
Syafiq keluar dengan pakaian rapi.
"Wah... kamu sangat tamvan sekali," puji Jelita mengacungkan jempol.
"Benarkah? Jika begitu aku pakai baju ini setiap hari," ucap Syafiq.
"Ya nggak gitu juga kali," ucap Glinda.
"Ya udah ayo cepat, bentar lagi acaranya mulai, sana kamukan jadi walinya," ucap Sahara.
"Iya, ya udah aku pergi dulu ya," ucap Syafiq.
Syafiq pun melangkahkan kaki menuju tempat pernikahannya.
xxxxxx
xxxxx
xxxxx
Akhirnya pernikahannya selesai juga, Tangis bahagia di wajah bibi Syafiq dan juga, Sahara, Grizelda, Glinda dan Jelita mereka juga ikut terharu.
"Selamat ya Tante, seneng banget Tante udah bahagia sekarang," ucap Jelita memeluk bibi Syafiq.
"Makasih ya, Tante doakan semoga kalian juga cepat nyusul," ucap Bibi menyeka air matanya.
Dan mereka semua saling berpelukan.
__ADS_1
Syafiq pun mengambil mikrofon. "Selamat buat Bibi dan Paman Rocky, semoga kalian bahagia hingga mau menjemput, tiada kata yang bisa ku ucapkan lagi hanya berharap jika selalu di beri kesehatan dan kebahagiaan, dan juga selamat buat Alviso sudah punya Ayah baru dan berharap jika kalian saling menyayangi dan semoga kalian akur semua, sekali lagi selamat buat kalian. Dan ucapan terakhir Sebagai hadiah ku untuk pernikahan kalian adalah rumah ini, jadi kalian nggak perlu beli rumah lagi dan untukku, aku sudah beli rumah untukku sendiri jadi aku tidak akan menganggu keharmonisan keluarga kalian, semoga kalian betah untuk tinggal di sini, sekian terima kasih," ucap Syafiq mengakhiri ucapannya.
Tak terbendung lagi, bibi memeluk Syafiq dan menangis hingga riasanya cemotan.
"Syafiq, kamu sudah banyak membantu Bibi, kamu selama ini sudah banyak melakukan sesuatu hal untuk Bibi, Bibi tidak mau meminta lagi padamu, sudah cukup bantuanmu selama ini, bibi nggak mau rumah ini, bibi sudah banyak menyusahkanmu," ucap bibi dengan suara parau.
"Bibi terima saja, aku sudah beli rumah baru, rumah ini juga atas nama Alviso, jadi tinggallah di sini," ucap Syafiq.
"Baiklah, bibi akan menganggap rumah ini untuk Alviso," ucap Bibi dan ia pun menerimanya.
"Terima kasih ya Syafiq, Paman janji akan menjaga mereka berdua dan menganggap Alviso sebagai anak kandung sendiri," ucap Rocky memegang pundak Syafiq.
"Iya Paman, terima kasih untuk semua ini, terima kasih sudah membuat mereka bahagia," ucap Syafiq.
"Iya Syafiq," angguk Rocky.
xxx
Masing-masing terkapar kecapean.
"Aduh... badanku pegal banget...," ucap Jelita memukul-mukul pundaknya.
"Syafiq, bawa kami ke spa yuk, badanku pegal semua," ucap Sahara.
"Kapan? Sekarang?" tanya Syafiq.
"Ayo sekarang," ucap Glinda.
__ADS_1
Mereka pun masuk mobil Sahara bersama Grizelda dan Jelita bersama Glinda sedangkan Syafiq sendirian dan ia membawa 4 orang gadis itu ke spa.
Sesampainya di sana Syafiq langsung ke meja penerimaan tamu.
"Selamat Datang Tuan, Nona," ucap pegawai itu.
"Kami pesan untuk 5 orang, 1 untuk pria dan 4 untuk wanita," ucap Syafiq.
"Baiklah mau hemat atau paket komplit?" tanya pegawai itu.
"Paket komplit," jawab Glinda.
"Baiklah jika begitu, tunggu sebentar ya," ucap pegawai itu.
"Semuanya 50 juta ya Tuan," ucap pegawai itu memberikan notesnya kepada Syafiq.
Syafiq mengambilnya dan ia menuju mobilnya lalu mengambil uang tersebut dan ia kembali untuk membayar uangnya.
"Baik Tuan, Nona silakan masuk," ucap pegawai itu.
Dan mereka pun mengikutinya.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1