SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 66


__ADS_3

"Gadis itu keluar dari ruang ganti dengan gaun yang ia pilih, ia sangat cantik.


"Astaga! Dia seperti bidadari," ujar Yedi.


Syafiq pun melihat ke arah wanita itu. "Ya, dia cukup canti," jawab Syafiq mengangguk-angguk.


Setelah selesai mereka memilih, Syafiq pun ke kasir untuk membayarnya.


Ding ding


Hadiah Anda di kurangi 19.950.000.


Sisa hadiah Anda 7.000.000.000


Pegawai itu memasukkan bajunya ke dalam paper bag dan menyerahkan kepada Syafiq.


"Terima kasih, silakan datang kembali," ucap pegawai itu.


Syafiq membawa barang belanjaannya ke dalam bagasi mobilnya.


"Ayo kita cari makan tempat lain," ucap Syafiq kepada Yedi.


"Lho? Nggak jadi di sana?" tanya Yedi menunjuk ke arah tempat yang ia tunjuk tadi.


"Ayo, aku ada kenalan di mentari Cafe, namanya Ririn, " ucap Syafiq menutup pintu bagasi mobilnya.


"Ya udah," jawab Yedi masuk ke mobilnya dengan membawa barang belanjaannya.


Mereka pun meluncur kesana.


Hanya beberapa menit mereka pun sampai di Mentari Cafe.


"Ayo masuk, siapa tau kamu bisa berteman dengannya," ajak Syafiq kepada wanita itu.


"Siapa?" tanya wanita itu.


"Ririn," jawab Syafiq. Wanita itu mengangguk-angguk.

__ADS_1


Mereka pun masuk dan duduk di kursi cafe.


"Syafiq, kami datang kesini juga," ujar Ririn yang tiba-tiba datang ke meja mereka.


"Oh Ririn, perkenalkan ini...," Syafiq lupa menanyakan siapa nama wanita yang ia bawa.


"Aku Grizelda," ucap wanita itu mengulurkan tangannya.


"Aku Ririn," ucap Ririn membalas jabatan tangan Grizelda.


"Kalian mau pesan apa?" tanya Ririn memberikan buku menunya.


"Aku pesan Spageti daging cincang dan jus alvokado," pesan Syafiq.


"Aku juga sama dengan Syafiq," jawab Grizelda.


"Kalau temannya Syafiq?" tanya Ririn melihat ke arah Yedi.


"Oh perkenalkan, namaku Yedi Andara, panggil saja Andara, aku pesan ayam goreng tepung saos tomat," pesan Yedi.


"KFC maksudnya?" tanya Ririn.


"Kalian tunggu sebentar ya," ujar Ririn ke dapur untuk membuatkan pesanan mereka.


Tririring


Tririring


Tririring


Ponsel Syafiq berbunyi dan Syafiq segera mengangkatnya.


"Halo Sahara," jawab Syafiq.


"Kamu di mana?" tanya Sahara.


"Aku di mentari cafe, ke sini yuk makan-makan," ajak Syafiq.

__ADS_1


"Oke, aku kesana sekarang, tapi pulang nanti di anterin ya, aku naik taksi sekarang," ucap Sahara.


"Tapi..."


"Nggak ada tapi-tapian," ucap Sahara yang langsung mematikan panggilannya dan masuk taksi.


Syafiq ingin menjelaskan jika di cafe ini ia membawa seorang wanita yang ingin di antar pulang, apa Sahara tidak keberatan?


"Ya sudahlah, setelah dia sampai kesini nanti baru di jelaskan," ucap Syafiq.


Makanan pun sudah sampai dan Ririn menyajikan di meja mereka bertiga.


"Silakan di makan," ucap Ririn.


"Terima kasih," jawab Grizelda.


Mereka menyantap makanannya, baru satu suapan Sahara pun sampai dan melihat sekeliling dan terlihatlah Syafiq yang sedang makan.


"Syafiq," sapa Sahara berdiri di dekat Syafiq dan Sahara menekuk alisnya melihat ke arah wanita di hadapan Syafiq.


"Dia siapa?" tanya Sahara.


"Dia Grizelda dan ini Sahara," ujar Syafiq memperkenalkan dan mereka saling tersenyum. Sahara duduk di kursi di samping Syafiq.


"Ririn, pesan 1 makanan lagi," panggil Syafiq.


"Mau pesan apa?" tanya Ririn heran melihat Sahara.


"Wanita mana lagi yang di bawa Syafiq?" tanya Ririn dalam hati.


Sahara melihat buku menu. "Aku pesan spageti daging cincang dan jus alvokado," pesan Sahara.


"Baiklah, tunggu sebentar ya," ucap Ririn mencoba tersenyum dan segera pergi ke dapur.


"Syafiq di kelilingi wanita," ujar Ririn memalingkan kepala kebelakang melihat ke arah tempat duduk Syafiq.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2