SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 260


__ADS_3

Syafiq melihat ke arah ke dua orang itu.


"Bukan kami yang melakukannya," ucap Kedua pria itu mengeleng.


Kedua sepasang kekasih itu bersujud meminta maaf. "Maafkan kami nyai, kami mengaku salah, kami akan melakukan apa pun asalkan penyakit kami sembuh," ucap mereka menyesal sambil menangis.


"Apa mereka sudah di bawa ke rumah sakit?" tanya Syafiq kepada temannya.


"Sudah, tapi tidak juga kunjung sembuh. Mereka pun akhirnya membawanya pergi berobat ke dukun kampung, kata dukun itu penyakit itu di sebabkan oleh perbuatan mereka dan penghuni tempat itu sangat marah, jika penghuni tempat ini memaafkan mereka mungkin akan sembuh," ucap temannya.


"Begitu ya, tapi yang mengherankan kenapa mereka melakukan hal itu di sini? Kenapa tidak melakukannya di hotel," ucap Syafiq.


"Katanya agar cinta mereka akan sehidup semati," jawab temannya.


"Hm… cinta nggak sehidup semati, penyakitan iyalah," ucap Yedi mencibir.


"Hm… gara-gara kisah itu membuat pasangan percaya bahwa cinta mereka akan sehidup semati, jika mereka tahu kisah yang sebenarnya, aku percaya jika mereka tidak akan ada yang datang ke sini," ucap Syafiq.


"Cerita sebenarnya? Memangnya kisah itu di buat-buat?" tanya Sahara.


"Aku tidak tahu siapa yang sudah msnyebarkan kisah payah itu, dan tujuannya apa," ucap Syafiq menatap kedua pria itu lagi.

__ADS_1


Mereka terdiam dan memandang satu sama lain.


"Katakan pada temanmu itu, penyakit mereka bukan di sebabkan oleh penghuni tempat ini, itu penyakit vital yang memang sangat sulit di sembuhkan, jika tidak di obati terus menerus makan aku takut akan merambat menjadi HIV, mungkin si pria atau si wanitanya yang dulu pernah gonta ganti pasangan," ucap Syafiq.


"Apa!!! HIV? tapi jika benar mereka terkena HIV, bagaimana menyembuhkannya? Bukankah obat untuk penyakit HIV belum di temukan sampai saat ini," ucap temannya khawatir.


Ding ding


Misi baru


Sembuhkan penyakitnya.


Hadiah 400.000.000.000


"Anda bisa menyembuhkannya?" tanya temannya berharap.


Semua mata memandang ke arah Syafiq.


"Apa kau bisa menyembuhkan penyakit yang sulit di sembuhkan oleh dokter?" tanya Sahara.


"Hm… aku tidak yakin, tapi aku akan mencobanya," ucap Syafiq.

__ADS_1


"Ya lebih baik mencobanya dari pada tidak sama sekali," ucap Temannya.


Mereka semua menuju ke arah sepasang ke kasih itu untuk membantu menyembuhkan mereka.


"Kalian sudahlah menangisnya, sampai air mata darah pun sepertinya itu tidak akan membuat kalian sembuh," ucap temannya.


"Tapi apa yang bisa kami lakukan Lily, kami ingin sembuh dan tidak akan mengulanginya lagi," ucap temannya sambil menagis.


"Aku tidak mau mengatakan ini karena menyakiti hatimu, tapi aku tetap harua mengatakannya karena perbuatan yang bahkan tuhan melarangnya, tapi ada orang yang akan mencoba untuk menyembuhkan kalian berdua, semoga penyakit kalian bisa di sembuhkan," ucap temannya memegang pundak temannya.


"Benarkah? Siapa orangnya? Aku akan membayar mahal," ucapanya.


"Dia orangnya," ucap temannya menunjuk ke arah Syafiq.


Wanita dan pria itu langsung meraih tangan Syafiq.


"Tolong bantu sembuhkan penyakit kami Tuan, kami akan membayar berapa pun yangvdia minta asalkan penyakit ini bisa di sembuhkan, penyakit ini sungguh menyiksaku," ucap wanita itu.


"Tapi aku tidak yakin bisa menyembuhnya secara keseluruhan, tapi berdoalah pada Tuhan semoga penyakit ini bisa di sembuhkan secara permanen," ucap Syafiq.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2