Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
Bazar


__ADS_3

...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...


...Vote,like dan komen...


...Happy reading...


...And...


...Keep health...


...🍃...



Pada akhirnya,melihat cuaca yang sedikit mendung.Bukan sang Thunder,kuda besi yang menjadi kebanggaan Zeus dimasa remajanya.


Namun mobil itulah yang keluar membawa pasangan serasi itu menjelajahi kota Jogja dengan segala hiruk pikuknya.


"Wahhhh..hubby lihat..lihat! ramai sekali dilapangkan sana! mari turun dan lihat!" Asline berseru riang,Wanita cantik itu bahkan mengguncang lengan kokoh yang tengah mengendalikan stir kemudi dengan santai itu,mengemudi dengan tenang membiarkan sang istri menikmati keramaian didekat jalan menuju alun-alun kota.


Rayga terkekeh gemas, mencuri satu kecupan manis dipipi selembut sutra itu.


"Baiklah...jangan terlalu bersemangat dear ingat aku masih mengemudi " Rayga berucap bak menasehati putri kecilnya!.


Membayangkan memiliki putri kecil yang memiliki wajah secantik istrinya dengan tawa riang serta pipi bulat yang merona lucu.


Sungguh rayga melayang hingga angin pun rasanya tak sanggup menjatuhkannya!.


Asline dengan patuh mengangguk dengan senyum manis.


Mobil berhenti didekat sebuah terop besar yang terlihat digunakan sebagai tanda lahan parkir,baik mobil dan motor terjajar rapi .


"Kamu tunggu aku didekat gapura pintu masuk,aku memarkir mobil dulu ingat jangan menyapa pria asing dan jangan berlarian..jangan sampai hilang !" Peringatan tegas rayga berikan untuk istirnya yang kini nampak bak anak kecil yang baru keluar melihat dunia,betapa manis dan menggemaskan!.


Asline merenggut dan bersidekap dada sembari duduk menyerong menatap suaminya aneh.


"Aku bukan anak kecil! berlarian apa?! aku wanita dewasa ingat itu!" Asline memukul dada suaminya dengan tinjuan kesal.


Rayga terkekeh saat istrinya itu turun dari mobil sembari terus merapal mantra berisi kekesalannya!.


"Memangnya aku anak umur 5 tahun apa pakai segala lari-larian?! hilang? mana mungkin!!! punya suami bikin kesal saja....tapi sayang....hihihi!"


Rayga yang memiliki pendengaran tajam hanya bisa menggelengkan kepalanya gemas,mau tertawa saja kala mengingat kelakuan lucu istrinya .


Yah,begitulah cinta segala hal tentang dia terasa indah hingga membuat hilang akal bahkan karakter!.


Asline,wanita cantik itu berdiri tak jauh dari gapura tanda masuk.


Sosoknya yang terlihat cantik dan manis begitu menarik perhatian banyak kaum adam.Kulitnya yang bersinar sehat,wajahnya yang terlihat bukan keturunan pribumi asli sangat cantik dengan dress selutut dan rambutnya yang panjang bergelombang halus


"Apa gadis cantik itu seorang model?"


"Cantik sekali... kira-kira kalau minta nomor wa dikasih tidak ya?"


"Halu...mana mau si cantik itu kenal sama remahan rengginang seperti kau!"


"Heh! namanya juga usaha,siapa tau jodoh bisa memperbaiki keturunan yang sudah jelek dari masa dinosaurus sana!"


"Halah no mimpi kau! dinosaurus saja masih jauh lebih good looking dari mu!"


"Baku hantam yuk kita!"


Asline menahan tawa mendengar bisikan demi bisikan dari para pria yang melewati dirinya,bahkan ada yang sampai lewat bolak-balik sembari melempar kedipan nakal.


Menggelengkan kepalanya miris,jika Zeus itu sampai melihat kala istrinya digoda.


Brrrr...


Asline bergidik,entah apa yang akan dilakukan oleh pria tiran bin mes*m itu?!.


Dan tak lama.


Jika tadi terdengar dengung para pria,kini justru para betina yang terdengar memekik.


"Kyaaaaaa...ada malaikat tampan dari mana itu?!'


"Ala Mak Jang....Onde Mande tak sia-sia ambo datang kemari.... Akhirnya jodoh awak!!"


"Apa pula kau mimpi! dia itu jodohku!"


"Hei sadar wahai muka rempeyek!!"


"Kyaaaaaa...dia senyum!!!!"


"Aduh..aduh...mas kenapa kesini anak kita dirumah nanya papanya... pulang mas..."


"Huuuuuuu halu terus!!!"


Asline tak kuasa menahan tawa.

__ADS_1


Lihatlah si tampan itu yang berjalan dengan satu tangan terselip di kantung celananya,satu tangan memasang kaca mata hitam menutupi manik tajam itu dan dengan santai berjalan mendekat sembari tersenyum samar.


Damage yang sangat keterlaluan!.


Bagaimana para wanita itu tidak menjerit keras?! sudah tampan,tubuh proporsional dengan otot yang tercetak jelas dibalik kaos hitam polos dengan merk ternama itu.


"Lama?" Rayga meraih telapak tangan kecil istrinya dan menggenggam tangan lembut itu sembari bertanya dengan senyum hangatnya.


"Tidak..." Asline menjawab sembari meraih sebuah masker wajah didalam tas tangannya.


Dengan wajah geli wanita cantik itu memasang masker menutupi mulut dan hidung mancung bak perosotan itu.


Rayga menaikan alisnya penuh tanya.


"Wajahmu itu terlalu silau jangan biarkan para wanita lain melihatnya lagi atau tempat ini akan dipenuhi secara jeritan mereka! sakit tau telingaku...."Asline yang awalnya merasa lucu kini berubah kesal saat para wanita itu semakin menjadi menatap suaminya bak rubah betina!.


"Dari mata turun ke hati..awas saja kalau mau coba-coba drama jadi pelakor! tak perlu main jambak-jambakan...kutembak saja langsung kepala mereka seperti yang Daddy Arkansas ajarkan kalau rayga berani main-main!"


Batin asline sembari melempar tatapan tajam pada para wanita yang sibuk memperbaiki riasan wajah sembari melempar kedipan menggoda pada suaminya yang tentu saja tidak diindahkan sama sekali.


Untung para Wiguna adalah tipe pria yang setia sampai mati!.


Rayga tak mampu berkata-kata.


"Ya sudah terserah yang mulia ratu...hamba hanya menurut saja...." Jenaka rayga sembari menarik wanita cantik itu memasuki area bazar makanan .


Asline tersenyum angkuh melihat para wanita itu menatapnya bengis.


Apa? ini suaminya ya suka hatinya mau berbuat apa?! kenapa mereka yang marah?.


"Tentu saja rajaku...." Dengan senyum provokasi, asline bergelayut manja di lengan kokoh berlapis jaket kulit yang sudah ditarik hingga kesiku itu.


Betapa kuat otot lengan itu terasa!..


Keduanya memasuki lapangan besar yang sudah disulap menjadi area seluruh makanan khas Indonesia dijajakan disana dalam even bazar makanan.


Meninggalkan kerumunan pria dan wanita yang melihat kedua sosok itu iri.


"Wahhhh..aromanya lezat sekali....Hubby mau itu!!" Dengan riang untuk pertama kali,asline membuang sisi sebagai gadis yang setegar batu karang tak membutuhkan siapapun untuk mengasihani.


Kini dia punya suaminya...


Pria yang akan memanjakanya tanpa syarat!.


Tidak ada lagi gadis yang dulu berpura-pura kuat menopang hidup sendiri,kini hanya ada sosok istri yang hanya ingin dimanja!.


Tidak salah bukan?.


Hanya dengan makanan sederhana itu dan istrinya sudah begitu senang? Rayga tak kuasa menahan kesedihannya membayangkan masa remaja istrinya itu seperti apa?!.


Terlihat banyak sekali turis selain mereka yang mencoba menjelajah rasa jajanan Nusantara.



Rayga menarik tangan itu lembut memasuki salah satu stan makanan.



"Wahhhh...ini usus bukan? kelihatannya enak ya hubby...mau satu boleh?" Asline bertanya karena tau jelas rayga sangat tak suka jika dirinya makan sesuatu yang berbumbu terlalu kuat.


Rayga menatap ke sekeliling,para penjual itu memakai sarung tangan,masker penutup mulut juga topi jaring ala koki!.


"Baiklah boleh tapi jangan makan lebih dari dua tusuk!" Asline berbinar.


"Paman beli dua ya!! ini namanya apa?" Asline bertanya antusias,pria baya yang menjual makanan itu tersenyum maklum.


"Ini sate usus balado nona...satu tusuk harganya 8 ribu rupiah saja...." Asline mengangguk senang,rayga membuka dompetnya yang sudah terisi uang tunai bernilai rupiah sebanyak 2 juta.


Yah,dompetnya hanya muat sebanyak itu kala uang dollar telah ia pecah menjadi nominal ratusan ribu.


Tidak masalah jika kurang dirinya bisa mencari bank untuk menukar uang dollar milikinya!.


"Hubby...aaaa....." Asline membawa satu tusuk yang belum ia gigit kearah bibir suaminya.


Rayga yang telah selesai membayar dengan uang nominal 100 ribu tanpa mau menerima uang kembalian lagi menggeleng geli,meraih sate usus yang sudah digigit istirnya dan memakan yang itu.


Asline tertawa riang,membiarkan rayga memakan sate bekas gigitanya.


Pria baya penjual itu tersenyum melihat interaksi manis keduanya .


Teringat masa muda dulu saat berpacaran dengan istirnya!.


Setelah puas mencoba rasa sate usus,asline kembali membawa rayga melihat stan-stan makanan dan minuman yang berjejer rapi disepanjang alun alun.


"Hubby lihat disana ramai sekali!! " Rayga mengeleng tak berdaya atas semangat istrinya.


"Baiklah pergi dan mari kita lihat apa lagi yang bisa masuk kedalam perut kecil ini!" Rayga mengusap perut rata istirnya dengan geli,entah berapa banyak lagi yang nanti ingin dicoba istirnya.


Asline tak kuasa menahan senyum.

__ADS_1


Dengan langkah ringan akhirnya keduanya sampai di depan stan makanan itu,sayang begitu banyak orang hingga membuat asline menghela nafas berat.


Makanan seperti apa sampai begitu banyak orang berebut ingin membeli?!.


Rayga menatap wajah merenggut istrinya,lalu pada kerumunan yang nampak penuh sesak .


"Khem....."


Satu deheman dengan suara berat nan serak itu sukses membuat para gadis yang semula ribut meminta para kekasih mereka mengantri seketika berbalik dengan wajah tercengang.


Dewa tampan dari mana ini?!.


"Bisa beri jalan?" Rayga bertanya dengan wajah tanpa ekspresi,wajah tampan dengan tatapan tajam itu sukses membuat wajah para gadis itu memerah.


Dengan gemetar menarik kekasih mereka masing-masing dan membiarkan sosok rupawan itu membelah kerumunan dengan satu sosok cantik yang terdiam melongo takjub atas kehebatan suaminya!.



Asline menatap takjub meja panjang yang berisi begitu banyak jajanan yang entah apa namanya,namun terlihat begitu menggoda lidah!.


"Bibi....berapa harga masingmasing?" Asline bertanya pada salah satu wanita penjual.


Penjual di stan itu ada tiga orang dan semua adalah wanita kira-kira berusia 30 tahun keatas.


"Bibi?" Asline akhirnya mengangkat wajahnya melihat para bibi penjual itu,wajah riang itu seketika berganti miris.


Pantas saja suasana hening.


Pembeli dan penjual itu kini justru sibuk menatap suaminya! meski tertutup masker,siapa yang tak bisa menduga betapa gagah sosok itu?!.


Asline kini melirik pada pria tinggi yang berdiri di sampingnya sembari sibuk memainkan ujung rambutnya tanpa perduli sekitar.


Rayga yang lebih tertarik pada ujung rambut gelombang lembut istrinya tak sadar akan keadaan sekitar hingga sebuah jemari lentik mencubit pinggangnya!.


"Dear?!" Rayga yang sedikit terkejut menatap penuh tanya.


Asline merenggut,menunjuk pada para penjual itu dengan kesal.


Rayga menatap arah telunjuk istirnya, menghela nafas panjang.


Inilah yang ia benci jika ditempat ramai yang dipenuhi wanita!.


"Beri masing-masing satu yang diminta istriku!" Suara rayga memecah keheningan,para penjual itu dengan kikuk membungkus apa yang asline tunjuk.


"Se..semua 150 ribu mas....." Wanita penjual yang lebih muda berucap dengan senyum malu-malu.


Rayga meraih tas plastik berisi makanan yang telah terbungkus,menyodorkan dua lembar uang nominal 100 ribu dan berbalik tanpa kata sembari merangkul pinggang istirnya.


"Puas....?" Rayga bertanya setelah berjalan keluar stan.


Asline dengan senyum manis mengangguk senang.


Rayga mengusak rambut lembut istrinya dan akhirnya membawa wanitanya pergi.


"Sudah cukup makannya! kamu sudah makan kimbab,telur gulung,risol,bakso bakar,corn dog,takoyaki,martabak dan sate usus! jangan makan lagi atau perut kecil ini akan meletus seperti balon!" Rayga berucap frustasi.


Bukan dirinya takut kehabisan uang demi jajanan sang istri,dirinya hanya takut istrinya mengalami masalah pencernaan.


Belum lagi makan semua itu mengandung banyak minyak!.


Asline yang masih mengunyah bakso bakarnya merenggut tak suka.


Jajanan Indonesia itu tak ada duanya!


Enak,murah dan juga menggoyang lidah !.


Bagaimana asline tahan? dulu saat remaja dirinya tak punya waktu menikmati hidup kala paman keduanya tak berhenti mencoba membunuhnya demi harta warisan!.


Kini begitu menikah dan dapat suami sehebat sang Zeus, bagaimana asline menolak untuk menikmati hidup?!.


"Jangan memasang ekspresi begitu....lihat wanita disana...badannya melebar penuh lipatan lemak...mau seperti itu? " Dengan jahil rayga mulai menakuti istirnya sembari menunjuk dengan dagu sosok wanita yang memiliki tubuh bongsor yang kedua tangannya penuh dengan plastik berisi makanan dari berbagai jenis.


Asline bergidik!.


Bagaimana jika rayga nanti berubah seperti papi rion? pria yang dengan polos mengatai penampilan mami kayra tanpa sadar?!.


Asline menggeleng ngeri.


Asline yang terhasut tak sadar senyum penuh kemenangan Zeus tampan itu.


Rayga hanya takut istrinya kelebihan berat badan yang berujung pada kesehatan!.


Rayga tak masalah sebenarnya jikapun istrinya berubah gemuk suatu hari nanti,hanya saja resiko kesehatan orang bertubuh gemuk lebih besar dibandingkan orang-orang dengan berat tubuh normal.


Rayga hanya ingin istirnya hidup sehat agar kehidupan mereka bisa lebih baik hingga tua bersama nanti.



.....TBC.....

__ADS_1


Beberapa part El hanya akan menulis adegan Ray line...Jadi yang merasa kurang puas jangan hujat ya...love you 🌹


__ADS_2