
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 3.000.000
Sisa hadiah Anda 7.088.500.000.
Syafiq memberhentikan tempat tujuannya yaitu sebuah toko mainan.
"Ayo masuk, kamu mau beli apa?" tanya Syafiq.
"Boleh aku memilih sesukaku?" tanyanya.
"Ya pilih saja," ujar Syafiq.
"Boleh aku beli mobilan ini bang?" tanyanya memegang mobil besar.
"Ambillah," ujar Syafiq.
"Boleh aku mengambil robot ini?" tanyanya lagi memegang robot besar yang di lengkapi remot kontrol.
"Ambillah," jawan Syafiq lagi.
"Ya sudah bang ini saja," ucap anak itu.
Syafiq mengambil satu mainan lagi permainan mobil yang di lengkapi jalannya.
"Berapa semua ini?" tanya Syafiq kepada pemilik toko mainan.
"Semuanya 12.500.000," jawab pemilik toko.
Syafiq balik ke mobil mengambil uang lalu ia pun membayarnya.
__ADS_1
"Terima kasih," ucap pemilik toko itu.
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 12.500.000
Sisa hadiah Anda 7.076.000.000
Mereka pun segera pulang membawa barang-barangnya.
Ding ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan hadiah 900.000.000.
Hadiah Anda menjadi 7.976.000.000
Poin Anda menjadi 230 poin.
Syafiq mengantarkan anak itu pulang ke rumah. "Eki dari mana aja kamu?" tanya Ibunya.
"Itu di bawa sama abang itu beli baju sama mainan," ucap anak itu menunjuk ke arah Syafiq.
"Terima kasih sudah baik sama anak saya, tali ngomong-ngomong Anda ini siapa? Kenapa baik sekali dengan anak saya?" tanya ibu itu.
"Aku tadi nggak sengaja melihat anak ibu di bully malah di masukkan ke dalam lubang wc, jadi saya membawanya untuk beli mainannya agar dia jangan bersedih lagi," ucap Syafiq menjelaskan.
"Saya sudah melarangnya agar dia jangan main dengan anak-anak itu, tapi terkadang anak-anak itu selalu datang ke rumah dan mengajaknya bermain, mau tak mau dia pun pergi meskipun sudah saya larang dan pulangnya baju sudah penuh lumpur di kerjai oleh anak-anak itu," jelas ibu itu.
"Kamu main mobilnya di rumah aja ya, jangan berikan mereka memainnya, jika rusak nanti nggak ada gantinya, ibu juga kalau ibu nggak ada di rumah mainannya di simpan saja ya, anak-anak itu pasti akan merusaknya," pesanő Syafiq.
__ADS_1
"Terima kasih ya atas maianan dan bajunya," ucap Ibu itu.
"Iya sama-sama buk," ucap Syafiq dan ia pun menuju mobilnya dan berangkat pergi.
Syafiq kembali pulang ke rumahnya dan di sana sudah ada Sahara dan Jelita.
"Eh kalian di sini juga, kebetulan, ayo kerumah Bibiku," ajal Syafiq.
"Berangkat sekarang?" tanya Jelita.
"Ya sekarang," jawab Syafiq.
Mereka pun berangkat bersama, Syafiq berangkat bersama Grizelda, sedangkan Sahara sendiri, Jelita berangkat bersama Glinda.
Sesampainya di sana Syafiq langsung turun dari mobilnya.
"Bude, ada makanan nggak?" tanya Syafiq dari pintu utama karena perutnya masih lapar, makanan tadi di habisi oleh entah siapa.
"Ada, ayo makan," ujar Bude Rania.
Syafiq langsung masuk ke ruang dapur yang makanannya sudah tersedia di meja makan.
"Bibi mana Bude?" tanya Syafiq sambil menyantap makanannya.
"Bibi keluar barusan, katanya mau nyari baju pengantin, mungkin mereka ke butik, tadi Bibi nungguin kamu, kamunya nggak nongol-nongol mereka pun pergi," jelas Bude Rania.
Syafiq mengangguk-angguk
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih