SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 119


__ADS_3

"Ada apa dengan kalian?" tanya Geizelda heran.


Syafiq juga ikut duduk di sofa dan dan memindahkan siaran tv.


"Oh bukan apa-apa, oh ya, bagaimana? Udah mau laris?" tanya Sahara.


"Bukan mau laris, tapi udah lari banget laris banget, 2 hari lagi kami mau ke paris," ucap Grizelda tersenyum bahagia.


"Kalian berdua aja?" tanya Sahara.


"Iya," angguk Grizelda dengan polosnya.


Semua mata tertuju ke arah Syafiq. "Oh gitu ya," ucap Glinda.


"Upsssh... eh bukan begitu, ini bukan jalan-jalan, tapi ke sana mau beli produk karena sebagian tadi sudah habis, mau bawa kalian pun, kalian semua pada sibuk dengan kegiatan kalian masing-masing, bagaimana jika akhir bulan kita ke paris sama-sama," ucap Syafiq.


"Janji ya, awas kalau kamu bohong," ucap Sahara.


"Iya janji, Sahara selama kami nggak ada tolong handle ya," ucap Syafiq.


"Oke, tapi aku mau satu produk parfum," ucap Sahara.


"Oh iya, aku tadi ada bawa 1 parfum, ini di pake sama Syafiq 1 kali semprotan setelah itu ia letakkan kembali jadi ya ku ambil lagi, nggak tau kalian suka wanginya apa nggak," ucap Grizelda mengambil sebotol parfum dan meletakkannya di atas meja.


"Wah... ini parfum mewah, biar aku semprotkan," ucap Jelita menyemprotkan ke udara.


"Wooow ini wangi banget," ucap mereka senang.

__ADS_1


"Coba cek harga, waw... harganya yang 50 juta gaes..." ucap Jelita membelalakan matanya.


"Waaaw... harga yang sangat fantastic," sahut Glinda.


"Apa! 50 juta," ucap Syafiq kaget.


"Makannya kalo mau make, lihat harga dulu, jangan asal pake aja," ucap Grizelda.


"Ya udah ini untuk aku ya, sebagai gantinya aku tinggal dan menghandle perusahaan kamu," ucap Sahara.


"Aku juga mau," ucap Jelita.


"Iya, aku juga mau," ucap Glinda yang tak mau ketinggalan.


"Kalian tapi jangan yang mahal-malah ya, bisa bangkrut aku," ucap Syafiq.


"Aku rasa aku juga begitu, aku mau parfum yang 20 juta, aku akan bayar 5 juta," sahut Glinda.


"Astaga!... Kalian pikir aku ini apa? Ayolah, kalian pikir perusahaanku tempat amal apa? Rumahku kalian jadikan kost gratis dan barang-barangku kalian anggap barang kalian sendiri," omel Syafiq.


"Kamk mau nggak, itu untung saja kami bayar, kalo kamu nggak mau ya sudah, kami ambil gratis aja," ucap Glinda.


"Oke! Oke! Kalian bayar yang kalian mau asalkan jangan gratis deh," ucap Syafiq ngalah.


"Oke, tapi bayar yang 5 juta itu nyicil ya," ucap Glinda seenaknya.


"Apa!" Syafiq langsung pingsan karena Syok.

__ADS_1


"Syafiiiiiiiiiqqqqqqq!" teriak mereka bersamaan.


xxx


Ke esokan paginya.


Pagi-pagi Grizelda sudah memasak sarapan pagi dan mereka semua menyantap makanan yang di masak Grizelda dengan lahap.


"Ya udah, kami berangkat dulu ya," ucap Jelita menenteng tasnya. "Ayo kak Glinda," ajak Jelita yang sudah berdiri.


"Iya, aku juga berangkat ke kampus dulu," ucap Sahara juga berpamitan.


"Iya, kalian hati-hati," pesan Grizelda.


"Oke!" mereka pun maaing-masing berangkat dan tinggal Syafiq dan Grizelda.


"Ya udah, kita juga berangkat," ucap Syafiq.


"Bentar aku cuci piring dulu," ucap Grizelda sambil mengemasi piring kotor


"Ya udah, aku tunggu di depan," ucap Syafiq yang duduk di sofanya.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2