SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 90


__ADS_3

"Tenang saja, kakak sudah membawa teman-teman kesini," ujar Glinda.


Teman-teman Glinda masuk ke dalam rumah Grizelda.


"Kami dari pihak kepolisian harap kerja samanya," ucap Brima memperlihatkan kartu identitasnya.


"Tidak! Saya tidak izinkan kalian melakukan sesuatu pada suami saya!" teriak ibu tirih Grizelda tak terima.


"Maaf Buk, ini demi untuk menyakinkan semua warga di sini jika bapak meninggalnya hanya karena hal lain, bukan di sebabkan oleh sesuatu yang mencurigakan, jika ibu tidak bersedia bekerja sama, maka kami menganggap jika ini ada sesuatu yang ibuk sembunyikan," ujar Brima.


"Tidak! Saya tetap tidak mau, jangan kalian apa-apakan suami saya!" teriaknya memeluk suaminya hingga terbuka penutup wajah ayah Grizelda.


"Itu apa yang terjadi dengan wajahnya?" tanya warga itu yang melihat wajahnya merah tidak seperti orang meninggal.


Brima mendekatinya dan mencium bau tapi tidak tercium apa pun. "Tidak ada tercium bau apa pun," jawab Brima.


"Apa mungkin dia belum meninggal?" tanya yang lain.


Mereka memeriksa urat nadinya tapi sudah tidak ada pergerakan apa pun dari sirkulasi darahnya.


Syafiq mendekati ayah Grizelda dan memeriksanya. Jika di lihat dan di cium tidak sama sekali ada bau. Syafiq termenung sesaat. "Ini sangat aneh, jika ia di racun pasti akan tercium bau dari mulutnya dan perubahan dari tubuh dan kulitnya," ucap Syafiq.


"Sudah saya katakan tidak terjadi apa pun pada suami saya!" bentaknya marah.


"Jadi bagaimana Syafiq apa benar ini pembunuhan?" tanya Glinda.


"Aku sangat yakin," jawab Syafiq mengangguk.


SYAFIQ


(Apa sistem tidak salah masalah ini)


SISTEM


(Misi ini selalu benar)


"Jika kalian tidak menemukan apa pun, kalian lebih baik keluar sekarang, kami yang sedang beduka kalian malah mengacau di sini," usir ibu tiri Grizelda.

__ADS_1


"Tunggu!" ucap Syafiq tiba-tiba.


"Ada apa?" tanya Brima dan mereka yang ingin pergi tadi balik badan.


"Aku menemukan sesuatu," ujar Syafiq.


"Apa?" tanya mereka penasaran dan mendekati Syafiq.


"Ini seperti sebuk," ucap Syafiq mencoek sedikit serbuk yang menempel di samping bantal dan serbuk itu hampir tak terlihat.


Brima mencium baunya. "Ini tidak tercium baunya, apa ini serbuk biasa?" tanya Brima.


SYAFIQ


(Sistem, beri aku pemahaman tentang benda ini)


SISTEM


(Baik Tuan)


Pemahaman.


Loading...


Mulai...


10%...


20%...


30%...


40%...


50%...


60%...

__ADS_1


70%...


80%...


90%...


100%...


Selesai


Poin Anda di kurang 50 poin


Sisa Poin Anda 70 poin


Seketika Syafiq mendapat pemahaman tersebut dan ia jadi tahu benda apa itu.


"Tolong ambilkan gelas kaca bening" pinta Syafiq.


Grizelda langsung berlari ke dapur dan mengambil gelas lalu memberikan kepada Syafiq.


Syafiq menerima gelasnya lalu memasukkan serbuk itu ke dalam gelas tersebut tapi yang anehnya serbuk itu malah berjalan dan memanjat gelas itu.


Mereka sangat terkejut melihat serbuk aneh itu.


"Pantas saja tidak berbau, karena benda ini bukan racun, tapi apa benda ini?" tanya Syafiq merasa aneh dengan serbuk yang bisa bergerak secara perlahan di dinding gelas.


"Katakan benda apa ini?" tanya Brima kepada ibu tiri Grizelda.


"Aku mana tahu benda itu," ucap ibu tiri Grizelda.


"Lebih baik Anda beri tahu kami sekarang," ucap Brima.


"Saya benar-benar tidak tahu benda apa ini," ucapnya marah.


"Bagaimana kamu bisa tidak tahu sedangkan kamu memberinya ini," ujar Brima.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2