SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 214


__ADS_3

"Syukurlah masih sempat," ucap Syafiq lega.


Mobil sang istri pun semakin menjauh dan entah pergi ke mana.


Sang suami keluar dari dalam mobil dan menghampiri mobil Syafiq.


"Kurang ajar! Keluar kamu!" teriaknya geram sambil mengetuk pintu mobil Syafiq.


Syafiq membuka kaca jendela mobilnya.


"Beraninya kamu menabrak mobilku!" bentaknya.


"Jika saya tidak melakukannya maka Anda akan melakukan kejahatan membunuh istri Anda, saya datang karena ingin menolongnya nyawanya, atau saya akan buat laporan kasus pembunuhan berencana," ucap Syafiq.


"Mana buktinya jika Aku ingin membunuhnya?" tanyanya.


"CCTV jalanan, aku akan mengambil rekamannya lalu menyerahkan kepada polisi, bahwa Anda mengemudi dalam keadaan sadar tapi sangat aneh jika hanya beberapa cm saja jaraknya," ucap Syafiq.


"Huh! Menyebakan," ucapnya kesal dan ia kembali naik mobilnya lalu pergi.


Ding ding.


Misi selesai


Selamat Anda mendapatkan hadiah 500.000.000.000

__ADS_1


Hadiah Anda menjadi 2.960.133.800.000.


Syafiq kembali ke cafenya.


"Selamat datang Tuan," sapa kasir tersebut.


"Terima kasih, oh iya, berhubungan aku adalah bos baru kalian tapi kalian tetap bekerja seperti biasanya ya," ucap Syafiq.


"Baik Tuan," angguk Kasir itu.


"Baiklah jika begitu, jika begitu aku pergi dulu, kamu dan karyawan lainnya silakan pulang dan istirahat," ucap Syafiq.


"Baik Tuan," angguk kasir tersebut.


Syafiq pun kembali ke villanya.


"Mereka sudah tidur dan para koki juga sudah pulang," ucap Syafiq.


Namun Syafiq tidak langsung tidur, Ia berdiri di balkon sambil menatap indahnya pemandangan laut.


"Syafiq," panggil seseorang.


Syafiq berbalik kebelakang melihat pemilik suara tersebut. "Sahara, kamu belum tidur?" tanya Syafiq.


"Aku menunggumu pulang," ucap Sahara yang ikut berdiri di samping Syafiq.

__ADS_1


Syafiq membalik badan menghadap Sahara. Sahara juga menghadap Syafiq dan mengangkat alisnya.


Syafiq mengambil kedua tangan Sahara dan mengengam erat.


Sahara binggung di buatnya.


Syafiq tersenyum sambil melihat jari-jari panjang milik Sahara."Kita udah selalu bersama selama ini, tapi kita hanya menjalinkan hubungan pertemanan, dulu aku pernah bilang sama kamu, mau nggak jadi pacar aku waktu itu meskipun kau menganggapku hanya bercanda, tapi sebenarnya aku serius hanya saja aku takut kau menolakku. Tapi saat ini aku menyakinkan hatiku untuk menyatakan lagi padamu, maaf jika ini mendadak tanpa bunga dan tanpa persiapan apa pun tapi aku mengatakannya tulus dari hatiku. Maukah kau menjadi kekasihku?" tanya Syafiq.


"Kau serius?" tanya Sahara mengangkat alisnya tak percaya.


"Apa aku terlihat bercanda? Ya aku serius Sahara," ucap Syafiq.


Sahara tersenyum lalu memeluk Syafiq.


"Aku sudah lama menunggu kamu mengatakan ini, aku nggak butuh bunga dan apa pun, karena dari dulu aku sudah menyukaimu apa adanya," ucap Sahara meneteskan air mata bahagia.


Syafiq memeluk Sahara erat dan mengelus rambul lurus Sahara.


"Maaf sudah buatmu menunggu lama, aku janji akan menjadi yang terbaik untukmu, mencintaimu dan menjadi yang terakhir untukmu," ucap Syafiq mencium kening Sahara.


"Aku tidak apa-apa, setidaknya penantianku tidak sia-sia, aku mencintaimu Syafiq," ucap Sahara memeluk Syafiq dengan erat.


"Aku juga mencintaimu," ucap Syafiq.


Mereka saling berpelukan meluapkan rasa yang mereka pedam selama ini.

__ADS_1


Mampir juga ke (System Kekuatan dan Kekayaan)


mampir juga (System Super Kultivasi)


__ADS_2