Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
My sweet little cat


__ADS_3

...Vote,like dan komentar ya ❣️...



.......☕.......


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


.......☕.......


Asline,gadis cantik dengan manik almond grey itu menyerigai menatap kearah semua orang yang kini menatap kearah dirinya horor.


"Kau...berani...beraninya kau Asline mengabaikan perintahku!! dasar gadis tidak punya etika, pemberontak dan kasar!!" Nafas Dante terengah-engah akibat kemarahan yang seakan memenuhi seluruh hatinya.


"Benar...tidakkah nona itu cukup keterlaluan?!"


"Ia...dia mengabaikan titah pemimpin Dante, siapa dia? "


" Entahlah? tapi jika dia kemari untuk melamar menjadi bagian dari hotel,tidakkah dia terlalu berlebihan? "


" Dia akan dipecat jika jadi pegawai disini!"


"Bla...bla...bla...."


Asline terkekeh,tak perduli saat para karyawan hotel ini mulai mencecar dirinya.


Belum saatnya!.


Saat pengesahan telah dilakukan maka,tidak ada lagi mulut kotor yang akan terbuka mengarah padanya.


Asline acuh,menarik kunci borgol dari tangan salah satu penjaga keamanan hotel.


"Nona anda!!" Pekik penjaga itu kaget akan tindakan Asline yang tiba-tiba.


Gadis cantik itu berjongkok,meraih kedua tangan pria paruh baya malang itu dan membuka kunci borgol ditanganya.


"Nama?" Asline bertanya sembari mulai melepas borgol dari tangan pria paruh baya itu.


Menatap dengan linglung.pria berusia sekitaran 45 tahun itu menatap kearah kedua tangannya yang bergetar,ada rasa bergetar akan rasa syukur yang tak pernah ia rasakan .


Selama hidupnya,kemampuan dan juga semua usahanya hanya digunakan orang lain tanpa perasaan dihargai.Dan kali ini,satu tindakan dari gadis muda didepanya itu sudah membuat mata hatinya yang selama ini tertutup terbuka dengan seluruh kebenaran yang ada.


Di dunia ini,masih ada orang-orang yang memiliki hati yang baik penuh cahaya.


" Gianro" Ucap pria paruh baya itu lirih,Asline mengangguk dan tersenyum tipis.


Membantu pria paruh baya itu bangkit dan mulai membawanya memasuki hotel dibawah tatapan mata binggung semua orang.


"Mau kemana kau?!! " Dante mengeram kesal.


Suara Dante bak angin lalu.Asline berjalan menuju pintu loby hingga.


"Nona?" Pria paruh baya dengan pakaian kusut itu memanggil canggung.


"Kau adalah mantan direktur perencanaan hotel Grenmark bukan? kau sudah cukup lama berkecimpung dalam bisnis perhotelan dan segala macam busur naik turunnya.Kau kali ini aku selamatkan tidak gratis.......kau harus bekerja untukku,kau kuberi hidup baru dan gunakan kemampuan management-mu untuk membantuku dalam membangun Gradian yang baru,kau akan menjadi wakilku!" Asline berbicara sembari mereka terus melangkah menuju pintu hotel.


Dante mendengar itu semua,maniknya membola dan beberapa petinggi hotel mulai bereksi dengan melirik satu sama lain.


Sialan!...


Dante ketar-ketir membayangkan semua hal gila yang akan gadis itu lakukan jika memimpin nanti.


Hingga....


"Nona Asline, pertunjukkan yang menarik"


Deggggg......


Semua mata menoleh kebelakang begitupun dengan Asline dan Dante.


Mata semua orang membola melihat sosok yang baru saja turun dari mobil mewah Meserati hitam.


Siapa yang akan mengira seorang CEO Alzeus sang pria paling misterius diantara jajaran para bujangan paling diincar di Eropa itu akan muncul begitu saja tanpa disadari!.


Rayganta,pria tampan itu menyerigai jenaka yang ditanggapi pekikan heboh para wanita pekerja hotel maupun para pejalan kaki lainya.


Dante membola, jantungnya berdegup melihat dewa bisnis muda yang kehadirannya saja bak menunggu hujan es di negri timur.


Ada apa dengan dewa agung ini?.


Para petinggi hotel tanpa disuruh bergerak cepat berbaris dan menunduk hormat kala pria itu berjalan memasuki pintu lobi.


Tepat dimana Asline,gadis itu melihatnya dengan wajah pias.


"Mati aku!!" Batin Asline yang mengingat dengan jelas siapa pria itu.


Tapi,ada apa dengan acara bak menyambut seorang presiden ini? .


Rayganta menyerigai,melirik ke arah Gianro.


Rayganta tau sepak terjang Gianro selama ini dalam pengembangan Grenmark.


Maka mata kucing kecilnya cukup bagus dalam menilai kemampuan orang lain,yah.Selain sifat Gianro yang mudah goyah.

__ADS_1


Mengabaikan semua orang yang masih menunduk, Rayganta bahkan tak mau repot mengurusi hal sepele seperti menerima hormat palsu semua orang ini.


"Tu...tuan?" Asline benar-benar buta akan siapa sebenarnya pria yang membawa aura seorang kaisar ini.


Rayganta menahan sudut bibirnya yang berkedut.


Sialan!....


Suara gadis ini terlalu manis masuk kependengaran-nya.


Hati baja berlapis es tebal pria itu terasa gatal bagai sepasang cakar lembut kucing manis yang dengan lembut menggaruknya!.


Sial,suara kucing manis ini terlalu manis untuk didengar!.


Ditengah interaksi keduanya yang terlihat aneh dalam tanda kutip,keringat dingin mulai mengalir dari kening para petinggi berumur disana.


Bisakah tiran muda ini membiarkan punggung tua mereka beristirahat?.


Tidak punya hati!.


Asline melirik wajah menyerigai pria itu yang bahkan tak menyadari deretan petinggi tua yang masih menunduk.


"Khem...bolehkah mereka kembali bekerja tuan?" Asline berdehem canggung,Rayganta melirik jejeran perusak matanya itu.


"Pergi" Ucap Rayganta dingin.


Alarik bahkan mengelus dada sabar melihat kelakuan sang bos.


Malang memang nasib para kolega kecil yang harus berhadapan langsung dengan tiran menjengkelkan ini!.


"Terima kasih tuan muda Wiguna!!" Sentak semua orang yang langsung bergerak pergi sebelum mendapat masalah.


Asline bersiap berbalik kabur dengan cepat.


Sungguh dirinya belum siap berurusan dengan pria pemaksa yang mengurungnya di castil besar selama hampir sepekan.


Namun...


Realita tak sesuai ekspektasi.


Grephhhh.....


"Mau kemana hm? "


Merinding.....


Bulu kuduk Asline seakan berdiri tegak kala suara huski maskulin nan jantan itu tiba-tiba mengalun begitu dekat .


Badummmm.....Badummmm.....Badummmm....


Sial!


Jantungnya bahkan sudah berdisko dengan keras.


"God help me!! jantung berhentilah berdisko atau dia akan mendengar suara ributmu nanti!! hiks...sialan! tampan-tampan horor!!" Batin Asline menangis.


Asline kembali membalik badan dan menatap wajah tampan bak pahatan dewa itu dengan kikuk.


Rayganta melirik Alarik yang segera mengerti.


Asline mendesah panjang sepelan mungkin agar pria beraura penuh intimidasi ini tak sampai mendengarnya.


Rayganta berjalan mendekat,Asline semakin mundur.


Jantungnya berdegup kencang, Alarik menggeleng miris,ia dengan senyum palsu menarik Gianro melangkah pergi begitu melihat kode sang bos.


Apa lagi yang hendak dilakukan pangeran Zeus ini?.


Deg.....Deg....deg...


"terlalu dekat!! ya Tuhan aku akan terkena serangan jantung! pria sialan!!!" Maki Asline dalam hati.


Semakin menipis jarak dan Asline mundur dengan ketar-ketir.


" Kudengar Gradian Universal akan berganti kepemimpinan,nona muda Gradian?" Rayganta menyerigai,langkahnya perlahan semakin mengikis jarak.


Dari jarak lima langkah ini dapat dengan jelas ia rasakan aroma lavender segar nan manis yang menyeruak dari tubuh semampai kucing kecilnya.


Asline ini tidak terlalu pendek,tidak juga terlalu tinggi.Benar,ia memiliki tinggi rata-rata gadis berdarah Rusia.


Sempurna!.....


"Anda...anda tau saya? dan...em....anda memiliki banyak mata dan telinga rupanya" Balas Asline terdengar ejekan halus didalamnya.


Sudut bibir Rayganta melengkung tanpa bisa dicegah.Manik tajamnya dipenuhi ketertarikan kuat!.


Kucing manis ini benar-benar berani mengejeknya dalam bermain kata!.


"Rayganta Alzeus Theodore Wiguna,itu namaku.Nona muda Asline Alfarezha Gradian!"


Deg....Deg....Deg......


Asline mematung.


Bahkan namanya saja begitu jantan!.


Tapi bagaimana pria itu tau nama juga marga keluarganya? bukankah mereka belum berkenalan dengan baik saat pria itu dulu menolong dan membawanya ke castil?.


Asline menatap lurus manik setajam elang itu,meski jantung dan seluruh sendi-nya sudah bergetar.Namun Asline harus tau bagaimana ekspresi yang tertangkap dari mata tajam itu.


Namun,manik hitam bak jelaga tak berdasar itu benar-benar tak bisa diselami dengan mudah!.


"Ba...baiklah Mr Rayga,bisa...bisakah anda sedikit mundur? i...ini terlalu dekat" Asline berucap kikuk.


"Benarkah?!"


Deg.....Deg.....Deg.....


Sial....


Sial.....


Sial.....


Bukannya memberi jarak,pria dominan itu justru semakin dekat hingga jika Asline menengadah dan pria itu menunduk,sudah dipastikan bibir mereka akan bertemu!.

__ADS_1


Taph.....


Asline mundur dengan gusar tanpa sadar kursi tamu lobby tepat dibelakangnya.


"Aaaaaaa"


Grephhhh......


sepersekian detik......


Badummmm.... Badummmm......


Asline terpaku,tubuhnya menegang tak mampu bereaksi cepat kala tangan kokoh itu merengkuh pinggangnya dengan lembut dan cepat.


"Mengapa mundur hm? bagaimana jika tidak ditangkap tadi? apakah kau ingin jatuh ? kucing nakal!!" Rayganya berucap tajam,maniknya menatap tepat mata indah yang kini terbelalak dari gadis yang masih setia dalam pelukannya


Aroma maskulin Padang rumput dengan campuran papermint segar segera menggelitik ujung hidung Asline,gadis itu mengerjap dengan dengan cepat mendorong tubuh kokoh yang terlihat tak memaksa dan segera melepaskannya dengan senyum jenaka.


Rayganta mengepalkan satu tangannya didepan mulut dan berdehem janggung.


Sial,tubuh kucing manis ini sangat lembut dan harum.


Terlalu memikat!....


Tanpa disadari oleh siapapun, telinga Zeus muda itu memerah hingga leher.


beruntung mantel hitamnya memiliki kerah panjang hingga hal itu tak terlihat.


Asline menatap sekeliling dengan gelisah,semoga tak ada yang melihat apa yang baru saja terjadi antara dirinya dan tuan muda Wiguna itu.


Sementara Rayganta sendiri dengan santai duduk di sofa lobby.Auranya tidak seberat biasanya,namun sisi gelap nan tak tersentuh itu masih sama tak berkurang.


Hari ini,dengan mantel hitam beludru dan jas Armani menutupi kemeja putih buatan tangan berbahan halus ,Pria muda itu terlihat begitu dingin.Tempramen seorang kaisar yang begitu mulia dan angkuh.


"Anda......ada urusan kemari tuan muda Wiguna? jika ada.... silahkan kelantai 5 dimana kantor direktur hotel berada" Asline masih berdiri,terlalu canggung untuk duduk terlebih dengan kejadian senam jantung yang baru saja terjadi antara mereka.


"Aku tidak ada urusan dengan Dante...dan nona AA..."


Asline terbelalak begitu id yang ia gunakan untuk menyabotase proposal Dante terbongkar oleh pria itu.


Dari mana pria itu tau nama samarannya?.


Seringai jahil Rayga semakin lebar penuh rencana licik.


Asline sudah lemas hati dan emosi.


"Nona AA,atau.....Miss Asline Alfarezha! proposalmu sudah kubaca.Jadi,jika tidak ada masalah kita bisa segera take kontrak dan Gradian world bisa segera WJC Coorporation suntikan dana melalui investasi jangka panjang!" Rayganta berucap dengan senyum profesional.Kini sorot wajahnya telah berganti mode pengusaha yang mempertimbangkan segala laba untung dan rugi.


Akhirnya Asline duduk dengan tenang setelah mengerti arah tujuan pengusaha tiran ini.


Disofa lobby,Alarik melihat pemandangan langka yang bahkan dalam mimpipun tak mungkin terjadi!.


Sejak kapan kaisar Zeus itu sabar dalam berbicara? panjang lebar lagi.


Alarik mendekat dengan sebuah file.


Tanpa sadar Asline duduk tepat disamping Rayganta yang sudah membuka file yang diserahkan Alarik padanya.


"Kamu lihat data denah lokasi pembangunan hotel yang ingin kamu bangun? lokasi ini cukup bagus namun kabar yang beredar mengenai masa lalu bangunan-bangunan disana sudah terlalu buruk,harus ada pembagian dalam mengatur lokasi dan bagaimana menekan berita buruk yang sudah terlanjur didengar masyarakat" Rayganta tersenyum tipis,melihat betapa seriusnya gadis muda disampingnya ini mendengar tanpa sadar posisi duduk mereka yang sudah begitu rapat.


Asline mengangguk,melihat informasi menakjubkan yang berhasil dikumpulkan oleh pria itu dalam waktu singkat.


"Lalu harus bagaimana? anda tau harga tanah itu begitu murah dengan pemandangan alam yang bagus jika spot yang di rencanakan berjalan lancar" Asline menyahuti ucapan Rayganta tanpa sadar pria tampan itu begitu intens menatap setiap detail garis wajahnya.


Asline masih setiap membalik dokumen,semakin Rayganta mendengar semakin puas ia akan wawasan management dan perencanaan gadis itu.


"Miss Asline benar-benar semakin menarik ya...aku belum pernah bertemu gadis dengan wawasan dan kecantikan yang berjalan seirama.Mari tanda tangani kontrak dan membangun relasi antara WJC Coorporation dan Gradian universal" Rayganta berucap lembut,untuk pertama kalinya pada seorang perempuan selain wanita di keluarga nya .


Manik indah itu berkedip lucu,Asline tak menyangka membangun relasi dengan WJC Coorporation begitu mudah!.


Tidak tau saja......


Alarik hanya menggeleng miris,gadis ini tenyata naif juga.


Rayganta menatap bulu mata lentik yang bergerak bak sayap kupu-kupu indah itu dengan perasaan campur aduk.


Mata indahnya,hidung mungil nan mancung itu,Bibir ranumnya serta kulit lembutnya.


Rayganta merasa jantungnya bergemuruh dengan keinginan atas kepemilikan yang begitu kuat.


Profile indah dari sosok manis disampingnya ini benar-benar menguji seberapa kuat pengendalian diri seorang Alzeus!.


"Nona Asline...." Panggil Rayganta dengan suara yang benar-benar mengalun lembut.


Berdebar........


Kedua mata itu saling bertemu.


Manik grey itu begitu lembab dan cerah.


Sedangkan,manik satunya lagi terlihat begitu dalam menarik jiwa.


"Apakah nona pernah memelihara seekor kucing yang begitu cantik? mahkluk cantik yang akan membuat hati sedingin apapun meleleh hanya dengan satu kali tatapan matanya? nona Asline....kucing manis ini sangat menarik!"


Deg......deg.....


Tubuh Asline membeku dengan pupil yang bergetar saat tangan kokoh itu terulur mengusap pipinya.


Tangan hangat itu.......


Blushhhhhh.....


Rayganta menyerigai puas.


"Nona.....aku sudah jatuh cinta dengan kucing manis itu....kurasa!" Ucap Rayganta penuh arti.


Berdiri merapikan mantelnya dan berlalu dengan seringai penuh kemenangan meninggalkan Asline dengan terpaku tak bergerak di sofa sendirian.


"A...apa itu tadi?" Asline menatap pintu kaca yang sudah tertutup dan siluet kokoh yang telah menghilang perlahan .


"Aku sudah gila!!!" Asline terkekeh nanar.


......⚜️......


...TBC...

__ADS_1


__ADS_2