Queen Of Zeus

Queen Of Zeus
Lumiro wedding day


__ADS_3

...Jangan lupa vote.like dan coment ya 🌹...


...🍷 Happy reading 🍷...



Langit cerah meski angin berhembus cukup dingin.


Disebuah kamar,bukan.Tepatnya disebuah ruangan besar dengan deretan gaun mahal.


Beberapa MOU tengah sibuk merias wajah seorang wanita, kulitnya yang bersih nan cerah tersapu beberapa kuas make up tipis.


"Amazing....Mrs Alzeus...your so beauty! bahkan kami tak perlu bekerja extra karena kulit anda sudah sehat dan juga lembut! gaun ini seakan pas dan memang tercipta untuk anda...anda dan tuan muda Alzeus adalah pasangan dari langit!" pria gemulai dengan rambut bercat biru laut memekik girang.


Asline,wanita cantik itu tertawa renyah atas pujian berlebih dari sang penata rias yang dibawa oleh suaminya ke vila mereka.


Tidak berlebih sebenarnya pria itu berucap,kenyataan memang seperti itu.


Bahkan para wanita yang membantu menata gaya pun mengangguk setuju.


"Nah Mrs Alzeus..sekarang tinggal memasang sepatu juga sedikit hiasan rambut! maka penampilan anda a-"


Tingg...


"Nyonya muda tuan muda meminta anda bergegas..."


Suara interkom menginterupsi perbincangan,Imanuel terdengar jelas menginginkan agar para penata itu bergerak cepat.


Pria bersurai biru langit itu memekik heboh dan bergerak cepat meraih kotak sepatu.


"Cepat..cepat...tuan Alzeus bukan pria yang sabar!!"


Akhirnya asline harus menutup mata kala tak kuasa menahan tawa melihat betapa panik para MOU itu.


..........


Rayga menatap jam rolex yang melingkar apik di pergelangan tangannya.


Mereka hampir terlambat dan istri cantiknya belum juga turun!.


"Tuan Rayga.. sebentar lag-"


Takhhhh....takhhhh...


Ucapan Imanuel terhenti kala suara ketukan sepatu hill terdengar menuruni tangga.



Deggggg...


Rayga dengan manik bergetar mendongak keatas, pertengahan anak tangga.


Sosok cantik nan memukau turun dengan anggun dibalut gaya yang terlihat glamor.


Gaun dengan tipe Mermaid tail of champange membalut indah tubuhnya.


Rayga menyisir seluruh ruang lobby residen.


"Kemana mata kalian?!" Rayga mengeram rendah dan seketika para penjaga dan semua maid menunduk ngeri.


Tentu saja,Rayga tak ingin kecantikan istrinya menjadi bahan fantasi sembarangan orang .


Istrinya yang diberkahi paras begitu indah,rambutnya yang coklat gelap terurai bergelombang,manik abu-abunya yang menatap teduh hingga rasanya siapapun pria yang menyelami manik indah itu akan jatuh terbuai!.


Rayga tak rela sampai mati jika pria lain sampai berani melirik istrinya!.


"Hubby ..." Asline memanggil dengan gugup.


Asline menatap pria tampan dengan tubuh terbalut jas Armani putih lengkap dengan mawar biru tersemat di saku jasnya dengan senyum manis.


Tubuhnya yang tinggi,tegap juga garis wajah yang terukir bak karya seni paling indah!.


Rayga bak sosok dewa Yunani yang entah bagaimana bisa ia miliki!.


Keduanya saling menatap dibawah jeritan tertahan para pekerja.


Rayga menarik nafas dalam-dalam.


"Kenapa pakai tangga?" Berjalan mendekat dan merangkul pinggang ramping itu turun perlahan menapaki satu persatu anak tangga.


Begitu tiba di bawah,Rayga meraih wajah cantik itu dengan jemari yang mengapit dagu yang terhias bibir merah bak kelopak mawar.


Glek...


"Ya Tuhan rasanya menyiksa sekali...." Batin Rayga menatap intens garis bibir juga lekukan tubuh semampai itu.


"Amour...rasanya aku berubah fikiran.. bagaimana jika tidak pergi saja?" Ucap Rayga dengan wajah tertekan.


Asline menatap tajam wajah tampan itu.


Apa? tidak pergi?!.


"Bagaimana jika ada bajingan lain yang berniat menculikmu lagi? batalkan saja ya..." Melas Rayga.


"Jangan gila! ini bukan pernikahan kolegamu hubby...tapi ini pernikahan saudaramu! sudah cukup kita tak pergi saat pernikahan Diego juga Ryuga! alarik akan mengamuk jika sampai ada satu saja yang tak datang! lagipula kenapa coba kamu sampai berfikir tidak jadi pergi?"


Rayga menghela nafas berat,mengecup pipi lembut istrinya dengan gemas.


"Bagaimana nanti caraku mencegah mata-mata serigala yang menatapmu? aku bahkan yakin kau akan mencuri pusat gravitasi mempelai wanita! baby...disini saja ya kita tak perlu pergi...salahkan saja dirimu mengapa sangat indah? aku tak rela berbagi!" Asline tertawa renyah mendengar ocehan posesive suaminya itu.


Kalau boleh jujur,asline sendiri tak rela wajah tampan suaminya dilirik wanita lain! tapi apa boleh buat?.


Akhirnya dengan bujuk rayuan, sang Zeus pada akhirnya mengalah.


Dengan bergandengan tangan keduanya melangkah keluar vila dan memasuki sebuah Alphard putih yang sudah menunggu.



"Hubby..kita tidak bawa supir?" Asline bertanya saat melihat Rayga yang menuntunnya duduk disamping kemudi.


"No..aku akan mengendarai mobil ini sendiri....sudah jangan bicara lagi atau kita akan terlambat!" Rayga menuntun istrinya memasuki mobil dengan telapak tangan menadah langit pintu mobil.


"Terimakasih hubby..." Balas asline tersipu atas sikap gentle itu.


"Anything for you dear..." Setelah menutup pintu,Rayga bergerak cepat memutar dan masuk dibangian kemudi.

__ADS_1


"HADIAHNYA?" sentak asline mengingat hal penting hari spesial itu.


Rayga terkekeh geli,menarik hidung mancung itu gemas.


"Sudah kukirim dahulu sebelum bahkan kamu bangun pagi! sekarang duduk dengan tenang jangan mengacau...atau bibirmu ku cium!" Asline mendelik sinis,melorot tajam sembari menampar paha Rayga dengan geram.


"Mulutnya....frontal sekali!" Sembur wanita cantik itu malu sendiri.


"Makanya diam amour...." Desis rayga akibat pukulan istrinya yang tak main-main.


Kulit pahanya berdenyut!...


Asline tertawa puas dengan raut wajah penuh kemenangan!.


.........


London Pukul 08.00 pagi.


Sebuah hari yang begitu dinantikan oleh seluruh clan Lumiro,terutama putra generasi ketiga mereka.


Hari dimana janji suci segera akan mengikat sepasang insan dalam mahligai pernikahan.


Sebuah katedral.



Asline tersenyum dengan wajah memerah penuh syukur.


Akhirnya,Aira .


Sahabatnya akan segera menikah,menjadi ibu juga bagian dari clan Lumiro!.


"Kenapa hm?" Rayga meremat jemari lentik itu dengan senyum teduh.


Keduanya duduk di deretan kedua setelah para tetua keluarga.


"Aira akan menjadi seorang ibu ...lihat betapa bahagia mereka?...setelah menikah dan tak lama akan segera memiliki seorang anak...kita?....." Asline menatap balik wajah tampan yang menampilkan senyum yang sayang sekali,senyum itu tak seperti biasanya.


"Kapan?" Asline kembali melanjutkan ucapannya dengan senyum getir.


Grephhh.....


Rayga memeluk tubuh istrinya dengan wajah memerah tanpa ekspresi.


Disekitar keduanya,para pria muda inti Wiguna tertunduk dengan senyum nanar.


Para wanita menatap tak mengerti.


Ada apa dengan para kekasih mereka?.


"Line..semua ada waktu..suatu saat kalian pasti akan mendapatkan bayi juga!" Victoria berucap sembari tersenyum riang.


"Tenanglah dan mari dengarkan janji suci mereka!"Ucap Raider menghentikan suasana mendung ditengah kebahagian alarik dan aira.


"Alarik aluxio Lumiro..apa kau bersedia menerima Aira Brihana Thompson sebagai istrimu dalam sehat maupun sakit,susah dan senang hingga maut memisahkan kalian?"


" Yes i do !"


" Aira Brigana Thompson..apa kau bersedia menerima Alarik Aluxio Lumiro sebagai suamimu dalam sehat maupun sakit,susah dan senang hingga maut memisahkan kalian?"


" Atas nama Tuhan..hari ini kunyatakan kalian sebagai pasangan suami dan jika ada yang merasa keberatan silahkan bicara atau diam untuk selamanya!"


" Baiklah..silahkan pasangkan cincin untuk pasanganmu dan suami boleh mencium istrinya .."


Sorak sorai terdengar pecah hingga keluar katedral.


Hari ini...


Tepat saat musim akan segera berganti,alarik telah berhasil mengikat Aira sebagai pasangan hidupnya.


Dengan lonceng gereja maka kini status mereka telah resmi berganti.


.........


Seluruh kepala keluarga dari 10 penyokong ekonomi Inggris telah tiba satu persatu.


AZGolden Hotel...


Tempat resepsi pernikahan pewaris Lumiro berlangsung.


"Mengapa Zeus itu sangat tidak adil? bahkan alarik langsung mendapat hadiah hotel bintang lima sebagai tempat pernikahannya! tapi aku? Hei...dia bahkan tak memberiku libur lebih dari satu Minggu setelah pernikahanku dengan Deliana?!" Diego menyembur kala para inti memasuki hotel tempat resepsi.


Dibawah jeritan heboh para tamu wanita atas pemandangan sekumpulan pewaris tampan itu,langkah mereka tak berhenti.


"Salahmu sendiri menikah tiba-tiba!" Balas Ryuga tenang.


"Hei! lihat dirimu dulu baru membalas ku! kau bahkan harus pergi ekspedisi meski pesta pernikahanmu baru berlangsung tiga hari!" Diego mencibir telak.


Disisi para pria yang saling berdebat sengit,para wanita disisi lain berkumpul dengan heboh.


"KYAAAAAA...asline ini benar hotel ketiga milik suamimu? Daebak..." Rubi menarik tangan asline yang baru tiba bersama suaminya dengan heboh.


Bahkan Victoria dan raels tak sungkan mendorong Rayga menjauh lalu membawa pergi asline menuju stand makanan, meninggalkan Rayga yang nampak terdiam linglung.


Istrinya dicuri...!!.


Para wanita muda itu berkeliling penuh semangat.


Manik grey itu menyisir takjub.


Tema Purple light ini benar-benar diterapkan oleh amber!.


Disisi lain,para pria mulai berkumpul sesama relasi mereka berbincang hal yang membosankan.


"Ruang ini khusus untuk tamu mami amber..." Archana menjelaskan kala para wanita muda kekasih para kakaknya itu menatap lucu dekorasi pernikahan itu.



"Nah mari ke sana...disana kita para tamu kak Aira bisa berkumpul!" Archana menarik asline dan juga raels menuju sisi lain.



" Cha..si rakus shura itu kemana?" Rubi bertanya panik begitu mengingat anak laki-laki pencinta manis yang dititipkan oleh sakura padanya itu menghilangkan.


"Tenang Rubi...paling anak itu sudah tenggelam di stan dessert! sebentar lagi Aira dan alarik masuk!" Ucap Victoria yang mulai sibuk memilih makanan apa yang ingin dirinya makan.

__ADS_1


Hingga...


"Woah...gaun itu benar di rancang sendiri oleh bunda Samantha? gila bagus sekali..." Pekik Raels begitu pasangan bintang acara terlihat memasuki ruangan.



Rayga mendekat dan meraih telapak tangan istrinya.


"Sayang..mari beri selamat pada mempelai..yang lain sudah pergi duluan!" Asline akhirnya sadar bahwa tak ada satupun sahabatnya yang tersisa.


Mereka sudah menyerbu keatas panggung sembari menarik kekasih mereka masing-masing.


Dibawah tatapan lembut suaminya, asline bergerak.


"Selamat Rik! akhirnya kau menikah juga...!"


" Siapa yang menyangka si muka picik ini akan menikah juga?...mana dapat combo dua lagi!"


Tawa pecah seketika saat mulut lemas Raino dan max saling menyahut.


Dan kini ada yang berbeda.


Ada satu sosok cantik disisi Maxim yang terlihat lebih cerah dari sebelumnya,auranya berbeda.


Aira yang mendengar tawa dua pria itu tersenyum penuh dendam.


Apa-apaan?!.


Combo dua?!.


Sialan dua buaya ini!.


Alarik menatap ngeri wajah cantik istri,Aira terlihat bak singa betina yang tengah menyembunyikan cakarnya.


"Tuan muda Houston..melihat deritamu belakang ini sebelum mendapatkan hati Jihan,kufikir kau dan mulut lemasmu sudah berubah! tenyata sama saja...frontal gila!" Sinis Aira menatap wajah tak berdosa Maxim.


Raino sudah mundur akibat Victoria yang sudah memelintir kulit perutnya.


Tapi Jihan bahkan tak mampu menghentikan Maxim dengan sifatnya yang jahil nan frontal.


"Jadi brother Rik...setelah ini kau akan malam kedua bukan? bukankah malam pertama kalian sudah jebol duluan?"


Hening....


Arshenio menaikan kedua alisnya bingung.


Ini kenapa hening seketika? apakah ucapannya salah?.


"Anak bodoh ini terlalu naif!"


"Otaknya hanya berisi senjatta dan perang!"


"Alarik pasti habis jadi bulan-bulanan Aira!"


"Daddy Arkansas sudah gagal mendidik si arshenio!"


Aira akhirnya tak mau lagi menanggapi tamu yang hendak memberi selamat,wanita cantik itu duduk bersidekap dada menatap alarik bengis.


Alarik menatap saudara-saudaranya bengis,mereka yang berucap sialnya dia yang dapat!.


"Arshen sayang..... berfikirlah dulu jika ingin berucap..lihat..Aira merajuk karena malu mendengar ucapanmu dan alarik yang terkana getah frontalmu!" Amber yang duduk di sisi wali mempelai pria memijit pelipisnya pening.


Kepolosan arshenio tentang harga diri wanita sangat minim! bahkan hampir mendekati nol!.


"Apa salahku? memang benar kan? brother alarik sudah jebol duluan. Lalu apa salahku?" Ucap arshenio dengan wajah polosnya.


Rayga dengan wajah memerah namun tetap tenang menahan malu,menarik tubuh adiknya turun dan memberinya tatapan tajam.


Asline mengusap punggung Aira yang terlihat jelas tengah jengkel,malu juga frustasi.


"Ra...kamu tau bagaimana arshen bukan? jangan ambil pusing ucapan pria muda itu ! tarik nafas.....hembuskan... ikuti a-"


"Aku belum mau melahirkan line....kamu ikut-ikutan ih!!" Sentak Aira nampak menatap gemas wajah cantik asline.


"Tenang sayang...arshen memang bodoh jangan dengarkan dia d-"


"Kamu juga..ini semua salahmu! mengapa kamu tembak didalam? huuuu..malam ini jangan tidur denganku!" Alarik berkedip linglung,kenapa jadi dia yang salah?.


"Ia..ia ini salahku jangan marah lagi okey? lihat para tamu menertawakan kita..." Bujuk alarik frustasi.


Dasar Arshenio sialan!....


Mulut bocor adiknya itu harus diberi pelajaran!.


"Sudah..sudah....jangan marah-marah atau nanti pembuatan bayi kedua akan gagal..."


Krik..krik...


Riuh tamu hening seketika saat suara sosok lelaki tua jatuh.


"KAKEK!!!!!"


Dan yah,Aira akhirnya memekik emosi saat kakeknya juga justru ikut-ikutan!.


Pria tua itu justru saling bersulang riang dengan sosok arshenio.


Yah,jika jendral disatukan dengan sesama jendral.Maka percayalah jalan fikiran mereka sama!.


Ditengah kebahagian akward itu.


"Hiks....kamu lihat Kailash?! mereka bahagia saat putriku Lydia tiada! bahkan harusnya posisi sebagai wali tidak mereka berikan padamu?"


Pria dengan setelan hitam yang duduk di pojok terjauh pusat pesta itu memeluk seorang wanita dengan wajah berkilat dingin.


Kailash,menatap wajah putri sulungnya dengan rumit.Anak perempuan hasil dari pernikahan pertamanya yang kini sudah tak memiliki rasa lagi.


Sayangnya,ayahnya lebih memilih menantu pertamanya dibanding wanita yang kini ia nikahi sebagai istri kedua.


Tuan besar Thompson lebih bias pada ibu dari Aira dibanding istri keduanya,ibu dari lydia.


Putri yang lahir diluar pernikahan,sayangnya sekarang tinggal nama saat pewaris Lumiro membunuh putri kebanggan nya.


"Aira kamu berpaling dari papa..maka kau bukan lagi putriku!"


__ADS_1


......TBC......


__ADS_2