SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 69


__ADS_3

"Semuanya 500.000," jawab Ririn.


"Oh baiklah," ucap Syafiq mengambil uang di sakunya dan menyerahkan kepada Ririn.


"Terima kasih," jawab Ririn.


Ding ding


Hadiah Anda di kurangi 500.000


Sisa hadiah Anda menjadi 7.796.500.000.


"Ya udah, kita pulang sekarang hari pun sudah sore," ajak Syafiq.


"Ya udah, ayo," jawab Sahara yang duluan pergi menghampiri mobil Syafiq, ia langsung duduk di kursi penumpang di samping kursi pengemudi karena mobil Syafiq nggak di kunci jadi dengan gampangnya Sahara masuk.


Mau tak mau, Grizelda duduk di kursi belakang dengan wajah manyun.


"Syafiq, aku pulang dulu ya, nanti aku datang lagi, lumayan cuci mata," ucap Yedi berbisik sambil terkekeh.


"Cuci sana pake insto," ucap Syafiq.


Yedi pun terkekeh lagi. "Ya udah aku pulang," ucap Yedi melambaikan tangan dan masuk mobilnya.


Syafiq juga masuk mobilnya dan mereka menuju rumah Syafiq.


"Sesampainya di sana mereka pun keluar mobil.

__ADS_1


"Sahara," sapa Bibi dan mereka berpelukkan cepika dan cepiki.


"Bibi apa kabar?" tanya Sahara.


"Bibi baik-baik saja," jawab Bibi.


"Eh ini siapa?" tanya Bibi melihat Grizelda, wanita yang belum ia lihat sebelumnya.


"Grizelda Tante," jawab Grizelda mengulurkan tangannya dan Bibi membalasnya. "Bibinya Syafiq," jawab Bibi memperkenlkan diri.


"Oh ya Bi, mereka berdua ini ingin tidur di sini dan untuk Grizelda sementara tinggal di sini karena ada hal lain sehingga ia tak bisa pulang," jawab Syafiq.


"Oh gitu, Bibi juga ada yang ingin di bicarakan sama kamu," ucap Bibi.


"Apaan?" tanya Syafiq penasaran.


"Om Rocky," sapa Syafiq.


"Syafiq udah pulang ya," ujar Rocky menyalami Syafiq.


"Sana cepat kasih tau dia," ujar Bibi kepada Rocky.


"Ehem... Syafiq, mari kita bicara di belakang saja," ajak Rocky.


Mereka berdua pun duduk di meja makan saling berhadapan.


"Eum... begini Syafiq, aku dan Bibimu sudah setuju jika kami ingin menikah, jadi kamu itu wali Bibimu, Om minta restu darimu, Om harap kamu merestui kami," ucap Rocky mengutarakan isi hatinya.

__ADS_1


"Segala puji bagi Tuhan Yang Esa, aku senag banget dengar berita ini, tapi Om Rocky juga berjanji untuk menjaga mereka berdua, aku juga titip Alviso, jadikan dia anak kandung Om Rocky meskipun dia bukan anak kandung Om, akhirnya Bibi ada yang jagain dia, karena aku masih lajang jadi aku nggak sempat buat perhatiin mereka, Om Rocky jangan pernah sakiti mereka ya, karena hanya tinggal mereka keluargaku," ucap Syafiq berharap.


"Iya Syafiq, Om janji akan jagain mereka dengan sepenuh hati," jawab Rocky mengangguk.


"Jadi kapan nih acaranya?" tanya Syafiq.


"Menurutmu kapan tanggal bagusnya?" tanya Om Rocky meminta pendapat Syafiq.


"Lebih cepat lebih bagus Om. Ini hari selasa, bagaimana jika minggu, jadi hari jum'at sabtu kami bisa dekorasi rumah dan pelaminannya," ucap Syafiq memberi saran.


"Baiklah jika begitu, akan aku kasih tau dengan bibimu, dan juga setelah kami menikah, Om mau beli rumah baru saja dan kami pindah di sana," ucap Rocky.


"Tapi Om, apa tidak sebaiknya kalian di sini saja untuk sementara dulu," ucap Syafiq.


"Baiklah sesudah menikah kami di sini dulu, setelah berbulan madu kami akan langsung mencari rumah baru," ucap Om Rocky.


Syafiq hanya terdiam mendengar ucapan Rocky.


Tak lama kemudian Sahara, Grizelda dan Bibi datang tak terkecuali di bocah mungil Alviso juga menghampiri mereka.


"Hay jagoan, dari mana tadi?" tanya Syafiq ketika Alviso datang menghampirinya.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2