
Hay...
Selamat datang kembali
..........
Setelah pagi yang meninggalkan jejak kegilaan,kini semua menantu serta para orang tua tengah duduk menunggu dimeja makan untuk makan malam.
"Line dimana suamimu? apakah dia akan pulang makan malam?" Kayra bertanya sembari meraih piring rion suaminya,wanita itu menyendok nasi beserta lauk pauknya untuk pria paruh baya itu.
"Bertanya apa kayra? tentu saja anak kurang ajar itu akan pulang beserta tiga anak setan lainya!" Sebelum asline berucap, Rafendra sudah menyahut dengan nada jengkel.
Rion mendengus,entah ada dendam apa ayahnya ini dengan para putra mereka!.
"Daddy..para anak setan itu adalah cucumu bila kau lupa! santai lah sedikit jika tak ingin keriput di wajah tuamu semakin bertambah..." Arkansas berucap dengan senyum main-main,pria paruh baya dengan wajah tak mengenal tua itu mengerling jenaka melihat wajah memerah marah sang ayah.
Brakkk.
"Wah..wah..wah..lihat mulut kurang ajar kalian ini! Arkansas...Arion...jangan fikir karena Daddy sudah tua maka kalian bisa mempermainkanku?! jangan harap! Aku bahkan masih sanggup mematahkan tulang kalian!!!" Rafendra yang jengkel memukul meja makan dan menunjukkan wajah kedua putranya dengan murka.
Kayra meringis ngilu,Anggi menghela nafas berat dengan bibir berkedut Arkansas yang dicubit geram oleh putri bungsunya,archana.
"Kakek tarik nafas okey....lagipula daddy dan papi hanya bercanda saja...tolong ingat tekanan da-"
Brakhhhh..
"Asline....kakek memperingatkan dirimu! jangan bicara untuk kedua ayah mertua kurang ajarmu ini!" Rafendra menyentak asline yang berusaha membujuk dirinya,gadis cantik ini mengelus dada.Terkejut akan tempramen tuan besar Wiguna itu.
Hingga sebuah suara dengan intonasi dingin tanpa riak terdengar memecah suasana akward dimeja makan itu.
"Ada-apa ini?"
Tiga orang pria dewasa dan satu pria muda dengan seragam militer berjalan masuk.
Kayra menghela nafas lega melihat empat tuan muda Wiguna berjalan masuk.
Raider dengan kemeja hitam kantor,Rion dengan rompi coklat dan arshenio yang melepas armor militernya.
Ketiganya tersenyum tipis berjalan masuk disusul sosok tampan dengan kemeja merah bata yang tertutup rompi dan sebuah mantel hitam panjang.
Pria tampan itu berjalan masuk dengan wajah dipenuhi kelelahan,mungkin?.
"ASTAGA!!!" Asline terpekik begitu berbalik dan melihat wajah tampan suaminya yang dihiasi beberapa lebam.
Raider merotasi bola mata malas dan raino yang tanpa sungkan menampilkan ekspresi ingin muntah!.
Arshenio mendelik sinis melihat wajah kakak sulungnya itu.
...# Back on #...
Sparing fighter BE....
Brakhhhh...
Hening....
Para pria muda dengan tubuh atas polos dihiasi keringat menatap pintu masuk ruang sparing dengan ekspresi linglung.
Ada puluhan pria muda dengan tubuh dihiasi otot sempurna yang kini mata mereka tertuju pada arah pintu masuk.
"Hari ini aku akan beri kalian kehormatan..serang aku sekuat kalian dan akan ku lawan dengan kemampuan paling rendah!" Pria tampan dengan tubuh atas yang juga polos dengan sebuah tato elang besar dibagian dada berucap jenaka .
!!!!
Tercengang.
Prankkkk.
Brakhhhh..
Hening....
Setelah terdengar beberapa senjata yang jatuh dari tangan pemakainya,kini ekspresi wajah-wajah itu terlihat seperti habis melihat hantu!.
Sejak kapan Zeus tiran ini begitu baik hati hingga membiarkan anggotanya mempunyai nyali untuk melawan?!.
Keajaiban!...
Atau...
Bencana!...
"Big bro..kau sakit? atau kau salah minum obat?" Pria yang baru saja menjatuhkan tombak itu berucap ngeri.
Raino....
Mendekat setelah memunggut kembali tombaknya.
Dan pria tampan dengan tubuh atas polos dengan hanya memakai celana kain sparing taekwondo itu mendengus dingin .
Rayganta,mendekat sembari melilitkan sebuah kain dikedua tanganya.
Lapis demi lapis....
Kini rayga telah berdiri dihadapan para elit anggotanya.
Wajah tampan yang selalu menampilkan ekspresi dingin kini terulas senyum tipis.
Duarrrr...
Bak petir disiang bolong.
Para anggota elit itu bergidik,senyum Zeus itu lebih mengerikan dari pada ekspresi datarnya!.
"Satu pukulan....tidak! maju dan beri aku beberapa pukulan maka siapapun yang bisa memukulku... akan kuberi libur romantis dengan paket lengkap kapal pesiar!"
Duarrrr...
Para elit itu,bahkan para inti!.
Pria-pria muda dengan paras diatas rata-rata itu melangkah mundur dengan ekspresi ngeri!.
Apa ini?!.
Apa Zeus itu tengah memberi mereka sebuah fatamorgana indah sebelum melempar mereka juga kedasar neraka?!.
Jangankan memukul!..
Mereka bahkan tak berani membayangkan mampu menyentuh sehelai rambut dari pria itu saja!.
Mimpi!....
"Brother Rayganta! jika kau kemari ingin menjatuhkan mental para anggota elit yang kami latih...sebaiknya kembali saja ke kantor pusat! aku sendiri sudah cukup bersama inti mengurus latihan mereka!' Raider berucap frustasi.
"Benar..benar...jangan katakan padaku,saat ada yang berhasil memukulmu nanti.Kau bukannya memberi hadiah paket kapal mewah...tapi kau justru akan memotong tangan kami dengan sadis...." Raino menambahi dengan ekspresi tertekan.
Para elit BE itu mengangguk dengan ekspresi ngeri.
Siapa yang berani menantang Zeus itu?!.
Cari mati!...
Rayganta terkekeh rendah,menepuk pundak raino dengan senyum miring.
__ADS_1
" Tidak apa-apa..pukul saja aku tidak akan melawan dengan kemampuanku..aku hanya akan menghindar..aku janji!" Ucap Rayganta dengan senyum manis.
Brrrrrr...
Bulu kuduk semua orang seketika berdiri!.
"Hahaha..kau..kau jangan bercanda brother! jangan memberi kami omong kosong!" Maxim tertawa nanar.
Sial...
Kakinya lemas oleh hawa mencekam dari Zeus itu!.
Tersenyum memang,namun senyuman itu tak lebih dari ucapan selamat datang penderitaan!.
Hingga akhirnya.
"Baiklah..tidak perlu satu persatu....Maju serempak!" Titah Rayga dengan tatapan buas dimatanya.
Para inti dan para elit saling melirik,membuang senjata mereka dan mengepalkan tangan dengan kuat!.
Baiklah...
"Baiklah..jika ada siapapun diantara kami berhasil memukulmu..jangan bunuh siapapun kami! kau yang minta!" Ryuga berucap dengan senyum tertekan.
Bukankah sang leader meminta,lalu apa boleh buat?!.
Serangan brutal akhirnya pecah diruang sparing tanding markas cabang itu.
Bukan menyerang perorangan,mereka.
Para anggota terlatih itu menyerang perkelompok!.
Rayga tertawa rendah melihat niat membunuh para anggotanya mengincar setiap jengkal tubuhnya dengan tinju mereka.
...# Back off #...
"Ke..kenapa wajahmu hubby? kenapa lebam begini?!" Asline bertanya dengan wajah panik.
Gadis itu mengabaikan keberadaan semua orang,suaminya lebih terlihat tidak pada image CEO tiran mendominasi kini!.
Wajah dipenuhi kelelahan...
Sudut bibir berdarah dan pipi lebam membiru..
Kening yang terlihat luka sobek!...
Apa yang terjadi pada suaminya?!
Asline berlari meraih wajah tertekan suaminya dan menatap luka-luka itu dengan sakit hati.
Siapa yang bisa melukai Zeus tiran itu?!.
Sungguh,jika asline tau....
Butuh setidaknya seluruh tim elit dibantu kekuatan tempur para inti untuk sekedar membuat luka kecil diwajah arogan itu.
Luka kecil bagi mereka namun bencana bagi asline!.
Raider menatap tajam wajah ponggah yang ditutupi ringisan kesakitan itu!.
Meringis apa?!.
Bahkan jika sebuah timah panas menembus tulang dan dagingnya,bahkan jika belati maupun sebuah pedang menumpahkan darahnya!.
Zeus itu tak pernah bereaksi,dan kini hanya sebuah luka kecil dan dia meringis seperti anak kecil?.
Keajaiban dunia!....
Lelucon!....
"Tiran gila ini..betapa tidak tau malu dan sangat menjijikan! bahkan jika malaikat maut datang sekalipun akan dia sapa! mengapa sekarang berlagak begitu lemah?! omong kosong!" batin arshenio menatap kakak sulungnya sinis.
"Sejak kapan anak kurang ajar ini pandai membuat drama?" Arkansas menggeleng miris.
"Akhhh..sakit sekali...Asline betapa kejam raider dan raino itu, mengajak serta seluruh saudaraku mengepungku diatas arena!" Ucap Rayganta dengan mimik wajah dipenuhi kesakitan.
Raider tercengang,raino tersedak teh yang baru ia teguk dan keduanya menatap sengit wajah melas Rayga dengan tak percaya.
"KEPARAT ini!!' Batin raider berusaha mengendalikan emosi.
"Apa? kenapa? aku dimana?" Raino membatin linglung.
Asline menatap kedua saudara kembar itu tajam.
"Bu...bukan seperti itu asline..i..i-"
"Jangan banyak bicara! tega sekali kalian main keroyok dengan suamiku? saudara kalian sendiri! Tidak apa hubby.. sebaiknya ikut aku untuk mengobati wajahmu..." Asline memotong tajam ucapan Raino.
Gadis itu menarik lembut tubuh rayga agar kembali ke vila mereka di sisi barat mansion, meninggalkan wajah tercengang seluruh keluarganya.
"Kalian memukul Rayga?" Tanya Anggi tak percaya.
"TIDAK NENEK!" Serempak kembar R tak terima.
"Sudah ku duga! mana bisa anak kurang ajar itu terluka begitu saja....kasihan kalian semua jadi kambing hitam atas perbuatannya...nasib malang...." Ejekan puas Arkansas terdengar menjengkelkan ditelinga kedua putra kembar Rion itu.
"Sudahlah dad! kau jangan bicara..ucapanmu tak lebih dari sebuah belati tajam! mami....tolong beri aku sebuah kompres air es..." Raino berucap sembari melempar delikan sinis pada wajah masa bodoh Arkansas.
"Kakak kenapa minta kompres? bukankah yang terluka adalah kak rayga?" Archana yang sibuk mengunyah makanannya bertanya dengan ekspresi curiga.
Ketiga pria tampan itu duduk,mengambil kursi dan mulai meraih apapun untuk dimakan.
"Kau mau lihat dek? luka kami bahkan lebih parah dari brother Rayganta!" desis raino sembari meringis menahan sakit,tubuhnya bahkan membungkuk saat duduk.
Raider bahkan memegang pinggangnya dengan ekspresi wajah tertekan.
"Memang apa yang terja- ASTAGA!!!" raung kayra begitu raino menarik rompinya keatas.
Dan terlihat lebam menghitam di berbagai tempat dibalik pakaian yang dikenakan pria itu.
Bahkan perutnya membiru !.
"Mi tak perlu teriak! dengar...satu pukulan dariku dan brother menghajar ku habis-habisan! lain kali aku janji hiks..aku tak akan tertipu ucapan manisnya!!" Raino berucap dengan dramatis.
Sakit memang!..
Tubuhnya seakan remuk,jika tak mengingat rasa lapar akibat pertarungan monster sore tadi,dirinya lebih memilih tidur mengistirahatkan diri!.
Rion menggeleng miris.
"Kau raider, bagaimana denganmu?" Rion bertanya pada putra pertamanya yang terlihat diam dengan ringisan tertahan.
Semua menatap wajah tertekan pria itu, raider menghela nafas.
"Kalian tidak perlu tau..cukup tau saja kami baru saja melawan monster!" Ucap raider dengan senyum terpaksa.
Arkansas terkekeh dengan Rafendra yang seketika tergelak nista.
Nasib malang....
........
...
Ditengah kegelisahan asline yang sibuk mencari kotak obat dikamar pribadi mereka.
__ADS_1
Tanpa gadis itu sadari.
Tatapan predator terus menelusuri setiap jengkal lekuk tubuhnya.
Benar....
Open sweet moments gagal pagi tadi akibat panggilan kantor dan kini rayga tidak mau kembali gagal.
Asline mendekat,duduk di samping Rayganta yang diam terpaku menatap wajah cantik istrinya.
Tidak sia-sia dia membuat wajahnya sedikit tergores!.
Yah,baginya tergores namun bagi para saudaranya itu adalah kunci petaka!.
"Apakah sakit?" Asline bertanya dengan ekspresi tertekan.
Asline sungguh tak menduga,bahkan seorang seperti Rayganta juga bisa terluka? bahkan diwajah?.
Seberapa kuat orang itu?.
Asline tenggelam dalam fikiranya.
Gadis itu dengan telaten mengusap kapas dengan alkohol kewajah tampan suaminya.
"Sakit sekali amour...kurasa aku mulai melemah..." Rayga berucap lirih.
Asline menghela nafas iba,mengusap rahang tegas itu dengan gerakan penuh kasih.
"Kenapa bisa begini?" Asline menatap wajah tampan itu dengan manik memerah.
Rayga tersenyum tipis,menarik tubuh lembut itu kedalam dekapannya.
Sebenarnya tak ada rasa sakit yang ia rasakan,hanya senang menjahili gadis cantik ini!.
Istrinya yang manis!.
Menutup mata dan menghirup aroma manis dari tubuh indah istrinya.
"Apa lagi? aku menjadi lemas setiap mengingat senyumanmu.. rasanya seluruh otot di tubuhku layu hanya dengan mengingat betapa lembut tubuhmu yang sampai saat ini belum bisa kucicipi sayang...aku lemah aku butuh obatmu sayang...." Suara berat rayga terdengar serak,nafas panasnya menyapu tengkuk asline yang seketika meremang panas.
"O..obat? apa..." Gagap asline menegang kala sapuan telapak tangan yang kasar nan panas menyelip memasuki pakaiannya.
"Obatku.....kamu..."
Deggg....
Cuppp...
Manik asline membola kala bibirnya disambar dengan begitu menggebu oleh bibir dingin Rayga.
Deg...deg...deg..
Jantungnya bertalu keras,tubuhnya melemas kala tangan kokoh itu menyambar ujung pakaian yang dirinya kenakan .
"Eghhhhh..ahhhh..ak..akuh..tidak bisa bernafas rayga!" Asline terengah-engah kala oksigen mulai menipis memacu adrenalin.
Rayga gelap mata...
Pria itu merasakan pening luar biasa,kala merasa seluruh aroma Istrinya kini memenuhi seluruh kesadarannya.
"I'm gonna die!!" Rayga menarik tubuh asline keatas ranjang,tubuh gadis itu gemetar kala tangan kokohnya mulai bergerilya.
"I want eat amour...eat you until die!" Racau rayga kala melihat penampilan kacau istrinya .
Bibir ranum yang membengkak,pakaian yang sudah tersingkap dan ruam merah hasil cum*uan gilanya!.
Puas....
Srahhhhh..
"Akhhh...rayga perlahan!" Asline memekik kala pakaian miliknya dikoyak dengan kasar oleh iblis Zeus itu.
Deg....deg..deg...
Rayga terpaku,menatap dua gunung kembar dibalut b*a berwarna cream lembut yang hampir selaras dengan warna kulit istrinya.
"Damn it!" Maki Rayga didalam hati.
Tubuh ini....
Ini adalah miliknya!..
Seluruh bagian dari diri asline adalah hak mutlak dirinya!.
Plop....
"Engghhhh...ahhhhh..jangan sedot terlalu keras rayga!!" Asline menjerit kala rayga dengan geraman rendah melahap pay*daranya.
Rayga kalap...
Pria itu terus bermain diatas dada istrinya dengan brutal.
Mengigit..
Menarik....
Meng*isap...
Seperti bayi yang kehausan..
Seperti anak kecil yang mendapat mainan baru!...
Srahhhhh..
"AKHHHH..." Asline terpekik kala rayga menarik kasar rok yang ia kenakan.
Dengan tangan gemetar,asline berusaha meraih wajah tampan yang sudah memerah gelap itu.
"To..tolong pelan-pelan...aku..aku takut" Asline berucap lirih,Rayga terdiam dengan nafas memburu.
Membuka kedua kaki istrinya dengan senyum miring.
Jemari kokohnya bermain didepan pintu surgawi istrinya.
"Ahhhh...ja..jangan main-main!" Kesal Asline atas kejahilan suaminya itu.
Rayga menyerigai licik,bangkit dengan pakaian masih lengkap.
Berdiri dikaki ranjang menatap nakal tubuh polos istrinya.
"My baby doll! my love..."
Pria itu membuka satu persatu kancing kemejanya.
Dan...
...🍂...
...TBC...
Huaaaa😝😝😝
Masih amatir jadi jangan hujat dan menghayal sendiri ya guys..
__ADS_1