
"Ya udahlah, terserah," jawab Syafiq pasrah.
"Selamat datang Nyonya," sapa pegawai itu pada salah satu pengunjung yang datang.
"Hm... bukannya perusahaan ini sudah bangkrut? Kira-kira barangnya masih ori nggak nih? Takutnya KW karena harus jaga imej," ucap pengunjung itu.
"Nggak Nyonya ini semua masih barang premium kok," ucap pegawai itu tetap sabar.
"Pegawainya memang bestlah, dia bisa menjaga situasi tetap aman terkendali," puji Syafiq dari jauh.
"Tapi katanya ceo yang sekarang orangnya miskin ya sampai perusahaan bangkrut saja dia tampung," ucap wanita itu.
"Astaga! Dia membawa-bawa namaku pula dan mengatakan aku miskin," ucap Syafiq geram.
"Sssttt... biarkan saja pegawai itu mengatasinya, jika ia bisa mengatasinya berarti dia pegawai yang setia, nanti akan kita kasih bonus," saran Grizelda.
"Benar juga katamu," jawab Syafiq megangguk.
__ADS_1
"Saya rasa tidak Nyonya, dia orang kaya, contohnya saja dia sanggup membeli perusahaan ini dan menyelamatkan para nasib para karyawan di sini," jawab pegawai itu masih menjawab dengan wajah datarnya.
"Dia benar-benar tangguh," ucap Grizelda kagum.
"Kaya apanya, dia membeli perusahaan bangkrut begini berarti dia tidak sanggup beli perusahaan yang tidak bangkrut," cemeeh wanita itu lagi.
"Jika ia membeli perusahaan yang tidak bangkrut, belum tentu mereka akan menjualnya, jika perusahaan yang hampir bangkrut berarti sudah pasti di jual," jawab pegawai itu lagi.
"Perusahaan apaan ini, perusahaan yang sudah bangkrut, apa yang bisa di selamatkan, yang ada orang merasa ini perusahaan nggak laku lagi," ucap wanita itu kehabisan kata-kata nggak tau apa yang mau ia hina lagi.
"Jika Anda hanya ingin beromong kosong saja dan datang dengan niat tidak ingin membeli, lebih baik keluar saja, kami tidak menerima pengunjung yang mulutnya seperti cabe," ujar karyawan itu mempersilakan pengunjung itu pergi.
"Jika Anda melakukannya lagi aku akan telpon polisi atas tindakan pencemaran nama baik, jika ingin promosi daganganmu jangan di sini, atau aku benar-benar melakukannya," ucap Syafiq yang tiba-tiba datang.
"Apaan sih kamu, jangan ikut campur!" bentaknya.
"Tentu saja aku ikut campur karena ini perusahaanku yang kamu hina ini," ucap Syafiq.
__ADS_1
"Oh kamu Ceo di sini, emang apa yang bisa kamu promoin di perusahaan yang baru saja bangkrut ini," ucap Wanita itu.
"Hay semua, kalian bisa beli 1 dapat cas back 20% Mari buruannya," teriak Syafiq.
"Apa! Beraninya kamu beri cas2 back baranjg yang mahal ini, kamu ngajak saingan," ucap wanita itu geram.
"Kenapa? Ini barang daganganku, terserah aku mau ku jual berapa pun," jawab Syafiq
"Ayo bersaing, yang mau beli di Hanna kosmetik dapat cas back 25% asalkan kalian tidak membelinya di sini," teriak wanita itu tak mau kalah.
"Kamu ini kenapa sih ingin menjatuhkan perusahaanku? Padahal aku tidak punya masalah dengan perusahaanmu?" Tanya Syafiq kesal.
"Kenapa? Suka-suka aku donk, ini mulutku," balasnya sambil mencibir.
"Yang beli 1 di perusahaah ini dapet cas back 300.000," ucap Syafiq melambaikan uangnya.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih