SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 281


__ADS_3

Barang belanjaan di letakkan di atas meja kasir.


"Semuanya 345 juta pak," ucap kasir.


Syafiq mengeluarkan kartu ATM-nya dan mengesek di mesin pembayaran.


Pembayaran berhasil✔


Ding ding


hadiah Anda di kurang 345.000.000


Sisa hadiah Anda 6.220.853.000.000.


Setelah semuanya di bayar, mereka kembali ke mobil.


"Yakin nggak ada yang mau di beli lagi?" tanya Syafiq.


"Hm… udah deh kayaknya, kalo kurang pun nanti di luar beli lagi," ucap Sahara.


"Ya udah, kita pulang," ucap Syafiq mengstaterkan mobilnya lalu menginjak pedal gas mobil dan melaju di jalanan.


"Sepertinya kalian dekat," ucap Sahara.


"Apanya?" tanya Syafiq.


"Kamu sama dia tadi," ucap Sahara.


"Dia itu hanya teman selokal aja kok, aku aja baru kenal dengannya tadi pagi, tadi itu dia hanya menyamperin aja kok, kamu jangan cemburu gitu donk, meakipun banyak wanita mendekatiku, namun kamu yang ada di hatiku," ucap Syafiq.


"Ah! gombal, Siapa yang tau hati manusia, bisa saja dia tiba-tiba berubah dan berpaling," ucap Sahara.


"Nggak, percaya deh sama aku, aku akan setia sama kamu dan hanya akan akrab denganmu saja," ucap Syafiq memegang tangan Sahara.


"Janji ya nggak berpaling, kalo kamu ingkar, aku sumpahi kamu mati di sambar geledek," ucap Sahara.

__ADS_1


"Iya, iya, iya, terserah kamu deh, mau mati seperti apa pun, tapi hatiku sudah mati karenamu," ucap Syafiq tersenyum.


"Kamu bisa aja," ucap Sahara tersenyum.


"Nah gitu donk, aku tau kamu pasti nggak suka kalo aku si dekati wanita, tapi percayalah mereka itu hanya seperti belalang saja, hinggap lalu pergi," ucap Syafiq menyakinkan.


"Aku percaya padamu, tapi jika kau berpaling itu mungkin kita bukan jodoh, tapi aku akan sekuat tenaga untuk selalu menjaga hatiku untukmu," ucap Sahara pasrah.


"Aku juga akan selalu menjadi hatiku untukmu, jadi kamu jangan khawatir ya, kita jalani saja hubungan ini ya, karena terkadang hati manusia tak bisa di paksakan," ucap Syafiq.


"Iya, tapi aku berharap kamu yang terakhir untukku," ucap Sahara.


"Iya, aku akan terus dan terus mencintai kamu, jika ada pertengkaran yang merusak hubungan kita, kita bicarakan yang baik-baik ya, aku berharap kita akan terus seperti ini," ucap Syafiq.


Sahara mengangguk dan tersenyum.


Mobil terus melaju.


"Tunggu sebentar, itu apa?" tanya Sahara melihat sesuatu.


"Tadi aku melihat seorang tapi nggak punya kepala," ucap Sahara.


"Ha? Di mana?" tanya Syafiq.


"Di sana tadi," ucap Sahara menunjuk di seberang jalan.


"Ya udah, kamu di sini sebentar, biar aku periksa," ucap Syafiq keluar dari mobil. Syafiq pun pergi ke arah yang di tunjuk Sahara.


Tok!


Tok!


Tok!


Sahara melihat ke arah jendela yang di ketuk.

__ADS_1


"Aaaaaaaaaa...!" teriak Sahara ketakutan.


Mendengar jeritan Sahara. Syafiq langsung berlari ke arah mobilnya. "Ada apa Sahara?" tanya Syafiq.


"Itu... itu... tadi... manusia tanpa kepala," ucap Sahara ketakutan.


"Ya udah kita pulang saja ya," ucap Syafiq menginjak pedal gas mobilnya.


Mobil pun melaju kencang. Sesampainya di vila.


"Lho? Kenapa dengan kamu Sahara?" tanya Jelita menghampiri Sahara dan memeluknya.


"Tadi aku melihat manusia tanpa kepala, serem banget, di ngetok jendela mobil waktu Syafiq mengeceknya di tempat aku melihatnya, tidak tahu tiba-tiba dia langsung mengetuk kaca jendela mobil," ucap Sahara.


"Ih seram banget, jangan-jangan dia korban penganiayaan nggak?" tebak Yedi.


"Hm... aku rasa dia hanya untuk menakut-nakuti orang saja, kalau beneran kepalanya di potong, dia sudah pasti mati dantidak berkeliran," ucap Syafiq.


"Bener itu, ya udah, ayo kita tidur yuk, besok kita harus siap-siap agar tidak tertinggal barang-barang yang perlu di bawa," ucap Brima.


"Iya, ayo kita istirahat," ajak Glinda.


Mereka pun masuk ke kamar masing-masing.


xxxx


Ke esokan harinya.


Mereka pun bangun dan bersiap-siap lalu menuju meja makan.


Bersambung


jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2