
Selesai makan.
"Mumpung cafe sedikit sepi, Kumpulkan semua pegawainya," perintah Syafiq.
"Baik Tuan," ucap kasir itu.
"Ayo, ayo, mumpung tempatnya sepi bos baru manggil kita," ucap kasir itu.
"Bos baru?" tanya mereka.
"Iya, ayo cepat," ucap kasir itu.
Mereka pun berkumpul di tempat di dekat kasir.
"Udah ngumpul semua?" tanya Syafiq.
"Sudah Tuan," angguk kasir itu.
"Eh, ternyata dia bos baru, aku pikir dia cuma pelanggan," ucap salah satu pegawai itu menutup wajahnya karena malu.
"Ini sudah tanggal 29 ya, kalian sudah gajian?" tanya Syafiq.
Mereka binggung bilang sudah atau belum. Namun seorang pegawai mengangkat tangannya.
"Sudah Tuan," ucap pegawai pria itu.
"Berapa perbulannya?" tanya Syafiq itu kepada pria itu lagi.
"3 juta Tuan," jawabnya lagi.
"Baiklah, untuk kalian semua saya naikkan gajinya menjadi 5 juta," ucap Syafiq.
"Terima kasih Tuan," ucap mereka senang.
"Kalian semua ada berapa?" tanya Syafiq.
"10 orang Tuan," jawab kasir itu.
"Baiklah berarti 2 juta lagi ya, Syafiq membuka dompetnya.
"Nih untuk kalian," ucap Syafiq memberi kepada pegawainya satu persatu.
"Terima kasih Tuan," ucap mereka.
"Karena kamu sudah jujur jadi dapet bonusnya, ingat jujurlah tidak akan merugikan kalian, jujur dia di saat semuanya penuh dengan kebohongan, dan ingat satu hal, saya hanya mempekerjakan orang yang jujur, saya tidak masalah mempekerjakan orang yang melakukan kesalahan, asalkan dia jujur, saya memberi uang ini agar kamu selalu jujur di mana pun kamu berada," ucap Syafiq memberi pria itu uang sebanyak 3 juta.
"Terima kasih Tuan, terima kasih," ucap pria itu terus menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Pertahankan kejujuranmu," ucap Syafiq.
"Baik Tuan, terima kasih," ucap pegawai pria itu dengan senang hati menerimanya.
Ding ding
Hadiah Anda kurang 23.000.000
Sisa hadiah Anda 2.520.107.000.000.
"Kalian tetap kerja seperti biasa, oh ya, yang beli bahan makanannya siapa?" tanya Syafiq.
"Ini mereka bertiga kokinya langsung," ucap mereka.
"Aku beri kalian 100 juta, kalian buat stok langsung di cafe, biar nggak setiap hari kalian pergi dan belanjanya pakai note ya," ucap Syafiq.
"Baik Tuan," ucap koki itu.
"Saya juga akan beri 3 mobil sebagai fasilitas kendaraan kalian, 1 buah mobil untuk belanja, dan 2 mobil untuk menjemput pegawai, tentu saja mobil itu atas nama perusahaan ya, jadi kalian gantian makenya ya, tapi untuk 1 mobil untuk belanja para koki yang pegang," ucap Syafiq.
"Terima kasih Tuan," ucap mereka senang.
"Ya sudah, kalian kembali bekerja," ucap Syafiq.
Syafiq menstransfer uang lewat rekening para koki itu 100 juta.
Pengiriman berhasil✔
Ding ding
Sisa hadiah Anda 2.520.007.000.000.
"Udah terkirim Tuan," ucap mereka.
Syafiq pun menelpon nomor telpon tempat ia membeli mobil tadi.
Tuuut
Tuuut
Tuuut
"Halo Selamat malam, ada yang bisa saya bantu?" tanya pegawai showroom.
"Saya ingin 3 mobil lagi, tapi antarkan ke caffe saya, saya ingin mobil yang seharga 1 milyar, yang warna hitam," ucap Syafiq.
"Baik Tuan, kami akan memilihnya sebentar," ucap pegawai itu.
__ADS_1
"Tuan yang ada ini seharga 1,02 milyar," ucap pegawai itu.
"Tidak apa-apa, ambil 3," ucap Syafiq.
"Baik Tuan, uangnya trasfer ke rekening ini," ucap pegawai itu.
"Baik," angguk Syafiq.
Syafiq menerima nomor rekening yang di kirim lewat chat, Syafiq pun menstrasfernya.
Pengiriman berhasil✔
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 3.060.000.000
Sisa hadiah Anda 2.516.947.000.000.
"Terima kasih Tuan, silakan kirim alamat Anda, kami akan mengirimkan mobilnya segera," ucap pegawai itu.
"Baik," ucap Syafiq.
Syafiq pun mengirim alamatnya lewat Chat.
"Akhirnya semua beres juga, udah malam, ayo pulang," ajak Syafiq.
"Ayo aku nginap di tempat kamu deh," ucap Yedi.
"Terserah," jawab Syafiq.
"Kami pulang dulu ya, kalau ada wajah mereka yang makan, dan untuk para koki, karena kalian kerjanya paling berat, kalian bisa mengambil 3 juta perorang di uang 100 juta tadi, tapi ingat jangan mengambilnya lagi ya," ucap Syafiq.
"Terima kasih Tuan, terima kasih," ucap mereka senang sampai loncat-loncat.
Syafiq, Sahara dan Yedi pun pergi dari cafe tersebut dan melaju menuju vilanya.
"Astaga! Bos yang sekarang royal banget sama uang," ucap mereka mengeleng kepala.
"Kalau aku tebak, uang bukan segala baginya, tapi yang dia cari orang yang pekerja keras, orang baik, dan orang jujur, aduh… aku sangat menyesal tadi bukan aku yang mengatakan lebih awal," ucap salah satu pegawai itu mejedutkan kepalanya di tembok.
"Coba saja jika kita jawab secara bersamaan, kita pasti akan di beri uang," jawab yang lain.
"Sudahlah, kalian sana kerjakan pekerjaan kalian saja, tidak usah menyesali perbuatan kalian sendiri," ucap kasir itu.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
terima kasih