SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 63


__ADS_3

"Kalian jangan melihat aku seperti itu," ucap Syafiq merinding.


"Oh mentang-mentang kamu kaya sekarang, jadi kamu mengodanya sehingga ia menjadi suka denganmu," ucap kedua pria itu mendekati Syafiq.


"Hey hey, tapi kamu bilang siapa pun yang dia pilih kamu akan terima dan iklas," ucap Syafiq mudur.


"Yang aku iklas itu dia milih antara kami berdua, bukan kamu," ucap pria berbaju kemeja.


"Hey kamu! Katakan pada mereka jika tadi kau hanya bercanda, kau tidak mungkin menyukaiku kan?" ujar Syafiq di ambang terjepit.


"Ya aku menyukaimu, sangat menyukaimu, karena kau sangat kaya," jawab wanita itu setengah berteriak.


"Apa? Kau menyukainya karena dia kaya? Tidak ku sangka, ternyata kau matre," ucap pria itu pergi meninggalkan wanita itu.


Pria yang berkemeja itu mendekati wanita itu dan menyeka air mata wanita itu.


"Aku tetap menyukaimu meskipun kau matre," ucap pria itu.


Wanita itu menangis dengan menundukkan kepalanya. "Tadi aku cuma mengetes kalian berdua, siapa yang benar-benar menerima aku apa adanya meski aku wanita matre," ucap wanita itu sambil mengengam erat tangannya.


"Selamat, Syukurlah jika kau benar-benar menyukaiku," ucap Syafiq.

__ADS_1


Wanita mengangkat kepalanya ia mencoba tersenyum meski dengan mata sembab.


"Semua wanita di kampus ini menyukaimu, tak terkecuali aku, tapi setelah di pikir-pikir mana mungkin kau menyukaiku, kenal namaku saja tidak, aku lebih baik memilih pria yang benar-benar mencintaiku," ucap wanita itu.


"Benar, aku memang tak kenal namamu," jawab Syafiq jujur sambil mengangguk-angguk.


"Makasih sudah menyukaiku dalam keadaan apa pun," ucap wanita itu tersenyum dengan pria di hadapannya.


"Aku berterima kasih padamu Syafiq, jika kamu tidak datang mungkin kami tidak akan ketemu titik terang dan terus berlarut-larut, kau ibaratkan pembawa keberuntunganku," ucap pria itu tersenyum.


"Eh... mmm... sama-sama, tapi kau lebih harus berterima kasih kepada hatimu karena sudah tulus mencintainya," jawab Syafiq membalas senyuman pria itu.


Pria itu membantu wanita itu berdiri dan membopongnya turun dari tangga dan tiba-tiba pria berjacket levis datang menghampiri mereka berdua dan di belakang mereka ada Syafiq.


"Aku menerimanya meskipun dia matre" jawab pria baju kameja itu.


"Setelah aku pikir-pikir aku akan terima kamu apa adanya," ucap pria jacket itu.


"Seharusnya cinta itu terima tanpa pikir, tapi bukankah selama ini kau sudah cukup berfikirnya karena kau belum juga menyatakan perasaanmu?" ucap pria itu.


"Aku sudah lama berpikir dan aku sangat menyukainya," ujar pria jacket itu.

__ADS_1


"Maafkan aku, aku lebih memilih dia, karena dia tidak meninggalkanku di saat aku mengatakan jika aku matre, sedangkan kau pergi begitu saja dan malah mengataiku, aku tidak bisa terima pria pemarah sepertimu meskipun aku juga menyukaiku, itulah caraku agar hatiku tidak dilema lagi," jelas wanita itu.


Pria berjacket itu mengangguk kesal dengan mata berkaca-kaca dan ia pun pergi dengan perasaan hancur dan geram.


"Syukurlah jika dia mengerti meskipun ia kesal," jawab Syafiq. Dan ia pun pergi menuju ruangannya.


Ding ding


Misi selesai


Selamat Anda mendapatkan 500.000.000


Hadiah Anda menjadi 6.019.950.000.


Selamat Anda mendapatkan 20 poin


Poin Anda menjadi 160 poin


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2