SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 93


__ADS_3

"Oke! Tenang saja," ucap Syafiq.


"Cepat keluar!" bentak begal itu dengan suara kencang.


Syafiq pun keluar dari dalam mobil. "Kalian kunci," bisik Syafiq sebelum ia benar-benar keluar.


Sahara mengangguk.


"Ada apa?" tanya Syafiq.


"Berikan mobilnya dan barang berharga lainnya termasuk yang ada di dalam mobil itu," ucap pria itu.


"Ini mobil nggak berharga, ada yang paling berharga lagi," jawab Syafiq.


"Apa'an?" tanya begal itu.


"Diriku hahahahaha..." Syafiq tertawa.


"Syafiq ini, di saat darurat begini masih sempatnya ia bercanda," ucap Glinda.


"Kurang ajar! Kau mempermainkan aku!" bentaknya marah. "Ayo ambil semua yang ada!" perintah temannya.


"Berani kalian sentuh, patah tangan kalian," ucap Syafiq.


"Kau hanya sendiri, takut apa kami," ucapnya.


Mereka pun maju kedepan dan menolak tubuh Syafiq ke samping karena Syafiq menghaalangi mobilnya.


Mereka pun ingin membuka pintu dan Syafiq menendang bokongnya lalu menarik kepala begal itu dan menjatuhkan ketanah, ia menginjam-injak kepala pria itu hingga hidungnya berdarah sangat banyak.


"Kau sangat berani ya, ayo kita tangkap dia dan habisi dia tanpa sisa," ajak temannya. Dan mereka berdua mendekati Syafiq lalu menangkap kedua tangan Syafiq.


Tambahkan kekuatan

__ADS_1


Penambahan kekuatan


Memuat...


Loading..


Mulai...


10%...


20%...


30%...


40%...


Mereka menghantap perut Syafiq beberapa kali.


50%...


70%...


"Tunggu kalian ya," ucap Syafiq dalam hati.


80%...


90%...


100%...


Selesai.


Poin Anda di potong 30 poin

__ADS_1


Poin Anda menjadi 60 poin


Zzzzzttt!


Zzzzttttt!


Dengan geramnya Syafiq mengangkat kedua pria besar itu, memutarnya lalu menghempasnya ke tanah beberapa kali.


Kraak!


Kraak!


Syafiq mematahkan tangan temanya dan mengangkat dan mematahkan tulang punggungnya mengunakan dengkul kaki Syafiq. yang satu lagi berusaha berdiri lalu memeluk tubuh Syafiq. Syafiq membungkukan tubuhnya dan melepaskan diri dari pelukan pria itu ia menghempasnya lalu mematahkan kedua lutut mereka.


"Aaaaaaaa....!" teriak Mereka menjerit kesakitan dan temannya satunya lagi Syafiq menginjak pahanya hingga retak tulangnya.


"Syafiq apa yang kau lalukan padanya?" tanya Glinda keluar dari mobil.


"Apa yang aku lakukan? Hey! tentu saja menyelamatkan kalian, tenang saja, aku tidak sampai menghilangkan nyawa mereka, jadi kau tidak perlu menangkapku, ini hanya bentuk dari pembelaan diri saja," ucap Syafiq.


"Aku berencana untuk membawa mereka ke kantor polisi dan menghukum mereka," ucap Glinda.


"Sepertinya tidak perlu, itu adalah hukuman buat mereka setidaknya mereka cacat seumur hidup, jika mereka dalam keadaan sehat kamu bawa ke kantor polisi beberapa tahun mereka akan keluar dan berbuat lagi kesalahan atau bahkan membunuh orang lagi, jika seperti ini mereka tidak akan membunuh orang lagi," ucap Syafiq.


Jika di bilang Syafiq ya memang benar, tapi di dalam hukum negara ya tetap salah tapi Glinda pasrah saja, mungkin ini lah karma untuk para begal ini, hidup engan mati tak mau.


Mereka sungguh tak sanggup lagi untuk bergerak. "Inilah waktunya kalian untuk merasakan akibat karena ulah kalian sendiri, entah berapa nyawa yang kalian ambil dan entah berapa banyak barang orang yang kalian ambil, sebenarnya hukuman ini belum cukup untuk menebus kesalahan kalian, tapi ya sudahlah, setidaknya kalian bisa merenungi kesalahan kalian di sisa umur hidup kalian," ucap Syafiq memberi pencerahan kepada mereka yang sudah di ambang tak sadarkan diri.


"Ya sudah kita masuk mobil dan kembali pulang," ajak Glinda masuk mobil duluan.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2