Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
The crazy kids


__ADS_3

...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...


...Vote,like dan komen...


...🥀 Happy reading and keep spirit 🥀...



Malam yang terasa sunyi,langit menghitam tanpa taburan bintang.


Pintu demi pintu dibuka,dan penjaga yang bertugas menjadi pengawas malam ini mengangguk puas menatap sosok-sosok kecil yang sudah terbaring terbalut selimut.


Begitu pintu kembali tertutup,sepasang mata segelap langit malam itu terbuka perlahan


Para penjaga berlalu-lalang silih berganti,namun itu tak membuat satu sosok kecil melangkah mundur.


Sorot matanya yang tajam tak menampilkan sedikitpun jejak ketakutan.


Anak laki-laki dengan wajah tampan tanpa riak emosi berarti itu perlahan bangkit dari ranjangnya,merasakan inilah waktu yang tepat untuk dirinya bergerak.


Sementara,dikamar lainnya.


Beberapa anak saling berkomunikasi lewat earpeace dengan suara lirih.


"Bagaimana jika ketahuan? Kakek Kansas akan mengubur kita hidup-hidup!" Suara resah gyolix terdengar .


"Ini terlalu nekat kalian tau?! bukan hanya kakek... bagaimana jika Daddy Rayga menangkap kita nanti ditengah jalan?! sumpah demi ****** Doraemon Maiden,aku lebih baik mendengar ceramah Oma Kayra dibanding menghadapi Daddy!"Danzuar berucap horor dimana manik Maiden mendelik atas ucapan Danzuar yang menyinggung color kesayangannya.


"Kalian jangan menakuti aku! siapa suruh hati si Archer itu sudah diganti dengan hati harimau! dia tidak ada takutnya....ia jika dia lakukan sendiri...ini si Arez justru menyeret kita juga!" Maiden menimpali dengan intonasi penuh kekesalan.


"Al....bicaralah sesuatu! kau otak kejahatan disini...." Suara Derino terdengar memaksa.


"Enak saja mulutmu mengatakan aku otak crime! memangnya aku bisa apa jika si Evil itu sudah bertekad!" Altair membalas sinis.


"Ya sudahlah...ikut saja paling-paling kita tinggal menangis saja didepan mommy line jika kita tertangkap nanti.."Delion menjahut dengan suara penuh percaya diri.


"Aelah...ya kalau Hades dan Zeus itu membiarkan kita bertemu mommy dulu sebelum dihukum ! kalau tidak? ya mati...."Raindres seketika menjatuhkan mental Delion seketika.


" Sudah cepat bersiap sudah waktunya!" ucap altair jengah.


"Aku Treamor..hiks... seseorang tolong berikan aku setangkai permen loli..."Gyolix mulai menangis dramatis.


"Diam! kau itu sehari saja tidak minta permen bisa?! permen mu itu sudah dibuang kakek..asal kau ingat!" Ucap Rexion jengkel.


"Hiks..ya benar! aduh pantas saja sudah beberapa hari ini lidahku terasa pahit! " Gyolix mulai menangis putus asa,lagi


"Cih...jangan lidahmu saja..hidupmu itu memang sudah pahit sejak lahir!" Rexion berucap dengan suara mengejeknya.


"HUAAAAAAA...kau jahat Rex....kita musuh pokoknya!" gyolix meraung dengan tangisannya.


"Ohhh berani... baik aku tidak akan menemanimu mencuri permen di ruang kakek!"Balas Rex santai.


"JANGAN!!" Gyolix membalas panik.


Hingga...


"SILENT!" Suara arezian terdengar jengkel.


Hening....


"Heh...jangan berteriak dengan suara jelek itu disini!" Raindres menyela kesal, telinganya berdengung atas teriakan Gyo dan Arez yang sungguh tak tau diri!.


Yah,dengan arezian para pewaris generasi ke empat masih dapat bersenda gurau,namun dengan archer.


Jangankan diajak senyum dan bercanda,yang ada belatinya akan terbang duluan membungkam semua orang!.


"Ya sudah tutup komunikasi aku melihat arc sudah sampai di depan base para penjaga!"

__ADS_1


Sementara itu disisi archer.


Tok...tok... tok...


Anak dengan wajah poker itu mengetuk pintu kamar salah satu penjaga,yah.


Penjaga yang sudah anak itu tau sebagai salah satu pilot helikopter yang biasa membawa masuk bahan makanan ke pulau.


Kriettt...


Pintu besi itu terbuka,wajah seorang pria muda dengan mata mengantuk terlihat.


"Astaga..tuan muda archer...sedang apa tuan muda di base para penjaga! ini sudah waktunya untuk tidur...jika tuan Arkansas tau beliau pasti akan marah!" Pria muda dengan senyum ramah itu memperingatkan archer yang berdiri di depan kamarnya,wajah tampan pangeran mahkota Wiguna itu benar-benar tak berekspresi.


"Sesuatu,jatuh cari!"


"Hah? tuan muda bicara apa?" Pria itu menggaruk kepalanya pening kala mendengar ucapan tidak jelas sosok kecil itu.


Archer terdiam,raut wajahnya semakin suram dan itu membuat penjaga muda itu cukup bergidik.


Hei...


Ini bukan salahnya jika tak mengerti!.


Salah siapa bicara begitu irit kosa kata?!


Archer menutup mata,jika bukan karena begitu rindu akan adik juga ibunya.


Dirinya tak akan sudi membuka mulut untuk bicara!.


Bicara itu melelahkan,dan dirinya tak begitu sabar untuk membuka mulut dan terus berkata-kata!.


"Landasan.. helikopter,pin jatuh dan kau cari!"


Pria itu melongo.


Crakhhhh!!!


Deggg...


"He..hehehe baik..baik tuan muda saya paham akan saya cari sekarang!" Penjaga muda itu tertawa nanar dengan bulu kuduk yang seketika berdiri kala sebuah desert Eagle terlihat dan langsung mengarah ke kepalanya!.


Sungguh,anak laki-laki yang sadis!.


Melihat penjaga itu bergerak ke landasan helipad.


Sudut bibir archer terangkat samar.


..........


"Wah gila...ini lebih mengerikan dari zaman tuan muda Rayga dulu!" Penjaga itu sudah lelah celingak-celinguk mencari pin dimaksud oleh archer.


Tidak ada apapun disini!.


"Mungkin ada di dalam helikopter! hah...menyusahkan sekali ini sudah sangat malam dan waktu tidurku terkuras!" Penjaga itu terus merutuk.


Pria itu menaiki helikopter yang biasa ia bawa mengudara,namun.


Deggg..


Wajah pria penjaga itu mendatar.


"Siapa?" Ucapnya dengan dingin.


Sungguh.Dia adalah anggota Beta be,yang bahkan menjadi salah satu squad pilot helikopter,pesawat bahkan jet terbaik didalam organisasi.Dan seseorang berani menodongkan belati dilehernya?!.


Dan itu didalam pulau markas tersembunyi BE!.

__ADS_1


Luar biasa....!


"Hehehe...hallo paman Ludwin!"


Wajah datar penjaga itu segera berganti horor kala mendengar suara kekanakan yang begitu ia kenal.


"ASTAGA!! APA YANG ANDA LAKUKAN PARA TUAN MUDA?!" pekik penjaga yang bernama Ludwin itu panik.


Brakhhhh ..


Pintu helikopter tertutup begitu sosok kecil dengan rompi dan mantel hitam masuk.


Ludwin menatap archer horor.


Dan maniknya akhirnya menatap sosok 10 orang anak laki-laki yang perlahan terlihat


"Tuan muda archer...apa yang sebenarnya ingin anda lakukan? tuan besar bisa murka!" Ludwin berucap frustasi,belum lagi bilah tajam belati itu sudah hampir membuat darah dilehernya menetes!.


Arezian,setan kecil ini!.


"Paman...bahan bakar sudah terisi penuh kita siapa mengudara meninggalkan pulau...alarm kebakaran akan berbunyi...5...."


"APA?!" Ludwin melotot horor atas ucapan altair.


Melirik archer yang sudah duduk di bagian dalam helikopter dengan sabuk pengaman yang telah terpasang.


"4....3..."


Ludwin semakin panik mendengar sirine peringatan berbunyi nyaring.


"2...1...bom!"


Duarrrr......!!


Syock!...


Ludwin menghidupkan radar dan helikopter mulai bergerak saat baling-baling perlahan berputar.


Dengan wajah linglung,Ludwin membawa helikopter naik.


Dibawah bagian timur vila, tepatnya di base area penyimpanan makanan,sebuah bom dengan sekali ledak kecil telah menimbulkan ledakan.


Api mulai menyala .


Lihat,betapa tidak waras putra sulung Rayga ini!.


Dia bahkan membakar base pelatihan kakeknya sendiri!.


Begitu helikopter bergerak menjauh.


Sosok dengan rompi hitam berdiri di sisi rooftop,menyerigai geli sembari menatap helikopter yang sudah jauh.


"Helikopter lain tidak bisa beroperasi! baut dan baling-balingnya telah disabotase!"


Seseorang masuk dan melapor dengan senyum geli diwajahnya.


"Hahahaha...bukankah cucuku luar biasa, James?"


Arkansas tertawa renyah,menatap kekacauan yang cucunya lakukan.


Meledakkan gedung penyimpanan makanan,merusak helikopter dan terakhir.


Menipu pilotnya!.


"Nak..kau harus belajar 100 tahun lagi untuk bisa menipu kakek dan....daddy-mu!" Arkansas tertawa disambut tawa pasrah James yang melihat helikopter rancangannya dibawa kabur oleh cucu kesayangan Arkansas itu!.


Anak itu!....

__ADS_1


.....TBC.....


__ADS_2