SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 112


__ADS_3

SYAFIQ


(Sistem, tolong kes kan uangku di dalam mobilku sebanyak 1,5 triliun)


SISTEM


(Baik Tuan)


Ding ding


Uang Anda sudah pembayaran kes


"Ayo, aku ambil uangnya," ucap Syafiq.


Dengan tangan yang masih di borgol, Brima dengan terpaksa mengikuti Syafiq pergi bersama ceonya.


Syafiq pun membuka pintu mobilnya dan di dalam mobilnya penuh dengan uang.


"Gila! Ini benar-benar uang?" tanya mereka dengan mulut ternganga.


Brima menangis sambil memegang dadanya. "Sedihnya hatiku, 10 tahun belum tentu gajiku segini," ucap Brima merasa sakit hati.


"Ambil semua uangnya, itu semua genap 1,5 triliun," ucap Syafiq.


Mereka pun meraup uangnya dengan suka cita.


"Jadi Syafiq itu duduk di atas uang ya, jika ku tahu, aku curi segepok," ucap Sahara.


😭😭Batin ini menagis, jika tadi ia duduk di atas uang, Syafiq orang yang paling bahagia, sayangnya uangnya baru ada sebelum sempat Syafiq mendudukinya.

__ADS_1


"Udah lepasin dulu borgolnya," pinta Syafiq.


Glinda pun membukanya.


"Hahahaha, tidak di sangka akulah ceonya," ucap Syafiq tersenyum sambil mencium sartifikatnya.


Sahara, Glinda dan Grizelda juga tersenyum.


"Selamat ya Bro, udah jadi orang kaya kamu sekarang," ucap Brima.


"Sama-sama pak polisi, bagaimana kerja samaku aja, jadi satpam," tawar Syafiq cengengesan.


"Nggaklah, nanti aku di marahi sama Istriku," ucap Brima.


"Oo gitu, oke tapi ngomong-ngomong siapa yang korupsi?" tanya Syafiq melihat ceo perusahaan itu bersama investornya bagi-bagi uang.


"Manejernya, tapi sekarang sedang di amankan dan juga sudah di sita propertinya," ucap Brima.


Ding ding.


Hadiah Anda sisa 6.000.000.000.


Syafiq masuk ke dalam dan melihat-lihat barang yang tersisa.


"Ternyata masih banyak juga, lumayan buat cari penghasilan 1000, 2000," ucap Syafiq mengangguk-angguk.


"1000 2000 apaan? 1 parfum ini saja seharga 10 juta," ucap Sahara.


"Iya, ini semua harganya sudah di kalungkan di leher parfumnya, parfum mahal emang beda ya, lebel harganya aja di buat menarik begini dan tempatnya saja fantastic," jawab Grizelda.

__ADS_1


"Nah kamu mau jadi apa di sini Griz?" tanya Syafiq.


"Terserah kamu saja, aku terima kamu tempatkan di mana aja," ucap Grizelda.


"Bagaimana jika Sahara dan Grizelda sekretaris kamu, saat Sahara nggak ada, ada Grizelda yang mengurusnya, jika Sahara ada, pekerjaan Grizelda pun jadi ringan," saran Glinda.


"Wah ide bagus tuh," ucap Syafiq setuju.


"Jadi manejernya siapa?" tanya Sahara.


"Nggak usah pakai manejer deh, nanti korupsi," ucap Syafiq.


"Ye... nggak mesti manejer yang korupsi, sekretaris juga bisa korupsi," ucap Glinda.


"Kalau kalian berdua korupsi nggak apa-apa deh, yang penting kalian setia kerja di sini dan juga kalo mau korupsi bilang dulu sama aku," ucap Syafiq terkekeh.


"Aku sebisa mungkin akan bekerja dengan telaten di sini, mendapat pekerjaan sangat sulit apa lagi ini pekerjaan yang sangat di cari-cari," ucap Grizelda.


"Iya, semoga perusahaanmu tambah maju ya Syafiq, semoga banyak investor yang mau berkerja sama denganmu," harap Sahara.


"Nggak, aku nggak butuh investor," jawab Syafiq cepat.


"Lho kenapa?" tanya Sahara heran. "Bukannya setiap perusahaan harus ada investornya agar ada menunjang dananya," sambung Sahara.


"Aku sendiri investornya, bangkrut ya aku sendiri maju ya aku sendiri," ucap Syafiq dengan percaya diri.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2