
"Ya udah ayo pulang," ajak temannya.
"Iya. Tuan, siapa nama Anda?" tanya pria itu.
"Syafiq," jawab Syafiq.
"Baiklah Tuan Syafiq, kami permisi dulu, kami pasti akan mengundang Anda nanti," ucap mereka masuk mobil.
Syafiq mengangguk dan mobil mereka pun melaju.
Ding ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan hadiah 400.000.000.000
Hadiah Anda menjadi 4.900.149.800.000.
Selamat Anda mendapatkan 50 poin
Poin Anda menjadi 800 poin.
"Wah… kamu ternyata bisa menyembuhkan juga," ucap Yedi kagum.
"Ini adalah keberuntungan mereka, dan keberumtungan itu tidak setiap hari ada, bisa jadi jika ada yang mengalaminya lagi, aku belum tentu bisa menyembuhkan mereka, itu di lihat mereka apa beruntung atau tidak. Tapi kalian jangan bilang dengan siapa-siapa ya, aku harapan masalah ini tidak menyebar, dan untuk kalian berdua, kalau berani mengatakan pada orang lain tamatlah riwayatmu," ucap Syafiq.
"Iya nggak berani bang," ucap mereka yang sedari tadi di tangannya di borgol oleh Brima dengan tangannya.
"Sekarang bagaimana sekarang kita membereskan mereka?" tanya Yedi.
"Ini lahan milik siapa?" tanya Syafiq kepada kedua orang itu.
__ADS_1
"Ini milik pemerintah, tapi awalnya ini adalah milik kakek kami. Tapi tidak tau bagaimana ceritanya, tiba-tiba saja menjadi milik pemerintah, kami hanya ingin menjaganya tempat ini agar tetap terjaga," ucap pria itu.
"Begitu ya, aku akan datang ke tempat pemerintahan dan akan membicarakannya, setelah itu, jika berhasil kalian jadikan ladang saja atau buat rumah, agar tak di ambil oleh pemerintahan lagi. Tapi apa kalian punya surat tanahnya?" tanya Syafiq.
"Tidak, karena orang zaman dahulu mana kepikiran punya surat tanah, asalakan mereka punya batas ya itulah jadi milik mereka. Maka dari itu mereka mengambil alih tanah ini," ucap pria itu.
"Jika tidak ada surat ya memang sulit sih untuk mengurusnya, tapi mari kita coba saja, tapi apa benar ini tanah kakek kalian, siapa yang bisa bersaksi?" tanya Syafiq.
"Di sini ada orang tua yang sebaya dengan kakekku yang sudah meninggal, mungkin dia biasa di jadikan saksinya," ucap pria berbaju hijau itu.
"Baiklah, bawa dia, kita pergi ke kantor lurah sekarang," ucap Syafiq.
"Baik kami akan membawa kakek itu," ucap pria itu.
Brima menemani mereka berdua untuk menjemput kakek tua tersebut.
Ding ding
Misi selesai
Hadiah Anda menjadi 5.600.149.800.000.
Selamat Anda mendapatkan hadiah 30 poin
Poin Anda menjadi 1100 poin
Setelah menjemputnya menggunakan mobil, mereka semua pun pergi.
Tak lupa mereka juga membawakan ketua RT ke sana.
Sesampainya di kantor lurah, mereka menemuinya.
__ADS_1
"Saya ingin bertemu pak lurahnya," ucap Syafiq.
"Sebentar, kami akan memanggilnya," ucap karyawan tersebut.
Tok!
Tok!
Tok!
"Permisi," ucap karyawan kantor dari balik pintu.
"Ada apa?" tanya pak lurah.
"Ada yang ingin bertemu dengan Anda pak," ucap karyawan tersebut.
"Siapa?" tanya pak lurah itu lagi.
"Enatahlah, ada beberapa orang yang datang dan 2 orang polisi," ucap karyawan itu lagi.
"Eh apa yang terjadi? Baiklah akau akan menemuinya," ucap pak Lurah.
Pak lurah itu pun keluar dan melihat Syafiq dan yang lain menunggunya.
"Silakan duduk," ucap pak lurah duduk di sofa.
Syafiq dan yang lain duduk.
"Eh… Hm… ada apa ya?" tanya pak lurah.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih