SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 129


__ADS_3

"Ayo," jawab Jelita.


Dan mereka pun pulang.


"Para penumpang harap segera menaiki pesawat, tujuan ke paris akan segera berangkat," terdengar pengeras suara.


"Aduuuhh... Syafiq... aku deg-degan," ucap Grizelda gugup.


Mereka pun masuk ke dalam pesawat. "baru kali ini masuk pesawat, nggak sangka bisa niak juga," ucap Grizelda.


"Udah, jangan katrok, aku yang baru pertama masuk juga biasa aja," ucap Syafiq.


Pesawat pun melaju ke udara menembus awan.


Perjalanan beberapa jam akhirnya pesawat mendarat di bandara paris. Di wajah Grizelda terlihat ceria dan ia tak bisa berkata-kata lagi.


Mereka pun keluar dari pesawat dan berdiri menunggu.


"Kemana kita akan pergi?" tanya Syafiq.


"Mana aku tau, aku nggak pandai bahasa inggris," ucap Grizelda.


"Haish... kenapa kamu nggak kursus dulu bahasa inggris sebelum ke sini, paris inikan negara impianmu, seharusnya kau menghapal bahasa inggris dulu," ucap Syafiq.


"Ih... akukan cuma memimpikan aja, nggak ada kepikiran buat datang kesini," celetuk Grizelda manyun.


"Ya udah kita duduk di sana dulu," ajak Syafiq. Ia melihat sebuah kursi santai.


Mereka berdua pun duduk di kursi.


Syafiq memejamkan matanya.


Gunakan poin untuk memahami bahasa inggris


Translet bahasa inggris


Memuat...


Loading...


Mulai...


10%...


20%...


30%...


40%...


50%...


60%...


70%...

__ADS_1


80%...


90%...


100%...


Selesai.


Poin Anda di potong 40 poin


Poin Anda menjadi 180 poin.


"Ayo kita pergi," ajak Syafiq. Mereka berdua pun berdiri dan beranjak pergi ke arah timur.


"Kamu tadi ngapain mejamkan mata, menunggu ilham?" tanya Grizelda penasaran.


"Ada deh rahasia," ucap Syafiq menuju penunjuk arah.


Note: Dari terjamaah dalam bahasa inggris.


"Permisi, di sini hotel di mana?" tanya Syafiq kepada salah satu warga asli di sana.


"Anda bisa menuju jalan ini dan di sana ada hotel, kira-kira 500 meter dari sini," ucap warga itu.


"Baiklah, terima kasih," ucap Syafiq.


Warga itu mengangguk dan pergi.


"Ternyata kamu bisa bahasa inggris," ucap Grizelda.


Mereka pun menuju arah yang di tunjuk oleh warga tadi dan sampailah mereka di depan hotel.


"Wah... hotelnya mewah banget, ini pasti mahal," ucap Grizelda.


"Ya udah, ayo masuk," ajak Syafiq dan mereka menuju meja resepsionis.


"Kami ingin 2 kamar," ucap Syafiq dengan bahasa inggris.


"Baik, tunggu sebentar ya, tolong isikan data Anda," ucap pegawai itu menyerahkan buku pengunjung.


Syafiq pun mengisi datanya dan di ikuti Grizelda.


"Berapa perkamarnya?" tanya Syafiq.


"1 malam 10.000.000 untuk 1 kamar," ucap pegawai itu.


"Kami ingin Cek in 3 hari," ucap Syafiq.


"Baik Tuan, semuanya menjadi 60.000.000," ucap pegawai itu.


Syafiq pun menggesek kartunya


Ding ding


Hadiah Anda di kurang 60.000.000

__ADS_1


Sisa hadiah Anda 18.711.000.000.


Pegawai itu memberi kartu untuk kamarnya. "Terima kasih," ucap Syafiq.


"Sama-sama," ucap pegawai itu tersenyum ramah.


"Astaga! Jika tinggal di sini lebih lama lagi, bakalan cepat miskinnya," ucap Syafiq.


Syafiq dan Grizelda pun menuju kamar mereka di nomor 09 dan 10. Saat melewati lorong dan mereka melihat ada pintu yang terbuka ada sepasang kekasih sedang bercumbu.


"Eh, orang tuh ngapain?" tanya Grizelda mendonggakan kepalanya.


Syafiq langsung menutup mata Grizelda dan memegang kepalanya menuju kamar mereka.


"Anak di bawa umur di larang melihat," ucap Syafiq.


"Aku belum sempat lihat, emang orang itu lagi nagapain sih?" tanya Grizelda penasaran.


"Kamu lebih baik jangan penasaran deh, kita fokus saja sama pekerjaan kita, udah sana kamu masuk kamarmu tuh nomor 09," ucap Syafiq yang menuju kamarnya nomor 10.


"Syafiq, ini gimana makenya?" tanya Grizelda nggak ngerti.


Syafiq kembali mendekati Grizelda dan mengambil kartunya lalu menekankan ke tempat khusus yang sudah di buatkan.


"Eh pintunya terbuka," ucap Grizelda.


"Ini kartunya, jangan sampai hilang, nanti pintunya nggak bisa terbuka," ucap Syafiq menyerahkan kepada Grizelda.


"Oke!" angguk Grizeldan dan masuk kamar lalu merebahkan tubuhnya ke kasur yang empuk.


"Aaa... lega banget, mending aku tidur dulu deh," ucap Grizelda.


Syafiq masuk ke kamarnya, dan juga merebahkan tubuhnya. Ia melihat ada kolam renang di sana.


"Wah enak banget tuh kolam renangnya." ucap Syafiq. ketika Syafiq ingin turun terlihat sepasang kekasih yang tadi yang mereka lihat dalam kamar masuk ke dalam kolam renang.


"Iwwww... menjijikan, mereka tadikan habis nganu-nganu dan sekarang mandi di kolam renang, airnya pasti sangat menjijikan," ucap Syafiq kembali mengurungkan niatnya untuk mandi di sana.


"Ya udah deh, aku tidur saja," ucap Syafiq.


Ding ding


Misi baru


Kecelakaan di depan hotel


Hadiah 4.000.000.000.


Syafiq segera turun dari kamarnya menuju lift.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2