
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...🥀 Happy reading and keep spirit 🥀...
Disebuah ruangan dengan suasana yang dihiasi cat dinding berwarna gelap monokrom, seorang pria dewasa berdiri didepan sebuah dinding yang terbuat dari kaca tebal dan anti peluru.
Ditangannya sebuah foto seorang balita manis dan menggemaskan menjadi obat kerinduan baginya.
Wajahnya yang tampan tersenyum begitu lembut,dibalik semua title tirani dan tak tersentuh itu ada cinta tulus kebapakan dan sosok suami yang begitu bertanggung jawab mencintai keluarganya.
Manik tajam itu menatap foto sosok putri kesayangannya,gadis kecil dengan wajah yang begitu manis dengan pipi yang dipenuhi lemak bayi!.
Foto itu adalah foto yang diambil saat putri kecilnya baru bisa belajar berjalan.
Rambutnya yang berwarna coklat gelap,manik hazel yang sama persis seperti mendiang sang ibu,wajah yang begitu manis,alis hitam yang begitu indah bak busur anak panah,maniknya yang bulat seperti boneka ,hidung kecil nan mancung,bibir berwarna sakura,kulit yang begitu putih cerah bak kelopak bunga mawar merah muda!.
Ya...
Putrinya yang begitu cantik juga manis.
Terlalu tenggelam dalam cinta kasih seorang ayah,Rayga menghela nafas panjang.
Adik bungsunya sangat keterlaluan!.
Bagaimana bisa adik juga ayahnya itu berani membawa pergi putrinya begitu lama?!.
Jika bukan karena masa lalu archana yang begitu memimpikan bisa memiliki seorang putri,apa seorang Zeus akan rela membiarkan putrinya jauh darinya?.
Tidak mungkin meski langit runtuh!.
"Daddy.....archana..... waktu kalian memonopoli putriku sudah habis!" Ucap Rayga menyeringai licik.
Hingga.
"Big bro...kau dibutuhkan di markas!" Alarik masuk dengan begitu kurang ajarnya,tanpa mengetuk dan langsung membuka lemari pendingin berisi beraneka ragam minuman kaleng bersoda!.
Rayga menatap dingin,meletakkan kembali bingkai foto gadis kecil kesayangannya.
"Kau mau kemana big bro?!" Alarik berseru kala Rayga sudah membuka pintu.
Zeus itu menatap Alarik bak melihat seorang idiot!.
Alarik mendelik atas tatapan itu,namun tak berani mengeluarkan protesan.
Yah,tentu saja .
Semenjak Zia kecil mereka tidak kembali tepat pada waktu perjanjian, tempramen Rayga semakin buruk!.
Salah sedikit bukan sakit telinga akibat makian, tapi para bawahan Z'industries itu akan benar-benar merasakan bagaimana rasanya masuk rumah sakit hanya karena salah ketik!.
Bukankah Zeus itu semakin gila?.
Jika saja gaji di perusahaan itu tidak setara dengan 5 kali lipat gaji perusahaan lain,sudah pasti mereka para bawahan malang itu memilih resain!.
__ADS_1
Bos tidak bisa senggol sedikit!.
Dengan memicingkan matanya yang tajam, Rayga meninggalkan Alarik yang menatapnya horor.
"Huft...serasa menemui malaikat maut!" Dumel Alarik jengkel .
..........
Derap langkah kaki terdengar mantap.
Rayga memasuki markas besar Blood Eagle dengan wajah suram,para inti bahkan bergidik begitu melihat saudara sulung mereka memasuki ruangan.
Yah,sebuah ruangan yang berada didalam kedalaman tanah sedalam 300 meter dari permukaan,ada banyak lorong yang dipenuhi jebakan dengan sistem keamanan tinggi.
Didalam ruangan itu,ada satu set sofa hitam yang jumlahnya setara dengan para inti.Satu sisi dinding penuh dengan layar monitor dengan pada tengah ruangan terdapat sebuah proyektor tiga dimensi yang semua diatur dalam satu kode rahasia.
Semua bisnis ilegal,legal dan semua data rahasia milik Wiguna famili dan seluruh clan pengikutnya ada di dalam kode yang bersumber dari satu PC.
"Kau bisa lihat sendiri big bro?" Ryu berucap dengan senyum samar.
"Apa masalah?" Rayga berucap dan duduk pada satu sofa tunggal disana.
rggggghhhh....
"Lepaskan aku!! bedebah sialan kalian semua! arggggghhhh lebih baik bunuh sa-"
CTARZZZ....
Uhuk....!
Rayga menatap proyektor yang kini menyala.
Senyum dingin pria yang semakin dewasa terlihat semakin tampan itu.
"Mata-mata kita beberapa minggu yang lalu..yang kau tugaskan menjaga baby z..mereka mendapati beberapa pria mencurigakan mengawasi rumah archana di Texas! dan kau tahu apa yang mereka dapat? para pria itu suruhan si bedebah Bryan! Pria ini tak terima posisi raja Britania tidak jadi miliknya dan justru diserahkan kepada orang lain setelah Brixton menolak tahta...yah...terutama setelah keluarga ratu Catherine kau dan Daddy sapu bersih! pangeran bodoh ini akhirnya menggila!" Jelas Alarik jengkel.
Rayga terdiam,sorot matanya berkilat dingin.
Yah,semenjak pernikahan Brixton dan archana akhirnya terjadi.
Kerajaan bergejolak!.
Raja Brinlaid mandat dengan pada mulanya Bryan akan mendapat tahta itu.
Wiguna maupun Brixton pada mulanya tak perduli akan siapa yang akan menjadi raja.
Namun,Bryan bukan hanya menjadi raja yang serakah juga semena-mena.
Dengan bantuan keluarga ibunya,ratu Catherine.
Pria itu yang baru saja duduk di kursi raja berani menargetkan archana putri kesayangannya Arkansas.
Bahkan ratu Catherine sendiri berani memerintahkan kudeta meracuni menantu dari mendiang ratu beloza!.
Tentu saja pada akhirnya Bryan di turunkan paksa dari kursi tahta begitu Wiguna dan seluruh clan pengikutnya mengirim surat agresi!.
Bukan hanya itu,bahkan Brixton sendiri membuat seluruh keluarga besar ratu Catherine tewas didalam kediaman mereka dalam satu malam!.
"Bermain dengan putri juga adikku? jangan sisakan satu tulangpun!"
__ADS_1
"Dia semakin menyerupai monster!"
Batin para inti bergidik,menatap satu sama lain dengan ekspresi horor.
.........
Texas....
Malam pukul 18.30
Bibir mungil itu mengerucut lucu,mata bulat itu melotot marah.
Bukanya takut.
Dua pasangan muda,dua orang anak laki-laki yang duduk di kursi meja makan segera tak mampu menahan tawa atas raut kesal putri kecil mereka.
Hahahaha...
Tawa pecah tak terbendung.
Bibir mungil itu semakin maju dengan mata bulat yang sudah berkaca-kaca.
"Z tan dah bilang! Z nda mau gi panggi albian dan Al tata! yang halus di panggil tata itu z! Z yang lebih besal dali kalian! " Gadis kecil itu mengomel kesal .
Yah, Arbian Brixton Kingsley.
Putra Brixton itu tertawa semakin kencang diikuti oleh.
Sergio Wiguna Sebasta.
Putra tunggal pasangan Arshenio dan serafina.
"Baby z...bicara saja kamu itu masih belepotan....terus ini ya...badan kita lebih besar dari baby z! jadi tidak boleh debat,z yang adek kami yang jadi kakak! benar bukan Sergio?" Arbian berucap dengan senyum jahilnya.
Sergio mengangguk sambil tersenyum samar.
Yah,anak laki-laki yang setahun lebih muda dari archer dan arezian itu memiliki badan yang setara dengan besar tubuh anak berusia 6 tahun!.
Sejak berusia 3 tahun,arshen sudah membawa putranya itu memasuki barak militer dan mulai menjalani pelatihan dasar disana.
Mendiang Rafendra,dengan uang juga kekuasaannya berhasil mendirikan sekolah dasar militer untuk para putra dari keluarga kemiliteran yang ingin mendidik keturunan mereka.
Dan yah,itu sekolah pertama yang berdiri atas nama Wiguna dibawah arshenio sebagai head master.
"Huh...telselah! ngan bicala lagi dengan z! talian jelek!" Gadis kecil itu pada akhirnya merajuk.
"Panggil kami kakak bukan kalian! coba.." Ucap Sergio menyeringai geli.
Zia menarik nafas,dibawah wajah hampir pingsan Sera juga archana atas betapa imutnya gadis kecil itu,juga arshenio yang sibuk memencet hidungnya kala merasa dirinya hampir mimisan!.
Juga Brixton yang sudah sibuk tersenyum seperti orang bodoh!.
"TATA JELEK!!!!!"
Bwahahahah....
Zia akhirnya menangis dengan memeluk tubuh arshenio yang sudah tersenyum penuh kemenangan dibawah tatapan sinis Brixton dan kedua putra mereka.
Menang banyak dapat di peluk si manis kecil kesayangannya tanpa bersusah payah main drama!.
__ADS_1
.....TBC.....