Nafas pria itu memburu dengan senyum memperingati.
Asline menatap tanpa ekspresi,kemarahan zergan tertutupi oleh bayangan wajah tampan rayga yang tersenyum lembut penuh kasih.
"Rayga..suamiku adalah pria yang membuat bunga yang layu saja akan hidup kembali oleh satu saja senyum darinya...tapi kau...kau adalah racun! kau membuat bunga yang tumbuh mekar mati dalam sekejap! kau kasar... tempramenmu begitu buruk! Rayga mencintaiku dengan seluruh kelembutan dan kesabarannya! tapi kau....." Asline meraung murka,maniknya memerah menatap zergan penuh dendam.
"Kau membawaku dengan membunuh 12 orang pengawal ku...melukai adik ipar dan membuat kritis kepala kemanan Falcon...kau melukai banyak orang! matipun aku tidak Sudi tunduk padamu!" Asline berucap dengan senyum ketegasan.
Zergan terpaku,maniknya terlihat berkilat penuh badai.
Brukhhh...
Zergan menerjang dan menjatuhkan tubuh lemah asline diatas ranjang.
Manik pria itu memerah dengan rahang mengeras serta tatapan tajam.
Asline balik menatap dengan sengit,nafas memburu keduanya bertemu penuh amarah.
"Hati-hati dengan ucapanmu padaku Asline! aku bukan orang yang sabar...kau sudah melihat bagaimana kau bahkan menerima tikaman dariku demi adik iparmu itu! jangan menguji kesabaranku!" Zergan berucap rendah sembari menjulurkan tangannya mengusap ringan wajah pucat asline dengan kilatan dalam.
Asline memalingkan wajah namun zergan mencengkram dagu wanita cantik itu dengan nyalang.
"Lupakan bedebah itu! setelah pergi dari sini kau hanya akan melayaniku sebagai suamimu!" Zergan tersenyum dingin,tanganya berhenti ditulang leher jenjang asline,maniknya menggelap dan asline menatap bengis.
"Done you dare!!" Desis asline saat wajah segan semakin dekat dengan lehernya.
"BEDEBAH!!!" Raung asline saat zergan menyesap kulit lehernya dengan kalap.
Bercak merah perlahan terbentuk.
Brukhhh...
Asline menaikan kakinya dan menendang perut zergan yang berada diatas tubuhnya,pria itu terhuyung kebelakang dengan tawa menyeramkan.
"Melawanku? ingat asline..ini adalah permulaan saat ini aku masih bersabar,namun...coba saja lawan aku lagi nanti dan aku akan membuatmu tak bisa turun dari ranjang itu!"Zergan berucap arogan, membenarkan kemejanya yang kusut dan berbalik pergi dibawah tatapan lahar asline .
" Rayga please...diatas semua ini aku tidak berhenti percaya...kamu pasti datang ...." Asline terbaring dengan senyum nanar.
Menunggu hari berganti dengan harapan yang besar.
...TBC...
__ADS_1