SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 50


__ADS_3

"Oh nggak apa-apa Bi, Alviso sama aku aja," ucap Syafiq.


"Nggak usah, Sama Bibi aja," ucap Bibi.


"Jangan Bi, yang ketiga itu setan," ucap Syafiq bercanda.


"Dasar keponakan nggak ada akhlak, adek sepupu di bilang setan," ucap Bibi.


"Oke! Jika kalian ingin pergi bertiga layaknya keluarga bahagia ya nggak masalah, Aku juga mau jenguk paman Yedi di rumah sakit," ucap Syafiq.


Bibi menjitak kepala Syafiq.


"Aduh!" jerit Syafiq sambil mengosok-gosokan kepalanya.


"Keluarga bahagia apa maksudmu?" tanya Bibi membulatkan matanya.


"Eh bukan apa-apa, aku mau minta tolong sama Bude Rania untuk menata kamar dan ruang dapur, pekerjakan saja dia di rumah, bagaimana menurut Bibi?" tanya Sultan meminta pendapat.


"Terserahmu saja, yang punya uang dan rumah itu kamu, Bibi sih ngikut aja," ucap Bibi.


"Bibi kok gitu, ini kan rumah kita bersama," ucap Syafiq.


"Tapi semua ini pake uang kamu," ucap Bibi.

__ADS_1


"Ya udahlah terserah Bibi mau ngomong apa, Bibi mau pergi sekarang?" tanya Syafiq.


"Sekarang?" tanya Bibi melihat ke arah Rocky.


"Ya udah sekarang," angguk Rocky.


"Bibi pergi dulu ya," pamit Bibi.


"Iya hati-hati, jangan lupa mesra," ucap Syafiq terkekeh.


"Dasar ember," ucap Bibi geram.


"Ya udah deh, aku ke rumah Bibi Rania dulu," ucap Syafiq berdiri lalu mengunci rumahnya.


"Syafiq pun pergi menuju rumah Bude Rania, mereka melihat mobil datang ke rumah, mereka langsung keluar.


"Eh mobil siapa itu?" tanya Bude Rania kepada suaminya, pak de Heri.


"Mungkin orang cuma mutar mobil aja," ucap pak de Heri.


Syafiq pun keluar dari mobilnya.


"Eh Syafiq? Itu mobil kamu?" tanya bude Rania tak percaya.

__ADS_1


"Iya Bude, oh ya Syafiq datang kesini ada yang mau di bicarakan," ucap Syafiq.


"Eh masuk dulu Syafiq," ucap Bude Rania.


"Nggak usah di sini saja Bude, Bude mau kerja di rumah Syafiq?" tanya Syafiq yang duduk di teras rumah.


"Bude ngerjain apa di rumahmu?" tanya Bibi.


"Ya pekerjaan rumah tangga, bersih-bersih, ya pokoknya pekerjaan rumahlah," jelas Syafiq


"Mau Syafiq saat ini Bude memang mebutuhkan uang untuk biaya anak sekolah dan lain-lain, sedang gaji pakde ya cukup buat makan dan jajan anak," ucap Bude.


"Oh iya, jika begitu ini Syafiq bayar di muka, biar bibi semangat kerjanya," ucap Syafiq memberikan uang 20.000.000.


"Syafiq, ini bukan uang mainan, segampang ini kau memberikan kepada kami," ucap Bude Rania dan pak de Heri mendekat.


"Ya enggaklah Bude, pak de, ambillah untuk keperluan anak Bude, saat ini kalian pasti membutuhkannya," ucap Syafiq tersenyum.


Keduanya saling berpelukan menangis. "Pak, nggak sangka ibu bisa lihat uang sebanyak ini," ucap Bude Rania menagis.


"Sama Bu e, Semoga Nak Syafiq berj rezeki yang melimpah dan kesehatan," ucap pak de Heri.


"Makasih doanya pak de, sama-sama Bude, pak de," ucap Syafiq.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2