SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 116


__ADS_3

Mereka pun sampai di tempat tujuan.


Syafiq segera turun dari mobilnya yang di ikuti Grizelda.


Syafiq menuju ke semak-semak dan mencari sesuatu.


"Kamu nyari apa?" tanya Grizelda.


"Nah itu dia," ucap Syafiq setelah menemukan seseorang tergeletak pingsan.


Grizeldan menghidupkan senter ponselnya dan menyenteri tubuh yang tergeletak itu.


"Eh, siapa itu?" tanya Grizelda penasaran.


"Kamu buka pintu mobil, kita bawa dia ke rumah sakit segera," ucap Syafiq.


Grizelda segera berlari menuju mobil dan membukakan pintu mobil.


"Untung saja tadi sempat minjam mobil Jelita, jika pakai mobilku mau di taruh di mana," ucap Syafiq.


Syafiq membawa tubuh wanita tak di kenal itu ke dalam mobilnya dan mereka bergegas ke rumah sakit terdekat.


Baru beberapa meter perjalanan, wanita yang mereka tolong itu perlahan-lahan bangun.


"Di mana aku?" tanya wanita itu memegang kepalanya yang pusing.


"Kamu jangan banyak bergerak dulu, kan kami antarkan ke rumah sakit," ucap Grizelda.


"Hm.... baiklah," ucapnya dengan suara lemas.


Sesampainya di rumah sakit, Syafiq membopong wanita itu masuk ke dalam rumah sakit itu dan para suster berdatangan untuk mengurusnya.

__ADS_1


Suster itu memberinya infus dan menyuntikan obat.


"Ibu yang tenang ya, ibu hanya lemas saja kok," ucap suster itu menenangkan.


"Terima kasih sus," ucap wanita itu.


"Sama-sama, sebentar lagi saya akan datang untuk membawakan obatnya ya, istirahatlah sejenak," ucap suster itu pergi keluar ruangan.


Syafiq mendekati wanita itu dan menyelipkan uang di sisi ranjangnya.


"Maaf ya, kami nggak bisa berlama-lama di sini, karena kami ada urusan, itu ada sedikit uang untuk membayar biaya pengobatanmu, cepat sembuh," ucap Syafiq.


"Terima kasih banyak sudah membantuku, jika tidak ada kalian, aku sudah mati di sana," ucap wanita itu dengan suara lemas.


"Sama-sama, kamu istirahatlah biar cepat sembuh," ucap Grizelda memberi semangat.


"Iya," angguknya pelan.


Syafiq dan Grizelda pun pergi keluar dari ruangan tersebut dan kembali menuju mobilnya.


Ding ding


sisa hadiah Anda 5.998.000.000


Ding ding


Selamat Anda mendapatkan hadiah 2.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 7.998.000.000


Selamat Anda mendapatkan 20 poin

__ADS_1


Poin Anda menjadi


Mobil Syafiq melaju di jalanan dan akhirnya mereka sampai di perusahaannya.


"Kalau malam tempatnya cantik ya," ucap Grizeda kagum.


"Ayo turun," ajak Syafiq dan mereka pun menghampiri perusahaannya.


"Selamat datang Tuan ceo, Nona sekretaris" sapa para karyawan.


"Terima kasih," ucap Grizelda dan Syafiq mengangguk.


Grizelda melihat-lihat dan juga mempelajari barang yang ada di dalam ruangan dan harga jual.


"Bagaimana? Apa Kamu sudah mempelajarinya?" tanya Syafiq.


"Baru belajar setengahnya.


"Pelajari pelan-pelan, besok aku juga nggak kuliah," ucap Syafiq mengambil sebuah parfum dan menyemprot ke bajunya dan meletakkan kembali di sana.


"Hey kamu apa-apaan sih, masa udah di pake di taruh lagi," ucap Grizelda.


"Kan cuma di pake satu semprotan saja," jawab Syafiq tersenyum.


"Satu semprotan saja ya harga jualnya jadi beda, kamu gimana sih," ucap Grizelda mengambil parfum yang di pake Syafiq dan memasukkan ke dalam tasnya.


"Kok di masuk dalam tasmu sih," ucap Syafiq.


"Udah ini di bawa pulang aja, masa udah di pake di jual lagi, inikan bukan baju bekas bisa jual ulang, ini barang premium," jawab Grizelda.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2