SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 73


__ADS_3

"Cepat juga kamu sampainya," ucap Syafiq tiba-tiba nongol dari jendela mobil wanita itu.


"Mobilku pakai GPS, jadi kemana pun ia pergi aku bisa mencarinya, kembalikan kunci mobilku," ucapnya mengulurkan tangan.


"Lalu di mana kunci mobilku?" tanya Syafiq.


"Ya di mobilmulah," ucapnya ketus.


Syafiq mengayunkan kuncinya kekiri dan kekanan. "Kau tau apa yang terjadi dengan mobilmu?" tanya Syafiq menyimpan kembali kunci mobil di dalam saku celananya.


"Kenapa?" tanya gadis itu menekuk alisnya.


"Gara-gara mobilmu, aku dan temanku hampir saja mati," jawab Syafiq.


"Mobilku sering di servis, mana ada kerusakan," jawab wanita itu.


"Bukan kerusakan, tapi ada mobil yang ingin menabrak mobilmu, bisa saja orang itu ingin membunuhmu, jika kau yang mengendara tadi pasti kau sudah jadi arwah," ucap Syafiq memberinya tahu meskipun sedikit menusuk jantung hati.


"Apa mungkin memang dia ingin membunuhku secara langsung? Kurang ajar!" ucapnya marah. "Kembalikan kunci mobilku," pintanya lagi.


"Tapi tenang saja, orangnya sudah nyebur di air dan tidak tahu keadaan sekarang, apa kamu tidak ingin berterima kasih denganku?" tanya Syafiq memasukkan kepalanya lewat jendela mobil dan mendekatkan ketelinga wanita itu seperti berci uman.


"Lihatlah Si Syafiq itu terang-terangan mengoda wanita," tanya temannya Rino kesal.


"Mentang-mentang dia sekarang sudah kaya dan dia bisa menggoda siapa pun," ucap temannya Rino sinis.

__ADS_1


"Udah, tenang aja kita kalahkan dia nanti, waktunya sebentar lagi," jawab temannya yang satu lagi.


"Bener banget, dan di saat itu kita buat dia malu sampai melihat orang pun ia tak bisa," jawab Roni dan kawan-kawannya pergi.


Wanita itu memberikan sebuah kertas kecil yaitu kartu namanya dan Syafiq pun menyerahkan kunci mobilnya


"Ambil itu, jika kau butuh apa-apa hubungi saja aku," jawabnya mengendarai mobilnya melaju meninggalkan Syafiq.


"Nama Jelita, Wow... tidak di sangka dia seorang ceo, apa jangan-jangan dia ingin bunuh diri itu hanya Akting? Seorang Ceo itukan sibuk dengan pekerjaannya dan tidak begitu mengurus masalah percintaan, dan dia malah ingin bunuh diri," ucap Syafiq menyunggingkan senyumnya.


Syafiq masuk mobilnya kemudian memarkirkan mobilnya dengan benar.


"Wanita itu sungguh tak bertanggung jawab, sesudah salah bawa mobil malah meletakkannya sembarangan tempat," omel Syafiq.


Tak lama kemudian dosen pun masuk.


Pelajaran pun berlangsung ada seorang gadis di ruangan itu melemparkan secarik kertas ke arah Syafiq dan Syafiq pun menangkapnya.


Ternyata gadis itu minta bantuan Syafiq karena ia tak mengerti penjelasan dosen di depan dan Syafiq menuliskan jalan pintas yang tercepat lalu melempar lagi ke arah gadis itu.


Amara melihatnya dengan mata tajam dan di tambah lagi wanita itu membentuk love dari tanggannya dan Syafiq membalas dengan senyuman membuat hatinya panas.


"Mereka sengaja melakukannya ya, agar membuat aku marah," ucap Amara dalam hati.


Pelajaranpun selesai.

__ADS_1


Syafiq segera bergegas menuju parkiran mobil dan menghampiri mobil Yedi.


Syafiq mengetok jendela mobil Yedi.


Tok!


Tok!


Tok!


Ada terlihat sedikit celah kaca jendela terbuka, Syafiq meletakkan muncungnya di sana.


"Yedi, cepat bangun! Ini sudah Pagi! Ayo berangkat kuliah!" teriak Syafiq dengan suara kencang membuat Yedi bangun seketika.


"Astaga! Aku bakal terlambat kuliah, mampus aku," ucap Yedi menghidupkan stater mobilnya dan menabrak tembok kampus.


Seketika ia pun sadar.


"Lho? Inikan Aku di kampus? Sialan kau Syafiq! teriak Yedi segera ia keluar dari mobilnya dan mengecek apa depan mobilnya, Syukurlah tadi hanya menbrak sesikit dan mobilnya tidak kenapa-kenapa.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2