
"Hey apa yang kau tertawakan!" bentak Glinda. Seketika Syafiq dan polisi pria itu terdiam.
Syafiq di bawa langsung ke kantor polisi dan ia di dudukkan di kursi dan di introgasi langsung oleh polisi wanita itu.
Ding ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan 4.000.000.000
Hadiah Anda menjadi 8.596.500.000.
Selamat Anda mendapatkan 10 poin
Poin anda menjadi 220 poin.
"Udah kamu tenang saja, dengarkan saja ocehannya, setelah capek dia mengomel nanti kamu di suruh pulang itu," bisik polisi pria itu. Syafiq memgangguk.
"Nama?" tanya Glinda.
"Syafiq," jawab Syafiq.
"Umur?"
"21."
"Pekerjaan?"
"Mahasiswa,"
"Kamu masih mahasiswa berani ngebut di jalanan, dan lihat mobilmu sampai hancur begitu, bagaimana perasaan orang tuamu yang sudah membelikanmu, dia pasti sangat marah jika kamu berbuat seperti ini," omel Glinda.
"Sayang sekali, orang tuaku sudah meninggal," jawab Syafiq.
"Tuh kan, orang taumu sudah meninggal dan kamu malah jadi anak nakal, bagaimana perasaan orang tuamu, mobil yang mereka belikan itu pasti warisan dari orang tuamu kan?" tebak Glinda.
"Bukan," jawab Syafiq.
"Dari saudaramu?"
"Bukan."
"Lalu dari siapa?" tanya Glinda menatap Syafiq.
"Dari uangku sendiri," jawab Syafiq.
"Kamu kerja apa saat kuliah begini?"
"Aku berbeda dari kalian semua, hanya aku yang berbeda," ucap Syafiq.
"Jawaban macam apa itu?" tanya Glinda membulatkan matanya.
Ding ding
Misi baru
Menolong polisi wanita dari reruntuhan lampu dari atas kepalanya.
Hadiah 500.000.000.
"Jika orang Tuamu sudah meninggal jadilah anak yang berbakti bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla....." dan panjang lebar.
Trak! Trak!
Syafiq melihat ke atas dan sebuah lampu di atas sudah bergoyang sedangkan Glinda masih saja mengomel.
Lampu itu pun jatuh, semua yang ada di kantor polisi itu menjerit dan Syafiq meskipun dengan tangan yang masih terborgol ia berlari dan segera menyenggol kursi Glinda dan mereka berdua pun jatuh terjungkang.
Trankkkkkkk!
Lampu itu pun jatuh dan pecah di ujung kaki Syafiq dan sedikit luka di kakinya.
__ADS_1
"Auuuuuuu!" teriak Glinda kesakitan karena tubuhnya di tindih oleh Syafiq.
Syafiq dan Glinda salang bertatapan, dan Glinda langsung mengalaihkan pandangannya.
"Syafiq!" teriak Jelita berlari mendekati Syafiq dan segera membantunya berdiri.
"I-itu," Glinda tergagap melihat luka di kaki Syafiq.
"Kalau kamu terus mengomel seperti ini, tawananmu lebih memilih di penjara dari pada mendengar ocehanmu meskipun mereka tidak bersalah," ujar Syafiq kembali memarahi Glinda.
"Ayo aku anterin kamu ke rumah sakit, dan tolong Ibu polisi buka borgolnya, setidaknya dia sudah menolong Ibuk, masalah tadi aku yang akan bertanggung jawab," ucap Jelita meletakkan kartu namanya di atas meja.
"Baiklah jika begitu," ucap Glinda lalu mengambil kunci dan membuka kunci borgolnya.
Ding ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan hadiah 500.000.000.
Hadiah Anda menjadi 9.096.500.000
Selamat Anda mendapatkan 10 poin
Poin Anda menjadi 230 poin.
Jelita membawa Syafiq masuk ke mobilnya dan ingin membawakan Syafiq ke rumah sakit.
"Tidak perlu, luka ini akan segera sembuh, bawakan saja aku ke tempat temanku tadi," pinta Syafiq.
Tuuut
Tuuut
Tuuuut
"Halo," jawab Yedi.
"Kamu di mana?" tanya Syafiq.
"Nggak perlu, aku udah pulang sekarang, jadi aku mau bawa mobil ke showroom, mau ku jual lagi," ucap Syafiq.
"Oh baiklah jika begitu," ucap Yedi. Dan Syafiq pun segera mematikan panggilannya.
"Boleh antarkan aku ke tempat tadi?" tanya Syafiq tersenyum.
"Baiklah," jawab Jelita mengstaterkan mobilnya lalu melajukan mobilnya di jalanan.
"Inikan bukan mobil kamu yang tadi pagi kan?" tanya Syafiq memastikan.
"Iya, ini mobilku yang lain," jawab Jelita.
"Lalu siapa yang tadi ingin menabrakmu, lebih tepatnya siapa pria yang ada di mobil itu?" tanya Syafiq.
"Mungkin dia orang suruhan pacar mantan pacarku," jawab Jelita.
"Kau seorang Ceo, kenapa tidak membawa pengawal?" tanya Syafiq lagi.
"Itu karena aku tak suka di ikuti," jawabnya santai
"Jika sudah terjadi seperti ini, siapa yang menolongmu, Aku tak selamanya bisa menolongmu seperti ini, ini saja bisa jadi hanya kebetulan saja," ujar Syafiq.
"Iya aku tau," jawab Jelita.
"Baguslah jika kamu tau," ujar Syafiq menatap keluar jendela.
"Rumahmu di mana?" tanya Jelita melihat ke arah Syafiq.
"Jalan Putri mayang sari di perumahan siap huni," jawab Syafiq.
"Nomor berapa?"
__ADS_1
"Nomor 27," jawab Syafiq. Ia memberi alamat rumah barunya karena rumah lama punya Bibinya.
Jelita mengangguk-angguk.
Tak terasa mereka pun sampai di tempat tujuan, melihat Yedi langsung berdiri dari duduknya.
"Syafiq, kamu baik-baik sajakan?" tanya Yedi.
"Iya, aku baik-baik saja, ayo kita ke tempat penjual mobil bekas, ini mobil mau ku jual saja," ucap Syafiq.
"Oh gitu, ayo kita pergi," ajak Yedi masuk mobilnya.
"Terima kasih sudah mengantarku ke sini," ucap Syafiq.
"Aku yang seharusnya bilang makasih karena hari ini kau sudah 2x menyelamatkanku," ucap Jelita.
"Ya sama-sama," jawab Syafiq yang kemudian ia masuk mobilnya.
Mereka segera bergegegas ke tempat penjual mobil bekas.
"Ada apa Bang?" tanya pegawai mobil.
"Saya mau jual mobil ini, kira-kira laku berapa?" tanya Syafiq.
"Wah... ini sampai penyok begini, parah sekali tabrakannya," ucap pegawai itu. "Sebentar ya bang, aku kasih tau dulu sama pemiliknya dulu," ucap Pegawai itu berlari masuk ke dalam rumah.
Tak lama pemilik tempat itu pun keluar.
"Mana mobilnya bang?" tanya pria itu.
"Yang ini," tunjuk Syafiq.
"Ini saya beli 3 milyar bang, kerusakannya termasuk parah, kalau tak terlalu parah mungkin saya berani mengambil harga 3,5 miliyar," ucap pemilik tempat.
"Tidak masalah Bang," jawab Syafiq.
Mereka pun melakukan transaksi dan Syafiq mendapat penjualan mobilnya 3 milyar.
Ding ding
Hadiah Anda di tambah 3.000.000.000
Hadiah Anda menjadi 12.096.500.000
"Mau kemana lagi?" tanya Yedi.
"Ke showroom mobil, aku mau beli mobil yang baru," jawab Syafiq.
"Oke," jawab Yedi dan mereka berdua pun menuju Showroom mobil.
"Selamat datang Tuan, ada yang bisa saya bantu?" Tanya pegawai showroom itu.
"Aku ingin mobil, tolong tunjukkan yang cocok untukku," ucap Syafiq.
"Baik Tuan, mari ikut saya," ucap pegawai itu. Syafiq dan Yedi pun mengikutinya.
"Oh, Lykan hypersport ini berapa?" tanya Syafiq.
"8 milyar Tuan," ucap pegawai itu.
"Aku mau yang ini," ucap Syafiq.
"Baik Tuan, mari kita melakukan pembayaran di kasir," ucap pegawai itu menunjuk arah tempat kasir berada.
Ding ding
Hadiah Anda di kurang 8.000.000.000
Sisa hadiah Anda 4.096.500.000
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih