
"Aku kenapa Syafiq?" tanya Sahara memegang kepalanya.
"Eh kamu nggak kenapa-kenapa, tiba-tiba saja kamu pingsan," ucap Syafiq membangunkan Sahara.
"Ah, benarkah?" tanya Sahara.
"Iya, makanya kalo ada kasus seperti ini kamu jangan ikut ya, takutnya kamu kenapa-kenapa lagi," ucap Syafiq.
"Iya," angguk Sahara.
"Ya sudah kalian pulanglah untuk beristirahat," ucap komandan.
"Terima kasih komandan," ucap Brima.
"Syafiq terima kasih banyak ya, atas bantuanmu kali ini, aku sangat senang jika melihatmu di tempat kejadian," ucap komandannya.
"Sama-sama komandan, ini juga tugas saya," ucap Syafiq.
"Baiklah, kalian pulanglah, tugas ini serahkan saja kepada petugas yang lain," ucap komandan.
"Baik Komandan, jila begitu kami permisi dulu," ucap Brima.
"Hati-hati di jalan," ucap komandan.
Mereka mengangguk dan kemudian masuk mobil dan melaju di jalanan untuk pulang ke rumah.
Ding ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan 500.000.000.000
Hadiah Anda menjadi 4.120.408.000.000
Selamat Anda mendapat 50 poin
Poin Anda menjadi 950 poin.
Mobil terus melwsat di jalanan memecah ke sunyian dari suara mesin mobil mereka. Sedangkan mobil Brima ada di depan mereka.
__ADS_1
"Kamu masih pusing?" tanya Syafiq.
"Hanya sedikit saja kok, tapi nanti juga hilang," ucap Sahara.
"Nggak mau di beliikan obat?" tanya Syafiq.
"Nggak usah, aku hanya merasa hal aneh aja, padahal aku nggak ngapa-ngapain, cuma tiba-tiba saja," ucap Sahara ada yang ganjal.
"Orang pingsan mana mungkin ingat hal lain, kamu tuh kurang tidur juga, ini udah jam 2 malam juga," ucap Syafiq.
"Kamu juga, ngapain kamu tiba-tiba ada di sana?" tanya Sahara penasaran.
"Aku… oh aku cuma dapat firasat aja jika terjadi sesuatu, besok setelah pulang kuliah, kamu mau menemani aku nggak?" tanya Syafiq.
"Ke mana?" tanya Sahara mengangkat alisnya.
"Ada seseorang yang minta pesannya di sampaikan kepada kekasihnya jika dia sangat mencintai kekasihnya itu, dan aku harus menyampaikan kepadanya jika dia sudah tidak ada di dunia ini," ucap Syafiq.
"Maksudnya kekasihnya itu sudah meninggal?" tanya Sahara penasaran.
"Iya, dia ingin menyampaikan pesan jika dia sudah meninggal namun ia selalu datang melihat kekasihnya itu," jawab Syafiq.
"Terus selesai. Kamu kenapa kepo banget sih, besok jika kamu ingin tahu kebenarannya," ucap Syafiq mencubit pipi Sahara.
"Kok besok sih, kamu rahasiaan sama aku sih," ucap Sahara sewot.
"Masalahnya aku juga nggak tahu kebenarannya apa, semoga besok bisa terungkap?" ucap Syafiq.
"Hm…begitu ya, ya udah besok aku pergi, aku juga sangat penasaran dengan ceritanya," ucap Sahara.
Tak lama mereka pun sampai di vilanya.
"Ayo, kamu tidur gih, ini sudah hampir mendekati subuh," ucap Syafiq.
"Oke, kamu juga ya, selamat malam," ucap Sahara.
"Selamat malam," jawab Syafiq dan mereka kembali masuk ke kamarnya.
xxxx
__ADS_1
Ke esokan paginya.
Banner sudah di pasang di depan restoran terbuka milik Syafiq, namun buka restoran mulai jam 1 siang sampai jam 11 malam.
tapi pagi ini koki sudah siaga dan para pelayannya, karena hari pertama mereka buka.
"Kalian semuanya beristirahatlah, mulai sekarang kalian harus istirahat yang cukup karena kalian bekerja sampai malam. Oh ya apa kalian sudah mendapatkan 2 orang pekerja harian?" tanya Syafiq.
"Oh sudah Tuan, dia tetangga saya, 2 orang ini Tuan," ucap salah satu pelayan menunjuk ke arah 2 orang ibu-ibu.
"Oh Ibu ke sini," panggil Syafiq. Kedua ibu-ibu itu pun mendekat.
"Tugas kalian adalah seperti ibu tangga lainnya, membersihkan rumah, mencuci pakaian mengosok dan membuat sarapan, setelah selesai kalian bisa pulang, itu saja, masalah gaji, gajian ibu 5 juta perbulan, apa ibu setuju?" tanya Syafiq.
"Wah terima kasih Tuan, terima kasih banyak Tuan," ucap mereka senang.
"Baiklah, ibu bisa bekerja sekarang, jika ada kekurang apa pun saja ya. Berhubungan di rumah belum ada apa-apa ini uang untuk ibu beli yang di perlukan, jadi ibu lihat-lihat apa yang yang di perlukan," ucap Syafiq menyerahkan uang 8 juta.
Ibu itu menerimanya. "Baik Tuan," angguk Ibu itu.
"Apa kami membuatkan sarapan terlebih dahulu?" tanya ibu itu.
"Tidak usah Bu, kami sudah membuatkan sarapan untuk mereka," ucap kepala koki.
"Baiklah, kalian lihat-lihat vila itu saja dulu," ucaap Syafiq.
"Baik Tuan," angguk mereka. Ibu-ibu itu pun pergi menuju Vila.
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 8.000.000.
Sisa hadiah Anda 4.120.400.000.000
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1