
"Tidak apa-apa meskipun hanya sedikit, tidak masalah," ucap wanita itu.
"Apa yang harus kami lakukan?" tanya prianya.
"Hm… bantu mereka berbaring," ucap Syafiq.
"Baik," ucap temannya membantu sepasang kekasih itu berbaring di tengah lapangan itu.
Gunakan poin untuk menyembuhkan sepasang kekasih
Memuat…
Loading…
Mulai…
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
__ADS_1
100%…
Selesai.
Ding ding
Poin Anda di potong 200 poin
Sisa poin Anda 750 poin
Syafiq meletakkan Tangannya di atas perut sepasang kekasih itu.
Beberapa menit kemudian, perlahan-lahan rasa sakitnya menghilang.
"Eh tidak sakit lagi," ucap wanita itu.
"Iya, aku juga tidak merasakan sakit juga," ucap prianya.
Mereka pun melihat milik mereka, dan menjerit.
Sahara, Glinda dan Yedi, mereka tutup telinga
"Apa yang terjadi?" tanya temannya panik.
"Sudah sembuh, sudah sembuh," teriak mereka.
"Kirain tambah parah tadi," ucap Yedi.
"Tuan, terima kasih, terima kasih, anda ingin uang berapa, pasti akan kami bayar," ucap sepasang kekasih berlutut.
"Aku tidak mau uang kalian, aku hanya mau kalian menikah, gunakan uang yang ingin kalian berikan padaku untuk biaya pernikahan kalian," ucap Syafiq.
"Tapi… kami tidak di restui oleh kedua belah pihak, kami terpaksa lari dan datang ke sinj berharap cinta kami akan abadi seperti kisah di tempat ini," ucap wanita itu.
__ADS_1
"Kalian lebih baik menikah dari pada berbuat hal yang tidak baik, masalah restu itu akan beriringan seiringanya waktu, apa lagi jika kalian sudah punya anak, tapi tetaplah baik kepada mereka," saran Syafiq.
"Iya, kami akan ke kantor capil besok untuk mendaftar, tapi terimalah tanda baik kami sebagai tanda terima kasih karena sudah menyembuhkan kami," ucap pria itu.
"Kalian cukup mengundangku saat pernikahan kalian saja," ucap Syafiq.
"Benarkah? Baiklah, kami akan mengundang Anda, seluruh sekeluarga Anda dan teman-teman Anda, kami akan mengirimkan undangan, katakan di mana kami bisa mengantarnya?" tanya pria itu.
"Hm... Jalan pantai sultan, nanti di sana ada Villa dan di sampaingnya ada restoran, itulah tempatku," ucap Syafiq.
"Baik Tuan, kami berdua akan datang langsung ke rumah Anda untuk mengantarkan undangannya," ucap pria itu.
"Tidak perlu, kalian pasti sibuk, minta antarkan saja sama teman kalian saja," ucap Syafiq.
"Baiklah, tapi sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada Tuan, ini adalah hal yang terbesar bagi dalam hidup kami," ucap pria itu memegang tangan Syafiq.
Syafiq memegang bahu pria itu ke arah teman-temannya.
"Kau lebih baik berterima kasih pada mereka, harta yang terindah itu adalah teman yang menemanimu di saat kau dalam keterpurukan, merekalah yang lebih pantas menerima terima kasihmu, mereka bukan siapa-siapa kamu, hanya orang asing tiba-tiba kenal lalu berteman, tapi mereka mau merawat kalian," ucap Syafiq.
Sepasang kekasih itu menangis dan memeluk temannya.
"Tiada kata yang bisa aku ucapkan selain terima kasih, kalian rela meninggalkan keluarga kalian demi merawat kami, kalian adalah tempat kami menaung, terima kasih, kalian adalah keluarga kami untuk selama-lamanya," ucap pria itu.
"Iya sama-sama, tapi ingat jangan sia-siakan kebaikan kami," ucap temannya.
"kami tidak akan melupakan kebaikan kalian, terima kasih untuk semua," ucap wanita itu.
"Iya, dan hiduplah dengan baik," ucap Temannya menepuk pundak wanita itu.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih