
"Kau ada saja jawabanmu," ucap dekan itu.
"Jika begitu Apa aku boleh keluar," tanya Syafiq tersenyum mengembang.
"Berhubungan kau sudah membuat masalah, maka kamu akan di skor selama 1 minggu, Roni juga akan mendapatkan perlakuan sama setelah ia sembuh nanti, dan dia mendapatkan 2 minggu skor termasuk hari dia sakit," ucap dekan itu.
"Jadi? Apa sekarang aku pulang?" tanya Syafiq.
"Mulai besok saja, kamu hari ini tetap mengikuti pelajaran hari ini," ucap dekan itu.
"Terima kasih pak, jika begitu saya permisi dulu," ucap Syafiq balik badan dan pergi.
"Kesempatan bagus nih, dengan begini aku bisa fokus dengan perusahaanku," ucap Syafiq tersenyum mengembang.
Syafiq pun masuk ruangan dan mengikuti pelajaran yang sedang berlangsung.
xxx
Setelah kuliah, Syafiq menemui Sahara dan Yedi.
"Hay kalian mau ikut nggak?" tanya Syafiq.
"Tentu saja," jawab Yedi.
"Ya sudah, ayo," ucap Syafiq masuk mobinya.
"Syafiq, aku jemput Grizelda dulu ya, sama kamu ngasih tau Kak Jelita dan Kak Glinda juga, kalau mereka nggak sibuk, " ucap Sahara.
"Oke lah, aku nunggu di persimpangan biar ketemunya di sini aja," ucap Syafiq.
"Oke," ucap Sahara tancap gas.
Tuuuut
Tuuuut
__ADS_1
Tuuuut
"Halo," jawab Jelita.
"Kamu sibuk?" tanya Syafiq.
"Hm... tiba-tiba saja ada meeting, cuma kalo kamu emang butuh aku, aku batalkan pertemuannya," ujar Glinda.
"Kalo kamu ada meeting nggak usahlah, aku udah di temani Sahara dan Grizelda, siapa tau penting, kalo di tolak malah rugi besar nanti, ya udah kamu urus dulu perusaahan kamu, kalo udah selesai nanti baru kamu ikut aku," ucap Syafiq.
"Baiklah, maaf ya Syafiq, aku akan cepat meetingnya," ucap Jelita tak enak hati.
"Udah nggak apa-apa, santai aja, ya udah, aku mau telpon Glinda lagi" ucap Syafiq.
"Baiklah," ucap Jelita. Dan mereka pun memutuskan panggilannya.
Tuuut
Tuuuut
Tuuuut
"Katanya mau ikut," ucap Syafiq.
"Kayaknya Nggak bisa, karena di sini ada penyelidikan kasus korupsi," ucap Glinda.
"Korupsi apa?" tanya Syafiq penasaran.
"Korupsi di sebuah perusahaan," jawab Glinda.
"Perusahaan apa?"
"Penjualan produk luar negeri gitu, barang-barang bermerk, seperti parfum, tas branded dan heels," jelas Glinda.
"Kira-kira bakal bangkrut nggak?" tanya Syafiq.
__ADS_1
"Ya pasti, kan uangnya di korupsi," jawab Glinda.
"Kebetulan banget, bagaimana jika perusahaan itu aku yang akusisikan," ucap Syafiq.
"Sepertinya kamu sangat beruntung, para investor pada minta ganti rugi dan sedang ribut di sini, pemilik perusahaan sangat pusing saat ini, kamu cepatlah ke sini," ucap Glinda sambil melihat para investor ribut di luar.
"Aku sedang menunggu Sahara dan Grizelda, boleh kamu amankan mereka, kalo bisa tanyakan berapa kekurangan mereka, biar aku siapkan uangnya," ucap Syafiq.
"Baiklah, ya udah, aku share lokasinya sekarang," ucap Glinda.
"Oke," jawab Syafiq dan memutuskan panggilannya.
Ding ding
Misi baru
Akusisi perusahaan
Hadiah 1.000.000.000.000
Syafiq langsung batuk-batuk ketika ia mendapatkan hadiah yang tak di sangka-sangka.
"Gila! Kali ini hadiahnya besar banget, melebihi pikiranku," ucap Syafiq kaget.
"Sepertinya sistem memang ingin memberiku kekayaan," ucap Syafiq senang.
Dari kejauhan terlihat sebuah mobil mendekat, yaitu mobil Sahara.
Sahara memberhentikan mobilnya dan membuka kaca jendela mobilnya. "Ya udah, kemana kita?" tanya Sahara dari dalam mobilnya.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1