SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 213


__ADS_3

Syafiq sedang mencari-cari tempat yang selanjutnya.


"Kira-kira apa lagi yang ku beli lagi ya?" tanya Syafiq melihat-lihat tempat yang cocok tempat usahanya.


Terlihat dari kejauhan ada sepasang suami istri yang sedang bertengkar.


"Beraninya kau berselingkuh dengan perempuan ini! Kau sudah tak menganggap aku sebagai istrimu, jika begitu cafe ini akan ku jual saja dan kau bisa hidup bersama wanita ini," ucap Istrinya marah.


"Berani kau menjualnya! Ini adalah punyaku, jangan berani-berani kau menjualnya!" bentak sang suami.


"Heh! Apa kau lupa? Cafe ini atas namaku? Dan kau juga berjanji kau memberikan ini padaku, mau kau bawa kejalur hukum ini juga tetap milikku," ucap istrinya membelalakkan matanya.


"Sebelum mereka bertengkar lebih lanjut terjadi sesuatu yang tak di inginkan, aku lebih baik meredamkan amarah mereka," ucap Syafiq turun dari mobil dan menghampiri mereka.


"Maaf jika saya menganggu, apa cafe ini ingin di jual?" tanya Syafiq.


"Ah benar, apa Tuan ingin membeli cafe ini?" tanya Ibu itu.


"Tidak! Aku tidak mengizinkan kau menjual cafe ini!" teriak pria itu.


"Apa urusanmu, ini adalah cafeku terserahku aku ingin menjualnya atau tidak, sebentar ya Tuan saya telpon notaris saya dulu," ucap ibu itu tersenyum.


"Apa! Kau menotariskan sartifikat cafe ini! Beraninya kau melakukan itu! Jangan berani kau menjualnya! itu milikku! Milikku!" teriaknya tak terima.


Ibu itu tidak mempedulikkannya dan ia menelpon notarisnya segera untuk datang ke cafe.


"Kau! Sudah aku katakan jangan menjualnya dan kau menjualnya, akan ku bunuh kau!" teriaknya maju ke arah istrinya dan ingin mencekiknya.


Namun Syafiq menghalangi pria itu.


"Pak jangan bertindak gegabah, jika dia mati bapak juga bakan masuk penjara, pikirkanlah itu," ucap Syafiq.


"Jika kamu tak mau saya membunuh dia, lebih baik kamu jangan membelinya," ancam bapak itu.


"Mau saya membelinya atau tidak, istri bapak pasti akan tetap menjualnya pada orang lain," ujar Syafiq.

__ADS_1


"Mau apa kamu? Ini adalah bayaran atas perselingkuhanmu padaku," ucap istrinya.


Tak lama kemudian, notarisnya pun sampai.


"Permisi," ucap notaris tersebut.


"Pak Herman, Anda sudah datang, pak Herman ini adalah orang yang akan membeli cafe saya ini," ucap Ibu itu menunjuk ke arah Syafiq.


"Perkenalkan saya Herman notaris dari buk Nita, Jika Anda ingin membeli cafe ini saya sudah membawa sartifikatnya," ucap notaris itu.


"Tidak! Aku tidak mengizinkanmu menjualnya!" teriak sang suami.


Notaris itu melihat ke arah istri meminta persetujuannya. "Bagaimana ini ibu?" tanya notaris itu.


"Jual saja," ucap sang istri.


"Baiklah ini seluruh sartifikatnya, jika Anda benar ingin membelinya maka nama sartifikat ini akan langsung balik nama," ucap notaris itu.


"Akan saya beli, tapi berapa harganya?" tanya Syafiq.


"Saya akan menjualnya 500 milyar," ucap sang istri.


Sang istri pria itu memberi nomor rekeningnya dan Syafiq pun menstransfernya.


Pengiriman berhasil✔


Ding ding Hadiah Anda di kurang 500.000.000.000


Sisa hadiah Anda 460.133.800.000


"Baik Buk uangnya sudah saya transfer," ucap Syafiq.


"Terima kasih," ucap Sang istri tersenyum.


Ibu itu menanda tangani surat balik nama, dan cafe itu resmi menjadi miliknya sekarang.

__ADS_1


"Terima kasih ya, jika begitu saya sudah tak punya urusan di sini lagi, jadi saya harus pergi sekarang," ucap ibu itu.


"Lina, mulai sekarang dia adalah pemilik cafe ini, kamu juga beri tahu pada yang lain ya," ucap ibu itu kepada kasir cafe itu dan ia pun pergi menuju mobilnya bersama notarisnya.


Suami melihat dan menatapnya tajam, saat melihat istrinya pergi, ia juga mengikutinya pergi.


Ding ding


Misi baru


Selamatkan ibu itu dari pembunuhan sang suami


Hadiah 500.000.000.000


Syafiq jadi kalap, ia pun menemui pegawai cafe tersebut.


"Hm kamu jangan tutup cafe ini ya, aku akan ke sini lagi setelah masalahnya selesai," pesan Syafiq.


"Baik Tuan," angguk pegawai itu.


Syafiq masuk ke dalam mobil dan mengikuti mobil sang suami yang juga sedang membuntuti mobil istrinya.


Ding ding


Misi selesai


Selamat Anda mendapatkan hadiah 2.000.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 2.460.133.800.000


Syafiq melajukan mobilnya, sebisa mungkin agar bisa menyalip mobil sang suami.


Terlihat mobil sang suami melaju dengan kecepatan tinggi dan ingin menabrak mobil sang istri Syafiq menambah kecepatannya lagi, 5 cm lagi mobil itu menabrak mobil sang istri dengan secepatnya Syafiq menyenggol mobil sang suami dengan mobilnya membuat mobil sang suami gagal menabrak mobil istrinya dan malah mobilnya menabrak pembatas jalan.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2