SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 211


__ADS_3

"Bagaimana tiba-tiba Anda dapat penghargaan ini?" tanya Arumi.


"Itu karena temanku di tangkap oleh geng buronan dan aku datang untuk menyelamatkannya dan tiba-tiba teman polisiku datang yang bernama Glinda dan lihatlah luka di lengannya, itu akibat dari terkena senjata tajam, tak lama kemudian para polisi datang dan membekuk mereka dan malamnya saya langsung di beri penghargaan oleh komanda," jelas Syafiq.


"Ini apa restoran Tuan Syafiq?" tanya wartawan itu lagi.


"Benar, dan tempat ini akan segera di buka untuk umum," angguk Syafiq.


"Wah tempatnya sangat adem ya, dan pemandangannya sangat cantik," ucap Arumi.


"Nah kebetulan sekali kami sudah mempersiapkan makanan menu restoran ini, ayo hidangkan," ucap Syafiq kepada kedua koki itu.


"Baik Tuan," angguk mereka dan membawakan makanan dan menyediakan di meja.


"Oh jangan lupa mampir juga ya di salah satu tempat usaha saya yang 1 lagi, ya itu "SYAFIQ COLLECTION" di jalan asmara dan juga buat kalian para siswa yang udah tamat bingung cari perguruan tinggi, nah di perguruan tinggi XXX tempat saya berkuliah adalah pilihan yang terbaik, terima kasih," ucap Syafiq.


"Silakan di makan," ucap Syafiq kepada kepala stasiun tv dan karyawan lainya.


Mereka pun menyantapny dengan lahap.


"Wah... ini sangat enak," ucap mereka.


"Kapan-kapan main ke sini untuk menghilang lelah, di sini tempat yang sangat aestetic," ucap kepala stasiun tv.


"Bener banget bos, tempatnya sangat bagus," ucap bawahannya.


Setelah makan, mereka pun berpamitan untuk pulang.


"Terima kasih atas makanannya," ucap mereka dan mereka pun pergi.


"Apa masih ada makanannya?" tanya Syafiq.


"Masih Tuan, kami masak banyak hari ini," angguk mereka.


"Hidangkan untuk kami," ucap Syafiq.

__ADS_1


Para koki itu menghidangkan untuk mereka berlima.


"Waw... makanannya enak banget," ucap Grizelda nggak sabaran.


Mereka pun bersama-sama menyantap makanannya.


Ding ding


Musi baru


Beli 2 perusahaan


Hadiah 2.000.000.000.000


Tiba-tiba Syafiq memberhentikan makannya.


"Ada apa Syafiq?" tanya Sahara.


"Hm... aku ada perlu sebentar," ucap Syafiq.


"Namanya juga pembisnis, kalian tunggubdi sini aja ya, kalian bisa tidur di dalam vila, semuanya sudah di siapkan kok," ujar Syafiq.


"Oke," angguk Mereka.


Syafiq masuk ke dalam mobilnya dan melaju pergi.


"Perusahaan apa ya yang ingin ku beli?" tanya Syafiq sambil melihat-lihat.


"Oh iya, mereka menginginkan supermarket, baiklah aku akan beli ini," ucap Syafiq keluar dari mobilnya.


"Permisi," ucap Syafiq.


"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Pegawai super market.


"Aku ingin bertemu dengan pemilik super market ini," ucap Syafiq.

__ADS_1


"Mungkin Anda ada keperluan, biar kami sampaikan," ucap Pegawai itu.


"Telpon dia, aku ingin bicara langsung dengannya," ucap Syafiq.


"Sebentar Tuan," ucap Pegawai itu menekan kontak dan menelpon pemilik super market.


Tuuut


Tuuut


Tuuut


"Halo," ucap pemiliknya.


"Halo bos, ini ada seseorang yang ingin bebicara langsung dengan Anda," ucap Pegawai itu.


"Ada perlu apa?" tanyanya.


"Tidak tahu," ucap pegawainya mengangkat bahunya.


"Baiklah, berikan padanya," ucap pemiliknya.


"Silakan Tuan," ucap pegawai itu memberikan ponselnya kepada Syafiq.


"Halo, selamat malam," sapa Syafiq.


"Selamat malam, ini dengan siapa?" tanya pemilik super market itu.


"Maaf membuat Anda terkejut, saya Syafiq, saya ingin membeli supermarket Anda, bagaimana menurut Anda?" tanya Syafiq.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2