SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 246


__ADS_3

Sahara mengemudi mobil sendiri.


"Hey! apa-apa'an ini!" teriak Ailes mencoba membuka pintu, namun pintu itu terkunci.


"Kau 'kan membunuh Hera! Jadi aku akan membawamu ke kantor polisi sekarang dan pertanggung jawabkan kesalahanmu," ucap Al.


"Aku tidak melakukannya!" ucap Ailes membela diri.


"Jangan bohong kamu! Ponselmu tadi ku sadap dan mendapatkan jika di waktu hari aku ingin bertemu dengan Hera kau ingin menganggu kami, bilang saja kau iri dengan hubungan kami dan akhirnya kau membunuh Hera agar hatimu puas," ucap Al menginjak pedal gas mobilnya melaju.


"Hey! Apa maksudmu! Aku juga mencarinya, aku tidak membunuhnya, bukan aku! Bukan aku!" teriak Ailes.


"Diam! Lebih baik kamu menurut saja," ucap Al.


Sesampainya di kantor polisi Al memegang tangan Ailes untuk membawanya masuk ke dalam kantor polisi.


Ding ding


Misi baru

__ADS_1


Temukan pelakunya


Hadiah 400.000.000.000


"Baiklah, aku sudah menemukan pelakunya," ucap Syafiq menyeringai.


Syafiq turun dari mobil dan meghampiri Sahara.


"Ayo masuk," ajak Syafiq mengandeng tangan Sahara masuk ke dalam.


"Saudara Syafiq, Anda sudah datang? Mari saya antarkan, mungkin Anda dapat petunjuk dari mereka," ucap salah satu polisi.


"Baiklah, aku sudah tahu pelakunya, tapi hanya belum punya bukti yang kuat saja," ucap Syafiq.


"Pak saya tidak membunuhnya, bukan saya, bukan saya pelakunya," ucap Ailes menangis sambil meronta-ronta.


"Apa Anda punya bukti jika dia melakukannya?" tanya polisi itu.


"Ya, ini ponselku, tadi aku menyadap ponselnya dan menemukan pesan dia menanyakan ke mana pacarku oergi dan juga mentransfer uang kepada seseorang," ucap Al memberikan ponselnya kepada polisi tersebut.

__ADS_1


"Dia benar-benar payah," gumam Syafiq melihat Al dan Ailes duduk di kursi di depan pak polisi yang membuat laporannya.


Polisi itu pun melihat isi ponsel tersebut memang mendapati pesan tersebut.


Syafiq meninggalkan Al dan Ailes dan menuju tempat pelaku yang di penjara itu.


"Kalian yang sudah membunuh Hera ya? Kalian cukup berani juga mengambil pekerjaan ini, apa kalian tidak berpikir akibatnya? Berapa kalian yang berikan oleh orang itu? 5 juta? 10 juta? Apa 20 juta? jika kalian tidak mengambil pekerjaan ini mungkin kalian bisa mencari uang yang lebih," ucap Syafiq.


"Kau datang hanya untuk mengomeli kami?" tanya Pria itu.


"Kalian memang pantas untuk di omeli, di lahirkan ke dunia di suruh hidup bukannya hidup dengan benar berbuat kebaikan, malah kalian menghilangkan nyawa orang, bagaimana jika nyawa kalian yang di hilangkan," ucap Syafiq.


"Kami butuh uang, terutama dia, ibunya sakit dan butuh perawatan di rumah sakit," ucap pria itu.


"Baiklah, aku akan membiayai pengobatan ibumu, dan juga biaya untuk keluarga kalian juga, namun kalian tetap harus menjalani hukuman di sini, tapi tentu saja itu tidak gratis, aku minta kalian cerita sedetil mungkin," ucap Syafiq.


"Baiklah, Awal mulanya kami sedang mencari pekerjaan, apa lagi sekarang cari kerja sulit, tiba-tiba seseorang memasang memasang lowongan pekerjaan beserta nomor hpnya , kami pun mengambil nomornya dan menelponnya, dìa memberikan pekerja dengan gaji yang besar bagi kami yaitu 15 juta perorang, kami menerimanya karena sangat butuh, namun ia mengirim kami uang muka 5 juta perorang, jika sudah selesai, dia pun mengirimkan sisanya begitu katanya meakipun dia hanya mengirimkan sisanya 5 juta perorang dan nomornya sudah tal aktiv lagi," ucap pria itu.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


terima kasih


__ADS_2