Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
Trip to honeymoon


__ADS_3

...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya 🌹...


...Vote,like dan coment ya...


...♨️...


...Happy reading...


...♨️...



Kepingan salju terakhir bahkan sudah mencair,musim semi yang hangat membawa sinar cerah bagi setiap makhluk yang berdiam di muka bumi.


Namun,berbeda halnya dengan suasana sebuah rumah sederhana di salah satu desa kecil bagian London.


"Putri mama.." Seorang wanita yang wajahnya terlihat begitu tua,meski umurnya berbanding terbalik dari raut wajahnya.


Air matanya mengalir deras diwajah yang dipenuhi kesedihan dan penyesalan.


Wanita muda yang baru saja memasuki kamar itu berlari cepat dan bersimpuh getir disisi ranjang wanita yang sudah melahirkannya itu.


"Jangan menangis mama...." Gadis muda itu mengusap wajah sang ibu yang terbaring lemah.Wajah itu tersenyum dengan tubuh terbaring lemah,kelembutan dimatanya yang sayu bak pisau kecil yang merajam hati putrinya.


"Putri mama...maafkan mama sudah begitu menyusahkan dirimu..kamu harus bekerja ditengah mengurusi mama....mama tidak bisa memberimu harta yang berlimpah,namun mama dengan semua usaha mama berhasil membuatmu meraih gelar sarjana...nak...meski dunia kejam jangan buang hati nuranimu, jika nanti kamu sudah mendapat pekerjaan bagus....uhuk.....bekerjalah dengan jujur..maaf mungkin mama tidak bisa menemanimu lagi,mama sudah tidak kuat .Sayang.....ingat nasihat mama...saat nanti mama pergi...jangan mudah percaya pada laki-laki,jadikan hidup mama sebagai pelajaranmu.Carilah laki-laki yang berhati mulia meski dunia berkata sebaliknya.Laki-laki yang berwajah malaikat terkadang lebih jahat dari iblis....jaga dirimu sayang....jaga hatimu..."


Wanita baya itu mencoba meraih telapak tangan putrinya,sang gadis muda meraih tangan ibunya dan mengangguk dengan senyum getir.


Wanita baya itu memberi gestur agar sang putri memeluknya.


Dibawah langit malam,keduanya berpelukan untuk yang terakhir kalinya.


"Sudah saatnya mama pergi.....Mama akan selalu melihatmu dari sana,tempat yang jauh .."


Tak ada kata setelahnya,hanya keheningan kala tubuh renta yang berada didalam pelukan sang wanita muda melemas tak bergerak.


Sang gadis muda menangis dalam diam,menangis hingga rasanya seluruh tubuhnya tenggelam dalam pusaran keputusasaan.


Membaringkan kembali tubuh sang ibu,memposisikan kedua tangan kurus itu diatas dada.


Menarik selimut dan merapikan bantal.


Gadis muda itu melangkah mundur.


Duduk meluruh pada lantai dan menangis pilu,tangisan itu pecah seiring dengan sinar matahari sang fajar yang perlahan menunjukkan wajahnya.


Gadis itu menangis begitu pedih,hingga tak lama para tetangga mulai datang dan menatap prihatin sembari mulai bergerak bahu-membahu mengurus jenazah sang ibu.


"Sabar ya....ini sudah takdir tuhan kamu tenangkan diri ya biar paman dan para tetangga kita mengurus pemakaman!"


Gadis itu hanya mengangguk hampa sembari menatap ranjang sang ibu yang mulai ramai didekati oleh para wanita desa.


"Ma...aku awalnya ingin memberi tahu bahwa aku...putrimu ini sudah diterima bekerja di sebuah perusahaan besar bagian pariwisata....tapi mama justru memilih pergi....tidak apa...mama pasti lelah...ma.... tidurlah,putrimu ini akan bekerja keras demi masa depan yang cerah...mama bisa bangga padaku saat nanti aku bisa membeli sebuah rumah di kota besar dan punya keluarga kecil yang harmonis...ma....selamat jalan....."


.........


Matahari pagi perlahan terbit,sinarnya yang hangat perlahan memasuki celah-celah gorden bergaya Prancis dengan sentuhan green lembut.


Alis hitam nan indah itu mengeryit kala sinar matahari jatuh pada wajahnya yang cantik.


Asline meringis,tubuhnya terasa remuk dengan bagian bawah berdenyut hebat.


Bulu mata lentik itu perlahan bergerak,saat kelopak mata itu mulai berkedip.

__ADS_1


Meraba sisi lain ranjang.


"Dasar.....serigala liar!!!" Asline akhirnya sadar,memaki jengkel atas kebrutalan sang suami semalam.


Apa yang diucapkan oleh Zeus itu benar dilakukannya!.


Pakaian mahal itu terkoyak hingga tak berbentuk,tubuhnya dihempas keatas ranjang dan dirinya digempur semalaman!.


Bukan hanya pinggang,kini seluruh tubuhnya terasa remuk terutama bagian dada dan surgawi miliknya!.


"Jangan mengumpat dear...."


Asline segera menoleh kesisi kiri dengan cepat.


Pria tampan dengan perut penuh abs delapan susun itu berdiri dengan hanya sebuah celana hitam training menutupi bagian bawah dan atas yang terlihat menggoda dengan sebuah handuk kecil melingkari leher.


Glek......


Asline tanpa sadar meneguk salivanya sulit.


Wajahnya memerah dengan manik berkedip lucu.


Rayga terkekeh,berjalan mendekat dan menipu kelopak mata indah itu gemas.


"Padahal sudah pegang-pegang semalam...wajahnya masih merah heh?...lucunya......!" Rayga tertawa renyah,membawa tangan lentik itu kearah perutnya.


Asline tercengang,dengan panik menarik tangannya saat dingin tubuh suaminya bertemu dengan sentuhan panas dari ujung jari-jarinya!.


"Suka hm...?" Rayga semakin tersenyum jahil,menaiki ranjang kala melihat wajah panik istrinya.


"Apa...apa sih?! jauh.. jauh-jauh AKHHHHHHHH!!" Asline memekik saat selimut yang menutupi tubuh polosnya ditarik cepat dan kini tubuh polos yang penuh tanda cinta itu terpampang se*si.


"Wow.......so hot....and....se*si...." Rayga dengan manik menggelap dan ucapan frontal mulai menurunkan wajahnya,mengendus dari area leher hingga belahan dada.


Asline dengan wajah memerah panas berusaha menutupi area pribadi dan sayangnya Rayga tak membiarkan itu .


Twinggg...


"HUBBY!!!!" Jerit asline saat tangan nakal itu memainkan puncak gunung kembarnya.


"Apa....?" Jawab Rayga dengan wajah tanpa beban.


Slurppp....


"Ahhhh....hubby...semalamkan sudah! AKHHHHHHHH....jangan gigit lagi! " Asline bergerak gelisah.Geli dan sensasi luar biasa diberikan Rayga dalam satu permainan bibir dan lidah!.


Rayga mengangkat wajahnya dari dada istri cantiknya.


Menyerigai jahil dan mulai menjilat puncak gunung yang sudah tegang itu.


"Enghhh..hah...sudah....hubby...please....aku mau mandi......" Asline rasanya ingin menangis saja!.


Kenapa gelora panas suaminya selalu tinggi hanya dengan sekali pancing saja?!.


"Sudah apa....? aku mau susu...... minum susu pagi itu sehat! lihat....aku energik seperti ini karena susu murni darimu setiap hari...." Ucap Rayga jahil.


Asline mendelik,menampar bibir frontal itu geram.


"Energik... energik....memang kamu saja yang


dasarnya mesum!!!!" Asline meraung emosi,Rayga meringis kala telinganya terasa berdengung oleh suara raungan sang istri.


"Siapa suruh body kamu seperti gitar Spanyol? siapa coba laki-laki normal yang menolak suguhan daging segar diatas ranjang dipagi hari? ya jangan salahkan aku amour...." Rayga berucap membela diri.

__ADS_1


Tapi tangan nakal pria itu terus bergerak tak mau diam.


"RAYGA!!!!!!!!" asline akhirnya menjerit kala jari-jari nakal itu semakin turun kebawah,dan sebelum menerobos masuk asline bergerak cepat mendorong dan meraih seprai ranjang dan melilitkan seluruh tubuhnya sembari menatap jengkal pria yang kini sibuk tertawa keras melihat sikap perlawanan dirinya.


"Fine.... cepatlah aku menyerah...sekarang mandi sana kita akan segera berlibur ke....."


Blammmmm.....


Rayga menggeleng geli saat bahkan sebelum selesai berucap dan pintu kamar mandi tertutup keras.


" Serigala liar? well.....kucing liar ku sudah punya cakar rupanya? hahahaha...sayangnya kucing tak akan menang melawan serigala..." Rayga terkekeh dan menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang.


Ranjang yang menjadi saksi bisu bagaimana ganasnya dia semalam menggempur tubuh istrinya.


"Kuharap istriku bisa hamil tak jauh beda waktu dengan istri para saudaraku..apa aku perlu memulai rencana proses kehamilan line? tapi jika bayinya laki-laki bagaimana? ck! anak laki-laki itu merepotkan! mereka liar seperti seekor kera..aku ingin bayi perempuan yang manis,lucu dan selalu berlari sembari memanggilku Daddy ... Sial aku ingin anak perempuan!!!" Rayga berucap frustasi sendiri.


..........


Koper demi koper tersusun rapi di sudut ruang santai z manor.


"Dear...buat apa bawa barang begitu banyak?! beli saja disana untuk apa repot-repot bawa begitu banyak?" Rayga menggeleng frustasi melihat tiga koper besar yang ditumpuk sang istri diruang santai mereka.


"Benar sayang....buat apa susah bawa barang banyak-banyak? uang putra mami itu banyak tinggal gesek saja..mau kartu apa? Platinum? Gold atau Black card? tinggal pilih...." Kayra berucap sembari menatap koper-koper besar itu gemas.


Benar,para putra mereka berniat honeymoon bersama namun dengan destinasi berbeda.


"Bukan begitu mami....line hanya terlalu malas liburan hanya untuk menghabiskan waktu beli baju! lebih baik hunting kuliner dan cari spot foto! mami tau sendiri line kalau beli baju dadakan itu susah..jadi lebih baik bawa punya sendiri yang sudah ada! lagipula line itu sudah punya begitu banyak baju di walk in closet mau nambah lagi sepertinya mubazir mi..." Jelas Asline dengan senyum miris mengingat ruang khusus berisi pakaiannya yang hampiri sama besar dengan luas kamarnya!.


"Ya sudah tidak masalah...jam berapa mau berangkat Rayga?" Anggi bertanya saat geli melihat sang cucu sulungnya yang terkenal sebagai pangeran es itu kini justru sibuk menjahili istrinya!.


Sungguh anggi bersyukur atas semua perubahan cerah sikap cucunya itu.


Rayga berhenti memainkan ujung rambut istrinya dan fokus pada sang nenek.


"Sejam lagi nek.." Balas Rayga dengan wajah kalem.


Rafendra mendengus, ekspresi apa itu?!.


"Negara mana?" Arkansas bertanya mengingat mereka sekeluarga belum tau destinasi wisata putra sulungnya itu.


Rayga tersenyum penuh arti,dimana asline terlihat menggeleng lelah.


"Indonesia....."


Hening.....


"Are you kidding me?! kau serius son?! Raider dan Raino bahkan pergi ke Milan....Gion sudah di Prancis ,Maxim kemarin terbang dengan Jihan menuju Amsterdam dan cella ..dia bersama Dixon sudah di Jepang! kau serius ingin ke Indonesia? mau kemana?" Rion mengoceh takjub.


Rayga memandang malas pada papi-nya itu.


"Tujuan awal mau ke Jogja Pi...mau hunting gudeg pokoknya kuliner khas jawa begitu...setelah itu mau jalan-jalan ke daerah-daerah yang terkenal kulinernya dan terakhir Bali! mau coba pakai baju tradisionalnya! line ingat pakaian tradisional bali itu autentiknya....line speechless! jadi mau kesana lagi...line dulu saat remaja hanya sempat tinggal selama 1 bulan dengan paman Willie" Asline berucap penuh semangat,Bali adakah kota dengan seribu panorama dengan adat istiadat yang paling kental di Indonesia.


"WOAHHHH...mami jadi tertarik line! jangan lupa kirim foto dan oleh-oleh buat mami!" Kayra berucap ikut bersemangat.


Yah,diantara banyaknya negara yang pernah ia kunjungi saat menjadi seorang asassin dulu,hanya Indonesia yang belum ia jejaki.


"Tenang mami......"


Akhirnya obrolan ringan itu terhenti saat Rayga memutuskan beranjak.


Yah,mereka menggunakan pesawat domestik menurut keinginan sang permaisuri hati.


Rayga pasrah jika istrinya ingin naik pesawat yang sama dengan orang-orang biasa.

__ADS_1


Morio membawa naik seluruh koper kebagasi mobil,setelah berpamitan dan akhirnya pasangan Alzeus itu berangkat menuju bandara internasional kota London menuju Indonesia.


.....TBC.....


__ADS_2