
"Syafiq!" panggil Emerson ketika melihat Syafiq sedang memilih baju 'I LOVE PARIS'.
Syafiq melihat ke arah pemilik Suara tersebut.
"Kalian masih ada yang mau di beli lagi?" tanya Syafiq.
"Grizelda katanya minta kamu yang traktir lagi," jawab Evelin.
"Masih kurang?" tanya Syafiq.
"Iya, harus beli yang banyak, kapan lagi ke sini" ujar Grizelda enteng sambil memegang barang di depannya.
Selesai berbelanja mereka pun kekasir.
"Berapa semua ini?" tanya Syafiq meletakkan semua belanjaan mereka, termasuk ke tiga temannya.
Kasir pun menghitungnya. "Semuanya 905.000.000," ucap kasir setelah menghitungnya.
Syafiq mengeluarkan kartu ATM-nya lalu mengesek di mesin pembayaran.
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 905.000.000
Sisa hadiah Anda 57.040.000.000
Mereka membawa barang ke dalam bagasi mobil dan itu sangat banyak barang yang mereka beli.
"Ayo sekarang kita pulang," ajak Syafiq memakai sabuk pengaman.
Emerson pun menginjak pedal gas mobil dan mereka melaju kencang.
Sesampainya di toko Emerson, mereka pun segera turun.
"Bagaimana paketmu kirim sekarang biar cepat sampai?" usul Emerson.
"Boleh juga tuh," ucap Syafiq setuju.
Syafiq dan Emerason membungkus barang tersebut dengan hati-hati dan juga membungkus oleh-oleh yang di beli Grizelda.
Mereka pun datang tempat pengiriman barang.
"Pak Saya minta ini barang cepat sampainya dan juga jangan sampai rusak karena ini isinya parfum botol kaca," ucap Emerson.
"Kalau mau barangnya cepat sampai dan di jaga dengan baik harganya naik," ucap pria yang menjaga tempat pengiriman barang.
"Tidak apa-apa Bisa nggak kami ambil jalur khusus aja, maksudnya kami minta kirim barang itu tapi hanya khusus membawa barang kami saja, masalah bayar tidak masalah, asalkan cepat sampai dan barang tidak rusak," ucap Syafiq.
"Baiklah kami akan memastikan jika barang Anda akan baik-baik saja, karena Anda minta khusus, kami akan mengirim sekarang, dan tentu saja bayaran tidak biasa dan juga barang Anda sangat banyak dan berat, jadi kami minta bayaran, 300 juta sebagai upah pengiriman dan upah pembawanya jika terjadi apa-apa, dan juga ini pengirimannya luar negeri dan sangat jauh," ucap penjaga itu.
"Tidak masalah, Baiklah jika begitu," ucap Syafiq mengeluarkan kartu ATM-nya dan ia pun mengesek di mesin pembayaran.
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 300.000.000
Sisa hadiah Anda 56.740.000.000
"Uangnya sudah masuk, terima kasih sudah mempercayai tempat kami," ucap penjaga pengiriman barang tersebut.
__ADS_1
"Sama-sama," angguk Syafiq.
Mereka pun kembali ke tempat kediaman Emerson untuk Syafiq pulang ke hotel.
"Aku pergi ngantar mobil temanku dulu ya, nanti kami pulang di antar sama temanku," ucap Evelin.
"Oke, kalian hqti-hati di jalan, kalau ada apa-apa cepat kasih tau ya," pesan Syafiq.
"Oke! Ayo Grizelda," ajak Evelin yang duluan masuk mobil.
Grizelda pun masuk dan mereka langsung pergi meninggalkan tempat kediaman Emerson.
"Edwin, jaga tempat kakak ya, kakak besok baru pulang nemenin teman kakak di hotel," ucap Emerson.
"Oke! Berarti bonusnya di tambah nih," ucap Edwin menaik turunkan alisnya.
"Iya iya," jawab Edwin. "Tapi kamu beneran jaga toko kakak ya," ucap Emerson mengingatkan.
"Aman kak," angguk Edwin senang.
"Ya udah, ayo kita ke hotel," ajak Emerson.
Syafiq mengangguk dan mereka pun menuju hotel.
Saat perjalanan pulang, terlihat beberapa mobil yang lewat bersamaan melaju kencang.
"Ada apa dengan mobil-mobil itu?" tanya Syafiq penasaran.
"Kenapa kita juga tidak mengikutinya saja," ucap Emerson juga melaju mobilnya.
Sampailah mereka di belakang iring-irangan mobil itu. Ternyata mobil itu mengarah ke sebuah rumah yang sangat megah dan mewah, ternyata itu adalah rumah orang salah satu orang terkaya di sana.
Emerson pun memuta mobilnya dan ingin pergi. Tiba-tiba ponselnya berbunyi sebuah notif masuk dan Emerson memberhentikan mobilnya.
Emerson mengecek ponselnya.
"Pemberi tahuan, siapa yang bisa menyembuhkan tuan muda kecil maka dia akan di beri hadiah yang sangat besar," ucap Emerson.
"Apa! Coba aku lihat," ucap Syafiq mengambil ponsel Emerson membacanya dan mengangguk-angguk.
"Kira-kira tuan muda kaya itu sakit apa? Tidak ada pemberi tahuan penyakitnya," ucap Syafiq.
"Kenapa? Kau ingin mencobanya?" tanya Emerson terkekeh.
"Mereka memasang sayembara begini pasti penyakitnya tidak biasa," ucap Syafiq.
Terdengar suara keributan yang berdatangan kerumah besar itu.
"Mereka sedang apa? Mau demo?" tanya Syafiq melihat keramaian datang.
"Sepertinya mereka ingin mengobati sang tuan muda itu dan lihatlah ada dokter yang datang," ucap Emerson.
Ding ding
Misi baru
Sembuhkan Tuan muda
Hadiah 1.000.000.000.000
__ADS_1
"Whaaaattttt!" teriak Syafiq.
"Ada apa?" tanya Eeson kaget.
"Ehem... bukan apa-apa, aku juga ingin menyembuhkan tuan muda itu," ucap Syafiq.
"Ha? Apa kamu serius?" tanya Emerson membelalakkan matanya.
"Iya Aku serius," angguk Syafiq.
"Tadi aku hanya bercanda Syafiq, dan kau malah menanggapinya dengan serius," ucap Emerson.
"Iya, aku serius, aku juga ingin mengobati tuan muda itu," jawab Syafiq menyakinkan.
"SYaafiq, kamu jangan mengada-ngada, bagaimana jika kamu tidak tahu penyakitnya dan kau mengobatnya asalan, dia orang kaya, kita bisa saja langsung di pancung," ucap Emerson mengingatkan.
"Tidak apa-apa, aku yakin bisa mengobatinya," ucap Syafiq percaya diri.
SYAFIQ
(Sistem, apa aku benaran bisa mengobatinya)
SISTEM
(Sistem sudah memberi misi)
SYAFIQ
(Aku bisa mengobati dengan poin)
SISTEM
(Bisa, tapi sistem mengingatkan lagi, Anda hanya bisa mengobati seseorang jika itu adalah misi, di luar misi Anda tidak bisa mengobati orang lain)
SYAFIQ
(Baiklah jika begitu)
Syafiq pun keluar dari mobil.
"Hey Syafiq kamu serius?" tanyaEmerson tak percaya dan ia juga ikut keluar dari mobil.
"Syafiq... Syafiq... kamu jangan main-main donk!" teriak Emerson.
"Aku tidak main-main, aku serius," ucap Syafiq juga ikut ngumpul di sana.
Emerson pun mengikuti Syafiq berkumpul di sana.
Seorang pria yang berumur 40 tahun keluar dari rumahnya.
"Seperti yang kalian tahu, jika yang bisa mengobati anak saya yang berumur 10 tahun maka dia akan di beri imbalan yang sangat besar, penyakitnya tidak di ketahui, saya harap kalian tidak main-main dalam mengobatinya dan jika terjadi sesuatu pada anak saya saat pengobatan, maka dia langsung di eksekusi, untuk yang berpura-pura bisa menyembuhkan penyakit anak saya, satu keluarga akan langsung di eksekusi," ucap ayah anak tersebut tegas.
Mereka yang datang berharap keberuntungan untuk menyembuhkannya, mundur perlahan-lahan dan mereka yang berpura-pura jadi dokter, pura-pura jadi orang pintar dan pura-pura menjadi pengobatan alternatif mundur kebelakang.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1