
"Jika tahu dia tidak tau terima kasih begitu, lebih baik biarkan anaknya jatuh, ngapain di selamatkan," jawab warga yang lain.
"Iya, ya udah kita pergi, tinggalkan saja dia," ucap mereka meninggalkan wanita itu dan Syafiq pun juga pergi melangkahkan kakinya untuk pulang.
Yang ia kerjakan adalah misi penyelamatan, jadi, ia tak mesti harus menerima ucapan terima kasih selalu.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya ibu itu heran, kenapa orang malah membencinya di saat anaknya di culik dan ia memberanikan diri menghampiri salah satu warga di sana.
"Itu Buk, sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kalian sangat membenciku?" tanya Wanita itu.
"Asal kamu tau, anakmu itu tadi di atas balkon cuma sisa nyangkut bajunya doank, sedangkan ia sudah nggak bisa pegangan dan pria itu yang menyelamatkannya dan kamu malah mengatakan dia penculikan, dasar nggak tau terima kasih. Kemana aja kamu sampai anak jatuh dari balkon lantai 2 saja nggak sadar?" ujar ibu itu dengan kasar.
"Saya benar-benar minta maaf banget, saya nggak tau jika dia yang menolong anak saya, dan saya malah menuduhnya yang bukan-bukan," ucap Wanita itu.
"Jika kau ingin minta maaf jangan sama kami tapi sama pemuda tadi," ujar ibu itu mencibir.
"Tapi... saya nggak tahu dari mana ia berasal," ucap wanita itu.
"Kami juga tidak tahu di mana dia berasal," ujar ibu itu.
Ding ding
Misi selesai
__ADS_1
Selamat Anda mendapatkan hadiah 800.000.000
Hadiah Anda me jadi 9.546.000.000.
Selamat Anda mendapatkan 20 poin
Poin Anda menjadi 110 poin.
Syafiq pun sampai di rumahnya kembali. Dan di sana sudah berkumpul Sahara dan Gkinda dusuk di meja makan.
"Kamu tadi kenapa lari-lari?" tanya Grizelda penasaran.
"Tadi itu dia nyelamati seorang anak yang hampir saja jatuh dari balkon lantai 2," jawab Yedi.
"Dia baik-baik saja untungnya aku tepat sasaran menangkapnya, hanya saja aku malah di katakan penculik," jelas Syafiq.
"Bener-bener ibu itu ya, sudah di bantuin malah nggak tau terima kasih, di mana dia, biar ku marahkan," ucap Grizelda geram.
"Udah nggak apa-apa, dia mungkin nggak sadar jika anaknya mau jatuh, tentu saja dia khawatir tiba-tiba jika anaknya berada di tangan orang yang tak di kenal," ujar Syafiq.
"Syujurlah jika begitu, Ya udahlah jika begitu mari kita makan, setelah ini kalian harus berangkatkan," ujar Grizelda.
"Iya," jawab Syafiq dan mereka menyantap makanan yang buat oleh Grizelda.
__ADS_1
"Ya udah, kami berangkat dulu ya Griz, nanti setelah pulang kuliah, kalian temani aku untuk mencari sebuah perusahaan untuk aku beli," ucap Syafiq setelah mereka selesai makan.
"Wah... aku ikut, setelah kau beli perusahaan aku pasti akan bekerja sama dengan perusahaanmu," ucap Sahara senang.
"Oke," ucap Syafiq dan mereka pun masing-masing berangkat meninggalkan Grizelda sendiri di rumah.
Ding ding
Misi baru
Seorang nenek-nenek hampir di tabrak pemotor saat menyebrang di jalan.
Hadiah 1.000.000.000
Syafiq melajukan mobilnya karena ia harus stanby di zebra kros.
Sampainya di sana lampu merah menandakan pengendara harus berhenti.
Telihat seorang nenek-nenek menyebrang di jalan dengan menggunakan tongkatnya. Syafiq segera turun agar ia bisa menolong nenek itu untuk menyebrang.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan Hadiah
__ADS_1
Terima kasih