
Udah?" tanya Yedi.
"Udah, ayo lanjut," ajak Syafiq memakai sabuk pengaman.
Yedi kembali melajukan mobilnya.
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 7.000.000
Sisa hadiah Anda 3.616.440.000.000
Ding ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan hadiah 4.000.000.000
Hadia Anda menjadi 3.620.440.000.000
Selamat Anda mendapatkan 50 poin
Poin Anda menjadi 900 poin.
Mobil pun melaju dan tiba-tiba Yedi memberhentikan mobilnya.
"Ada apa?" tanya Syafiq heran.
"Tapi katamu mau beli mainan untuk Alviso," jawab Yedi.
"Oh iya, ya udah aku ke sana sekarang," ucap Syafiq keluar dari mobil.
"Kenapa lagi mereka?" tanya Sahara memberhentikan mobilnya di belakang mobil Yedi.
Syafiq melihat-lihat mainan yang ia janjikan untuk Alviso.
"Ah, ini cocok nih," ucap Syafiq ketika melihat sebuah robot yang cukup besar kira-kira panjang 1 meter.
"Pak Ini berapaan?" tanya Syafiq.
"Ini harganya 7 juta," jawab pak penjual.
"Hm… Aku mau mobil-mobilan ini juga, ini, itu dan itu," ucap Syafiq menunjuk beberapa robot ultraman dan power rangers dan beberapa mobil Transformers.
__ADS_1
"Berapa semuanya?" tanya Syafiq.
"20 juta bang," jawab pemilik toko.
Syafiq mengeluarkan ponsepnya dan membayarnya lewat scan pembayaran.
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 20.000.000
Sisa hadiah Anda 3.620.420.000.000
"Terima kasih bang, selamat berpangganan lagi," ucap penjual maianan.
"Terima kasih kembali," ucap Syafiq sambil membawa mainannya.
Syafiq membuka bagasi mobil dan meletakkannya ke dalamnya dan kemudian masuk ke dalam mobil.
"Ayo lanjut," ajak Syafiq lagi.
Kembali Yedi melajukan mobilnya menuju rumah bibi.
Tak lama mereka pun sampai di tempat.
"Adeeeeekkk," ucap Syafiq sambil tertawa dan memeluk Alviso.
"Sudah sembuh ya," ucap Syafiq.
"Udah," angguk Alviso.
"Karena Alviso sudah sembuh, kakak udah bawa hadiah untuk Alviso," ucap Syafiq.
"Mana?" tanya Alviso tersenyum.
"Tutup matanya, Ayo kakak Yedi lihat Alvisonya matanya di buka nggak," ucap Syafiq.
"Iya aku lihat nih," ucap Yedi berjongkok ke depan Alviso.
Syafiq menuju bagasi mobil dan mengambil mainannya.
"Ayo buka matanya," ucap Syafiq.
"Wah… mainan," ucap Alviso senang.
__ADS_1
"Syafiq kenapa banyak sekali mainan yang kamu belikan," ucap Bibi.
"Tidak apa-apa Bi, aku hanya sesekali saja membelikan untuknya," jawab Syafiq mengacak-acakkan rambut Alviso.
"Bilang apa sama kakak Syafiq," ucap Pamannya.
"Makasih kakak," ucap Alviso.
"Sama-sama jagoan," ucap Syafiq. "Kalian sudah siap?" tanya Syafiq.
"Sudah, Ayo berangkat," ucap Bibi.
Mereka pun masuk ke dalam mobilnya.
"Paman kalian jangan bawa mobil, pake mobil kami saja," ucap Syafiq.
"Hm… kita satu mobil saja ya, Yedi, Grizelda. Mobil Sahara pake sama paman," uca Syafiq.
"Tidak masalah," ucap Sahara.
"Tidak usah, bagaimana kami akan pulang?" tanya Pamannya.
"Udah naik saja mobil Sahara, masalah pulang gampang," ucap Syafiq.
Mereka pun menurut, Sahara memberikan kunci mobilnya kepada Rocky.
Syafiq dan Yedi duduk di depan. Sahara dan Grizelda duduk di kursi penumpang dan mereka melaju di jalanan ke arah Vila Syafiq.
"Aku coba telpon Bang Brima, apa dia sudah selesai apa belum," ucap Syafiq.
Syafiq mengambil ponselnya dan menelpon Brima.
Tuuut
Tuuut
Tuuut
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1