
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...
...Vote,like dan komen...
...🍃 Happy reading and keep health 🍃...
Satu bulan kemudian....
Tok...tok...tok...
Suara ketukan pintu terdengar samar.
Pria yang duduk dengan kaca mata bergagang silver dan sebuah pena yang tersemat di antara jemarinya yang kokoh.
Mengangkat wajahnya dari dokumen setinggi dua meter yang menumpuk di meja kerjanya.
"Masuk..." Suaranya yang berat mengintrupsi
Dan seketika wajah seorang wanita cantik menyembul diantara celah pintu.
Rayga terkekeh,dan wanita cantik itu.
Asline,mendengus kesal dengan wajah masam yang terlibat lucu.
"Tadi katanya sebentar? ini sudah jam 1 malam hubby! mau kerja sampai jam berapa? memang tidak mengantuk? padahal mommy mau bobo sama Daddy..."
Tawa rayga pecah seketika mendengar nada bicara istrinya yang manis merajuk itu .
Bangkit dari kursinya,berjalan cepat dan menarik tubuh kecil istrinya itu dengan gemas.
"Sudah tau jam 1...Berani datang?! ini malam dear...bukan siang!" Rayga sibuk memarahi wanita keras kepala di pelukannya itu.
Asline merenggut,bibirnya sibuk mengikuti cara bicara suaminya dengan delikan mata sinis.
Rayga menarik hidung mancung wanita cantik yang sibuk mengejek dirinya itu.
Plak!
"Sakit tau! tidak mau tau pokoknya kamu pulang sekarang! kalau tidak ya sudah..mommy mau cari Daddy baru buat triplet!' Asline duduk bersidekap dada sembari menatap remeh suaminya.
Rayga mendelik .
Takhhh...
"AKHHHHH...SAKIT TAU!!" Asline memekik sembari mengusap keningnya yang baru saja terkena sentilan sayang dari pria berkemeja hitam dengan rambut disisir rapi kebelakang itu .
Sangat tampan dan tetap segar meski telah bekerja seharian!.
Rayga menghela nafas panjang.
Wushhhh.
Asline mengerjap dengan pipi merona akibat tindakan Zeus itu.
Rayga menangkup wajah asline dengan lembut,meniup kening yang baru saja ia sentil dan mengecupnya lamat.
Sangat manis!!!!....
Jantung asline bertalu bak gadis remaja yang baru saja jatuh cinta,lagi!.
Semakin lama menjalani pernikahan,rayga semakin romantis dengan segala pengertian juga kasih sayangnya!.
Tidak semua suami akan tetap seperti ini begitu mereka telah menjalani kehidupan berumah tangga.
Asline sangat bersyukur,cinta rayga padanya tidak berubah dan justru semakin dalam dengan segala perhatian sederhana yang pria itu berikan untuknya juga anak-anak mereka.
__ADS_1
"Masih sakit?" rayga bertanya lembut,membelai pipi memerah istrinya geli.
"E...em..." Asline yang gugup hanya mampu bergumam tak jelas.
Rayga sekali lagi tertawa,tawa renyah yang terdengar membuat darahnya mendidih panas.
Suaminya yang sempurna!.
"Ya sudah tunggu aku bereskan dokumen dulu..lalu kita pulang,tapi dear..kamu kemari baby triplet sama siapa?" Rayga bertanya sembari merapikan dokumen yang sudah selesai ia croshcek.
Asline duduk di sofa panjang tepat didepan meja CEO.
"Daddy Kansas membawa Baby Z ke kamarnya ..sedang dua pangeran kita,mereka lucu hubby! Archer akan menampilkan wajah masam saat seseorang ingin menggendongnya selain aku! jadi pangeran kecil itu tidur sendiri di kamar kita.. Arezian dia bahkan membuat Arshenio kesal karena bayi nakalmu itu ingin tidur di kamar Sera..dan yang paling penting, Arez akan menangis keras saat arshen ingin masuk! hahaha..Arshen terpaksa membawa bantal dan selimutnya mengungsi di kamar shura! hahaha.." Asline tertawa renyah mengingat kelakuan para bayi kecilnya.
Rayga terkekeh samar,bisa dirinya bayangkan betapa kesal adiknya itu pada bayi nya .
Memang,diantara para ibu anak-anak itu.
Hanya archana dan Sera saja yang Arezian,bayi nakal itu akan berperilaku baik!.
Sedang untuk ibu yang lain,terkadang bayi laki-laki itu akan banyak bertingkah .
Rayga bahkan berfikir.
Apa bayinya tidak tertukar? dari mana sifat nakal dan banyak tingkah putra keduanya itu!.
Lihat saja putra sulungnya,Archer.
Bayi itu sangat tenang,penyendiri dan tak suka menampilkan ekspresi apapun di wajah kecilnya.
Tidak menangis,tidak suka membuat susah para ibunya dan yang paling penting.
Archer sangat jenius!.
Bagaimana tidak? Diusia 5 bulan ini putranya itu bahkan sudah bisa menatap orang lain mengintimidasi!.
Namun satu hal yang menjadi titik balik semua kebahagiaan ini.
Pertumbuhan pesat kedua putranya dibarengi dengan kesehatan dan pertumbuhan putrinya yang menurun tajam.
Meski segala upaya telah mereka lakukan.
Kondisi baby Z hanya bisa dipertahankan dengan obat juga stimulasi makan dan sistem kondisi lingkungan yang sehat!.
Besar tubuh Archer yang masih berusia 5 bulan saja sudah terlihat seperti bayi berusia 1 tahun lebih!.
Begitupun Arezian,meski tidak sepesat kakaknya,namun Arezian tumbuh dengan baik.
Sedangkan baby Z,5 bulan.
Namun tubuh putrinya itu sama seperti bayi yang baru lahir 1 bulan!.
Meski tertawa, bercengkrama dan beraktivitas biasa.
Rayga tau,istrinya sangat tertekan dan cemas.
Rayga mendekat dan memeluk tubuh istrinya lembut.
Manik Asline yang semula terlihat ceria berubah memerah sendu.
"Sudah jangan tertawa jika terasa sakit.Anak-anak butuh sosok ibu yang kuat juga ceria agar mereka bisa tumbuh sehat! senyumlah meski hari-hari terasa berat.Aku bersamamu dan seluruh keluarga kita akan mendukung baby Z! " Ucap rayga dengan senyum teduh.
Asline mengangguk,dan dengan cepat membenamkan wajahnya di tubuh tegap suaminya.
Rayga memeluk istrinya erat namun tak menyakitkan.
"Pulang?"
__ADS_1
Asline mengangguk samar.
Rayga membungkuk dan menggendong istirnya ala bridal.
Asline terkejut dengan manik membola.
"Hubby! ini lantai 50! turunkan aku ..aku akan jalan sendiri!" Asline berucap panik.
Meski tidak ada lagi karyawan yang tinggal,asline tetap merasa malu.
Sungguh,mereka bukan lagi pengantin baru!.
.........
"Bos...paketnya sudah sampai..!"
Pria baya dengan senyum intens di wajahnya itu berbalik menatap tangan kanannya itu puas.
" Bagus...pastikan wanita cantik itu menerimanya langsung!"
..........
Pagi hari terasa cerah kala suara tawa anak-anak terdengar riang dari lantai dua.
Drap..drap...!
"REX... RAINDRES!! JANGAN LARI-LARIAN LEWAT TANGGA!! ASTAGA PAPI LIHAT ANAK-ANAK KALIAN INI!!" Victoria menjerit ngeri melihat tingginya anak tangga dari lantai dua,dan bagaimana anak-anak nakal itu berlari sambil tertawa.
Tepatnya,Rexion yang tertawa dan Raindres yang sibuk meraung murka.
"REX KEMBALIKAN COLOR SPIDERMAN MILIKKU!!" Raindres meraung sembari melempar berbagai macam kunai kearah Rexion dengan brutal.
Senjata tajam khas negeri tirai bambu itu terpencar ke segela arah.
Memecah guci,tertancap di lukisan,sofa,meja dan seluruh tempat dilantai dua menjadi kacau balau!.
Para maid bersembunyi ngeri,dan para penjaga menghindari terkena lemparan kunai asal-asalan itu panik.
Hanya karena sebuah color Spiderman dan nyawa mereka terancam?! memang keturunan para monster!.
Trankkkk..!!
Hingga....
Langkah Rexion dan Raindres terhenti.
Asline berdiri mematung.
"DASAR BOCAH EDAN!!" Kali ini,shura yang meraung jengkel.
Nasi goreng yang susah payah dirinya masak harus berakhir jatuh ke lantai dengan piring yang pecah!.
Rexion menatap Raindres,sang pelaku malang dengan ekspresi menyalahkan .
"Nah..mampus kau rain..paman shura akan membakar seluruh koleksi super Hero Marvel studios milikmu!" Rexion menumpahkan bensin di tengah bara api.
Dan seluruh kekacauan ini harus terhenti saat Imanuel datang dengan sebuah kotak sedang berwarna putih.
"Nyonya ketiga...ada paket untuk anda.."
.....TBC.....
Well..El say thanks for
👇
__ADS_1